HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

H Erwin Lubis Terpilih Jadi Ketua Hima Lubis Sumut, Sofyandi Lubis : Selamat

By On February 17, 2019

Sofyandi Lubis (Sebelah Kanan) dan Erwin Lubis (sebelah kiri) ketua Hima Lubis terpilih
Medan (SP) - Sofyandi Lubis Ketua Gerakan Mahasiswa Raja Aksi Sumut mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya acara Muswil (Musyawarah Wilayah) Hima (Himpunan Marga) Lubis Sumut yang di laksanakan pada Sabtu (16/2/2019) di hotel Garuda plaza Medan.

"Thema kegiatan Muswil yaitu Palagut Nararak Padomu Sasudena Anso Ita Margogo Boti Marga, ya Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar mulai pembukaan yg di hadiri langsung oleh Sekretaris DPP Hima Lubis pusat sampai terpilihnya ketua Hima Lubis sumut yang baru. Selamat kepada Bapak H Erwin Lubis SH.MM atas terpilihnya menjadi ketua DPW Hima Lubis Sumut yang baru, semoga bisa mewujudkan dan mengumpulkan semua Marga Lubis Dohot Anak Boruna se Sumatera Utara," kata Sofyandi Lubis yang turut hadir dalam kegiatan.

Sofyandi berharap agar nantinya ketua terpilih mempunyai program program yang yang bisa bekerjasama dengan seluruh unsur pengurus maupun pihak pihak eksternal.

"Kepada ketua Domisioner, bapak H Rusdi Lubis dan pengurus Domisioner agar tetap memberikan kontribusi baik dan terus bekerjasama sehingga terbentuknya keluarga Hima Lubis yang besar dan solid," tambahnya.

"Saya nyakin dan percaya kalau Lubis di Sumatera Utara ini makin menyatu dan solid, akan menimbulkan kekompakan dan kekeluargaan yang sangat luar biasa baik yang duduk di pemerintahan birokrasi maupun di kalangan pengusaha dan lainnya. Dengan semangat bersama
Sekali lagi selamat dan sukses atas terlaksananya Muswil Hima Lubis Sumatera Utara," ujarnya menjelaskan.(reza)

Hari Ini Kapolda Sumut Ultah Ke-52, Semoga Terus Amanah

By On February 16, 2019

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto 
Medan (SP) - Hari ini sah sudah Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto memasuki usia 52 tahun. Meski tanpa ada perayaan khusus dari jenderal bintang dua tersebut namun banyak tokoh dan masyarakat yang mengucapkan ucapan selamat.

Pria kelahiran 17 Februari 1967 silam sudah 12 tahun berdinas di Sumatera Utara, dari daerah perbatasan hingga menjadi Kapolda Sumut, Minggu (17/2/2019).

Ketua Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia Sumatera Utara (Prima DMI Sumut) Irwansyah Putra Nasution mengatakan sosok Agus Andrianto merupakan pemersatu umat dan sangat layak dicontoh. Selain tegas dalam melakukan penegakan hukum, Kapolda juga sangat humanis dan tidak membeda bedakan suku atau golongan.

“Selamat ulang tahun pak. Semoga karirnya lancar dan terus menjadi bapaknya warga Sumatera Utara,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Presiden Mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Fajar Dalimunte. Ia menilai sosok Kapolda sangat diterima oleh semua pihak dan kalangan. Jenderal bintang dua tersebut membawa warna baru di Sumut seperti dalam penertiban baleho di Kota Medan. Dimana terdapat dugaan kebocoran serapan PAD pemko sehingga baliho yang melanggar aturan ditertibkan.

“Kita sangat mengapresiasi kinerja Kapolda. Selamat Milad Pak, semoga terus amanah dalam memimpin Polda Sumut,” ucapnya.

Tak Ketinggalan Wartawan Senior yang juga Kontributor di Trans7 wilayah Medan, Resi Erlangga mengaku bahwa sosok Agus Andrianto merupakan orang yang berani dalam melakukan penegakan hukum dan juga terbuka dalam memberikan informasi kepada publik.

“Terus bekerja pak, tegakkan hukum demi melindungi masyarakat. Kami bangga sama bapak karena menjadi tokoh perubahan di Sumut,” pungkasnya.

"Sejumlah program perubahan yang dijalankan Kapolda Sumut selama ini yaitu Melakukan penertiban terhadap baliho, pos polisi dan pos OKP yang berdiri di jalur hijau dan tidak memiliki ijin, mempromosikan wisata Danau Toba hingga melakukan pemberantasan terhadap preman jalanan dan pungli, tutupnya.(reza/rel)

Pencuri Baterai dan Kabel Tembaga Didor Polsek Kualuh Hulu

By On February 16, 2019

Kapolisian sedang menginterogasi para pelaku
Aek Kanopan (SP) - Tiga orang tersangka pelaku pencurian baterai merk Leoch (12 V, 180 AH) dari dalam rak Rectifier dan kabel tembaga di Tower Indosat, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut), masing-masing terpaksa 'dihadiahi' timah panas oleh petugas Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu yang bekerjasama dengan Tim Khusus Rajawali Labura, Sabtu (16/2/2019), sekira pukul 11.00 WIB.

Keterangan diperoleh dari Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Asmon Bufitra SH, melalui pesan WhatsApp yang diterima wartawan unit Media Centre Polres (MCP) Labuhanbatu di Rantauprapat, Sabtu (16/2/2019) sore, menyebutkan, ketiga tersangka pencuri baterai merk Leoch (12 V, 180 AH) dan kabel tembaga di tower Indosat, Jalan SM Raja Aek Kanopan tersebut adalah, Fadli Asikin Hasibuan (33) dan Khairuman (41) yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Labura. Keduanya merupakan warga Jalan Serma Maulana, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura.

Sedangkan seorang tersangka lainnya adalah Rida Abdillah (35), penduduk Jalan S Parman Nomor 18, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, Sumut.

Dijelaskan AKP Asmon Bufitra SH, peristiwa pencurian baterai merk Leoch (12 V, 180 AH) dan kabel tembaga di tower Indosat yang dilakukan oleh ke-3 tersangka tersebut, terjadi pada hari Minggu (27/1/2019) lalu, sekira pukul 06.30 WIB.

"Ke-3 tersangka secara bersama-sama melakukan pencurian baterai merk Leoch (12 V, 180 AH) dan kabel tembaga milik PT Indosat di dua lokasi yang berbeda. Baterai merk Leoch (12 V, 180 AH) mereka curi dari dalam rak Rectifier Tower Indosat di Jalan SM Raja Aek Kanopan. Sedangkan kabel tembaga mereka curi dari Tower Bersama Group (TBG), di Lingkungan IV, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura," kata AKP Asmon Bufitra.

Akibat hilangnya baterai merk Leoch (12 V, 180 AH) dan kabel tembaga milik PT Indosat dari dua lokasi Tower tersebut, pihak perusahaan telekomunikasi itu mengaku mengalami kerugian materi sebesar Rp 50 juta. Melalui karyawannya, Janwar dan Deni Hariandi, pihak perusahaan kemudian melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polsek Kualuh Hulu di Aek Kanopan, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/04/I/2019/Sek KL Hulu, tanggal 27 Januari 2019 dan Laporan Polisi Nomor : LP/53/II/2019/Sek KL Hulu, tanggal 15 Februari 2019.

Petugas Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu bekerjasama dengan Tim Khusus Rajawali Labura yang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut akhirnya mendapatkan informasi yang menyebutkan bahwa pelaku pencurian baterai merk Leoch (12 V, 180 AH) dan kabel tembaga di tower Indosat itu adalah Fadli Asikin Hasibuan, Khairuman dan Rida Abdillah.

Selanjutnya, Sabtu (16/2/2019), sekira pukul 11.00 WIB, petugas Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu bersama Tim Khusus Rajawali Labura, dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Gunawan Sinurat SH MH, berhasil meringkus ke-3 tersangka di tiga lokasi yang berbeda di Kelurahan Aek Kanopan.

Saat diinterogasi petugas, Fadli Asikin Hasibuan, Khairuman dan Rida Abdillah mengakui terus terang perbuatan mereka telah mencuri baterai merk Leoch (12 V, 180 AH) dan kabel tembaga di lokasi Tower Indosat, Jalan SM Raja Aek Kanopan dan TBG di Lingkungan IV, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura.

Kemudian untuk melakukan pengembangan, yaitu mencari kemungkinan tersangka dan barang bukti lainnya, petugas pun membawa Fadli Asikin Hasibuan, Khairuman dan Rida Abdillah secara terpisah. Namun, tanpa diduga sebelumnya, ke-3 tersangka masing-masing melakukan perlawanan kepada petugas dan berusaha melarikan diri.

Akhirnya, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan 'menghadiahi' ke-3 tersangka dengan timah panas, masing-masing sebutir peluru pada bagian betis sebelah kanan.

Setelah mendapatkan perawatan medis, Fadli Asikin Hasibuan, Khairuman dan Rida Abdillah, berikut barang bukti, satu unit sepedamotor Yamaha Mio warna merah tanpa plat nomor polisi (Nopol), 1 unit sepedamotor Honda Supra X warna hitam merah tanpa plat Nopol, sebuah linggis, kampak, parang, 1 buah pisau besi, 3 gergaji besi, sebuah kunci pas, sebuah tang pemotong besi, tang penjepit, pisau cutter, pecahan gembok, pecahan sarang baterai, potongan kabel tembaga dan sebuah martil, saat ini telah 'diamankan' petugas di ruang sel tahanan Mapolsek Kualuh Hulu di Aek Kanopan, Kabupaten Labura, Sumut. (hendro)

Diperiksa Polda Sumut, Ini Kata Kadis Perkebunan Pemprovsu

By On February 16, 2019

Kadis Perkebunan Pemprovsu (wanita) didampingi staffnya ketika diwawancarai wartawan di Mapolda Sumut
Medan (SP) - Herawati, Selaku kepala Dinas Perkebunan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) seusai diperiksa Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Sumut kepada wartawan mengaku bahwa lahan seluas 786 Hektar (Ha) milik PT Anugerah Langkat Makmur (PT Alam) di Kecamatan Sei Lepan, Desa Harapan Jaya Kabupaten Langkat memiliki izin usaha perkebunan (IUP). Herawati diperiksa Polda Sumut sebagai saksi ahli pada Jumat (15/2/2019) sekira pukul 15:00 Wib.

"Yang ada izinnya sama kita (Dinas Perkebunan Pemprovsu) atas nama PT Alam seluas 786 Ha di Desa Harapan Jaya, Sei Lepan Langkat," kata Herawati.

Kadis mengaku tidak mengetahui dengan adanya beberapa Hak Guna Usaha (HGU) yang ada di Kabupaten Langkat, misalnya milik PT Alam atau milik PT Anugerah Sawindo. Seperti HGU No 1 Tanggal 27 Febuari 2003 seluas 19,8 Hektar (Ha) di Sei Rambung, Kec Sei Lepan, Kabupaten Langkat. HGU No 1 Tanggal 27 Febuari 2002 seluas 130,7 ha di Desa Tangkahan Durian, Kabupaten Langkat dan HGU No 2 Tanggal 25 Februari 2003 seluas 112,29 Ha di Desa Sekoci Kec Besitang Kab Langkat.

"HGU-HGU dimaksud tidak ada Info kesaya (Dinas perkebunan Pemprovsu), yang ada masuk hanya 786 Ha milik PT Alam," tambah Herawati.

Selanjutnya, Herawati mengungkapkan bahwa 786 Ha milik PT Alam sudah mendapatkan Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO). Sedangkan yang lain dirinya mengaku tidak mengetahuinya.

"Kebun PT Alam yang ada di Sei Lepan seluas 786 Ha itu sudah mendapakan ISPO, ini yang ter-info ke kami. Yang lain tidak  terinfo ke kami (dinas)," ungkapnya menjelaskan.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Polda Sumut menetapkan MI, sebagai tersangka atas dugaan alih fungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit seluas kurang lebih 300 Ha di Kecamatan Sei Lepan, Besitang di Kabupaten Langkat.

"Setelah dilakukan gelar perkara, kita (pihak kepolisian) menetapkan yang bersangkutan (MI) sebagai tersangka atas dugaan alih fungsi hutan menjadi kebun kelapa sawit di Kecamatan Sei Lepan, Besitang Kabupaten Langkat, sampai saat ini MI tidak dilakukan penahanan, wajib lapor," ungkap Tatan Kabid Humas Polda Sumut.

Selain menetapkan MI sebagai tersangka, Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), Ditreskrimsus Polda Sumut juga diduga melakukan penggeledahan dirumah MI dan kantor PT ALAM milik MI di Kecamatan Medan Barat. Dari lokasi polisi mengamankan beberapa komputer dan beberapa dokumen.(reza)

Kapolsek Medan Timur Sambangi Rumah Warga dan Katakan Ini

By On February 16, 2019

Kapolsek Medan Timur berkomunikasi dengan warga
Medan (SP) - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Medan Timur, Kompol M Arifin bersama beberapa anggotanya, menyambangi rumah warga di Lingkungan 10, Pulo Brayan, Medan Timur dengan bersepeda, Jum’at (15/2/2019) siang

Didampingi Kanit Binmas Iptu Rover Samosir, Kanit Intelkam Ipda Handel Sembiring, Panit 3 Sabhara Ipda Rudianto Manurung, serta anggota Bhabinkamtibmas, kegiatan itu bertujuan mengantisipasi maraknya tindak pidana dan potensi kericuhan menjelang Pilleg dan Pilpres April 2019 mendatang.

Sambil berkeliling, Kompol M. Arifin menyinggahi rumah-rumah warga untuk memantau situasi dan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada agar mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curanmor, Curat dan Curas) serta narkoba.

Kompol M Arifin juga menghimbau masyarakat, pedagang maupun petugas sekuriti agar menghubungi pihak kepolisian, jika terjadi tindak kejahatan.

Hal itu dilakukan agar masyarakat menjadi polisi bagi dirinya sendiri, selalu berhati-hati dan mawas diri.

“Sebab kejahatan terjadi semata-mata bukan hanya karena niat pelakunya melainkan karena ada kesempatan, sehingga kita harus waspada,” katanya.

Mantan Kasi Propam Polrestabes ini juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai dan tidak terprovokasi dengan berita yang belum tentu kebenarannya, ujaran kebencian dan isu SARA yang dapat memecah-belah persatuan.

“Jadilah masyarakat yang cerdas dengan memilah berita-berita yang akurat dan terpercaya dan jangan mau diadu domba,” katanya.

Kompol M Arifin juga meminta masyarakat agar mendukung pelaksanaan Pemilu Damai 2019 dan menolak money politik.(reza/igps)

Ketua TP PKK Labuhanbatu Kunjungi Kecamatan Panai Hulu, Ini Tujuannya

By On February 13, 2019

Ketua TP PKK Labuhanbatu kunjungi Kecamatan Panai Hulu
Labuhanbatu (SP) - Kunjungan ketua tim penggerak PKK Labuhanbatu pada Selasa (12/2/2019) siang ke Desa Sei Sentosa Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu untuk supervisi dan administrasi lomba UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) juga beberapa program yang akan di programkan Kabupaten Labuhanbatu tahun 2019.

Dengan kedatangan ketua tim penggerak PKK Labuhanbatu Hj Rosmaidar Hasibuan ke Kecamatan Panai Hulu guna untuk melanjutkan program pemerintah yang sudah di canangkan tentang Supervisi dan Administrasi Lomba UP2K.

Kedatangan ketua tim di sanmbut oleh Camat Panai Hulu H.Turing Ritonga, camat juga mempasilitasi seluruh acara dan program yang di sampaikan ketua Tim penggerak PKK Labuhanbatu diacara lomba UP2K.

Acara lomba yang di adakan di Kecamatan Panai Hulu untuk membuat masyarakat sejahtera sesuai dengan penyampaian ketua Tim pengerak PKK labuhan batu Hj Rosmaidar Hasibuan.

"Terima kasih kepada seluruh ketua tim pengerak PKK kecamatan dan desa, sudah hadir untuk melalsanakan program ini, harapan saya semoga program ini akan berhasil dan dapat mensejatrakan masyarakat," ucapnya.

Camat Panai Hulu H.Turing Ritonga mengucapkan selamat datang atas kedatangan ketua tim pengerak PKK Labuhanbatu dalam menyampaikan program sekaligus mengadakan lomba UP2K yang berguna bagi masyarakat terutama Kecamatan Panai Hulu.

"Dengan adanya program ini akan membuat masyarakat yang ada di kecamatan ini menjadi sejahtera dan membawa angin segar bagi kelurga yang berdomisili di kecamatan yang saya pimpin ini," terangnya.(hendro)

Dirakernas Forkalim, Pemko Medan Dapat Award Peduli Pengelolaan Sanitasi dan Limbah

By On February 12, 2019

(Foto : Istimewa) 
Jakarta (SP) - Asosiasi Pengelola Air Limbah Domestik (Forkalim) menyelenggarakan tiga kegiatan yaitu Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Kunjungan Lapangan, dan Seminar Nasional selama tiga hari.

Forkalim merupakan organisasi yang menjadi wadah berhimpun dalam mempersatukan para pengelola air limbah domestik di seluruh Indonesia baik institusi maupun per-orangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari beberapa Kementerian, para regulator dan operator air limbah dan air minum dari 26 Kabupaten/Kota di Indonesia, dan Universitas yang ada di Jakarta. Kegiatan ini diadakan di hotel Ambhara Jakarta pada 6-8 Februari 2019.

Rakernas yang diadakan pada Rabu lalu (6/2) menjadi awal dari rangkaian kegiatan Forkalim. Rakernas dihadiri oleh para Dewan Penasehat, Dewan Pengawas, Pengurus dan seluruh anggota Forkalim.

Adapun agenda pada Rakernas yaitu penyampaian laporan tahunan pengurus, pengesahan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pengesahan perencanaan bisnis (bussiness plan) Forkalim dan penyampaian rencana kerja dan anggaran tahun 2019.

“Tujuan Forkalim yaitu menjadi organisasi profesional dan inovatif untuk mendukung akses pengelolaan air limbah domestik yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi anggotanya. Forkalim juga diharapkan dapat menjadi sumber referensi dan memediasi proses pembangunan kapasitas,” ujar Subekti selaku Direktur Utama PD PAL Jaya dan Ketua Forkalim.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Dody Krispratmadi, Direktur Pengembangan PLP Kementerian PUPR yang juga selaku Dewan Penasehat Forkalim. Selain itu pihak USAID IUWASH PLUS, Foort Bustraan memaparkan tentang Forkalim Fecal Sludge Management (FSM) Twinning Program.

Selanjutnya, pada hari Kamis (7/2) Forkalim melakukan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berada di Kawasan Industri PT. Surya Cipta, Karawang.

Kunjungan juga dilakukan ke IPLT di Bekasi, dimana sistem pengolahan lumpur tinja telah berjalan dengan baik di kota ini dimana dari mulai sistem pewadahan, pengangkutan, hingga pengolahan (treatment) air limbah ditangani dengan baik. Oleh karena itu, program twinning yang dijelaskan pada hari pertama yang difasilitasi oleh USAID IUWASH PLUS menjadi program yang dapat diterapkan dalam percepatan layanan sanitasi aman dan juga potensi lembaga yang sudah mapan seperti PDAM dan PD/UPTD untuk menangani pengelolaan air limbah.

Hari ketiga pada Jumat (8/2), melakukan Seminar Nasional dengan Tema “Teknologi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD)’’. Kegiatan dibuka oleh Tri Dewi Virgiyanti, Direktur Perkotaan, Perumahan dan Permukiman, Kementerian PPN/Bappenas.

“Seminar Nasional ini sangat bermanfaat dalam memberikan wawasan baru tentang pengelolaan sanitasi, terutama untuk isu-isu Air Limbah Domestik (ALD). Seminar ini juga menjadi ajang berbagi success stories dari berbagai institusi yang telah baik dalam SPALD. Program USAID IUWASH PLUS juga sangat membantu Forkalim dengan memberikan dukungan lima tahun ke depan untuk mendorong asosiasi operator air limbah menjadi mandiri, berkelanjutan, dan menjadi lebih profesional untuk mendukung pemerintah mencapai target Akses Universal sebagai bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta aktif berdiskusi tentang visi, tujuan, dan rencana bisnis. Peserta juga menunjukkan komitmennya terhadap perkembangan Forkalim. Para peserta berharap bahwa Forkalim akan mendapatkan sumber daya internal yang bekelanjutan, inovatif untuk mendukung akses pengelolaan air limbah domestik yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi anggotanya. Dengan kontribusi dari USAID IUWASH PLUS, Forkalim juga diharapkan dapat menjadi sumber referensi dan memediasi proses pembangunan kapasitas dengan program twinning yang menjadi ajang pembelajaran antar daerah di seluruh Indonesia.

Dalam seminar ini dibagi menjadi dua panel diskusi yang masing-masing akan menyampaikan terkait teknologi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), dan teknologi pendukung kegiatan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD). Untuk berbagi cerita keberhasilan (success story) dalam pelaksanaan SPALD disampaikan oleh PDAM Tirtanadi Medan, Perumda Air Minum Kota Surakarta dan UPTD PAL Kota Bekasi.

Dalam paparannya, Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi, Heri Batangari Nasution menyampaikan mengenai dukungan dan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memberikan bantuan hibah sambungan rumah air limbah perpipaan melalui sumber dana APBD Kota Medan sejak Tahun 2009 hingga kini yang telah mencapai lebih dari 11.000 sambungan. Atas komitmen dan kerjasama antara Pemerintah Kota Medan dengan PDAM Tirtanadi, Forkalim memberikan award sebagai apresiasi bagi daerah yang dianggap baik dan peduli dalam pengelolaan sanitasi air limbah yang diterima oleh Heri Batangari Nasution, Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi.(reza/rel)

Lidiani Lase Perjuangkan Desa Belum Masuk Listrik dan Jalan Rusak Di Kepulauan Nias

By On February 12, 2019

Lidiani Lase 
Medan (SP) - Lidiani Lase, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam paripurna penyampaian laporan hasil reses II Tahun V 2018-2019 di gedung Paripurna DPRD Sumut pada Senin (4/2/2019) kemarin menegaskan agar pemerintah segera memasang kabel atau jaringan penerangan listrik kedaerah yang memang belum tersentuh aliran listrik.

Dalam laporan reses itu, Lidiani Lase yang merupakan anggota DPRD dari Fraksi Demokrat ini menekankan agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) segera memberikan penerangan di Desa Umbunasi, Kecamatan Umbunasi, Kabupaten Nias Selatan.

"Di Desa Umbunasi, belum masuk aliran listrik, ini sangat memprihatinkan. Pemprovsu harus menindaklanjuti ini," kata Lidiani Lase ketika ditemui wartawan seusai sidang Paripurna.

Lidiani menambahkan bahwa pemasangan tiang-tiang listrik sudah ada di desa tersebut. Namun Lidiani heran mengapa kabel dan jaringan listrik belum masuk juga.

"Dalam Penyampaian hasil reses di Sidang Paripurna tadi juga sudah saya tegaskan dan diharapkan Pemprovsu tanggap dengan laporan hasil reses dewan," terangnya.

Selain perihal jaringan listrik yang belum masuk di Desa Umbunasi sehingga masyarakat menjadi kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari, Lidiani Lase juga meminta agar pemerintah khususnya Pemprovsu mengaspal jalan dari Desa Tononiko'o, Kecamatan Gomo menuju ke Kecamatan Umbunasi sepanjang kurang lebih 8 Kilo Meter.

"Masyarakat sangat mengharapkan pembangunan jalan dan aliran listrik tersebut. Jika jalan sudah dibangun/diaspal, pastinya akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," ungkapnya.(reza)

Plt Bupati Labuhanbatu Hadiri TPB/SDGs Di Medan

By On February 12, 2019

Plt Bupati di kegiatan TPB/SDGs
Labuhanbatu (SP) - Plt Bupati Labuhanbatu hadiri acara Forum Komunikasi Daerah Pembangunan Berkelanjutan atau disebut Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran di Ponegoro No.30 Medan pada Selasa (12/2/2019).

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs) Tahun 2016- 2030 merupakan komitmen lanjutan dari Tujuan Pembangunan Milenium/Millenium Development Goals (MDGs) yang telah berakhir pada tahun 2015. TPB/SDGs bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan dan kelaparan, melawan ketimpangan, memastikan perlindungan terhadap alam dan sumber daya yang terkandung didalamnya dan menciptakan kondisi untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan adil.

TPB/SDGs merupakan kerangka kerja pembangunan yang mengintegrasikan secara seimbang dari tiga dimensi pembangunan berkelanjutan yaitu ekonomi, sosial dan lingkungan. Kerangka hasil TPB/SDGs terformulasikan ke dalam 17 Goals, 169 Target/Sasaran dan 241 Indikator.

Untuk dapat mencapai tujuan pembangunan yang diharapkan tersebut, TPB/SDGs mensyaratkan adanya kerangka kebijakan pengintegrasian agenda TPB/SDGs ke dalam rencana pembangunan daerah dan kelembagaan pelaksanaan yang melibatkan semua pihak baik dari sektor pemerintah, legislatif dan organisasi masyarakat sipil, akademisi, pelaku usaha, filantropi, media, komunitas masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya.

Pemerintah telah menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap TPB/SDGs melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yang turut mengamanahkan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mencapai  komitmen yang sama dalam mewujudkan agenda TPB/SDGs.

Diawali pada tahun 2019 ini, terlebih dahulu membangun pemahaman public akan pentingnya TPB/SDGs dan relevansi keterlibatan semua pihak dalam pelaksanaan dan pencapaiannya, Integrasi agenda TPB/SDGs ke dalam agenda pembangunan daerah, selanjutnya merealisasikan komitmen seluruh pemangku kepentingan melalui pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan kapasitas, peran dan sumber daya yang dimiliki dan terakhir melakukan Monitoring dan evaulasi perkembangan dan hasil berbasis data.

Sekira pukul 15:00 Wib, lalu menghadiri undangan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung  (ITB) Daerah Sumatera Utara, acara Diskusi Kelompok Terarah atau Forum Group Discussion (FGD) dengan tema "Bersama Membangun Labuhanbatu" di Saka Hotel Premiere Jalan Gajah Mada No.49/40 Babura Medan Baru Kota Medan.

FGD antara IA-ITB dengan Pemkab Labuhanbatu ini adalah bertujuan untuk
mendukung program-program Pemerintah Daerah di berbagai sektor yang ada serta sebagai wujud konstribusi dari Ikatan Alumni Institut Tehnologi Bandung (IA-ITB) Sumatera Utara dalam pembangunan dan pengembangan daerah di Propinsi Sumatera Utara, melalui acara Forum Group Discussion (FGD) membahas berbagai topik khusus atau penting yang ada di daerah khususnya di Propinsi Sumatera Utara dan khsusunya potensi daerah Kabupaten Labuhanbatu.

Tutur hadir mendampingi Pelaksana Tugas Bupati Labuhanbatu, antara lain Sekda Labuhanbatu, Asisten Ekonomi Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Ekbang, Kepala Bappeda, Kaban Litbang, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Wakil Direktur RSUD Rantauprapat, Kadis Perindag, Perwakilan Kadis Pendidikan, Kadis Kominfo, Kadis Perhubungan dan Kabag Adm Protokol Setdakab Labuhanbatu serta Kabid pada Bappeda Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam acara FGD ini juga selain Akademisi hadir juga Prof.Dr.Ir.Hj Darmayanti Lubis, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah R.I dan menyatakan mendukung sepenuhnya rencana dan program prioritas Pembangunan Kabupaten Labuhanbatu.

Usai, menandatangi Nota Kesepahaman (MoU) antara IA-ITB dengan Pemkab Labuhanbatu, Bapak Pelaksana Tugas Bupati Labuhanbatu bersama Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu, melanjutkan tugas dinas, Tanggal 13 Pebruari 2019, berkoordinasi dan konsultasi tentang pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara  dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN-RB) di Jakarta.

Kabag Protokoler Labuhanbatu Supardi Sitohang SE membenarkan kehadiran Plt Bupati di acara tersebut."Benar Bapak Plt Bupati Labuhanbatu hadir dalam acara yang di adakan di medan Aula Raja Inal siregar dan akan melanjutkan undangan berbagai acara di jakarta, Demikian diinformasikan dan terimakasih Humas Pimpinan/Protokol," ucapnya melalui selularnya.(hendro)

15 Tahun Silam Tak Bertemu, Camat Panai Hulu Pertemukan Pasutri

By On February 12, 2019

Camat Panai Hulu bersama keluarga Musle
Labuhanbatu (SP) - Musleh warga Desa Sei Jawi Jawi Kecamatan Panai Hulu terkena penyakit jiwa, akan di berangkatkan ke Rumah Sakit umum Daerah Rantauprapat dan akan di rawat inap agar dapat sembuh dari penyakit yang di deritannya.

Untuk selanjutnya Camat Panai Hulu akan berusaha mencari istri Musleh Roslina Rambe (Pasangan Suami Istri/Pasutri) yang sudah meninggalkannya selama terkena penyakit jiwa 15 tahun silam.

Dengan segala upaya yang di lakukan Camat Panai Hulu berhasil menemukan istri Musleh. Sekira pada Rabu (6/02/2019) saat diwawancarai awak media Camat mengatakan bahwa, Roslina Rambe akan di pertemukan dengan Musle yang sudah di rawat RSUD Rantauprapat.

Dengan daya upaya dan begitu gigihnya perjuangan Camat Panai Hulu H.Turing Ritonga dan di bantu masyarakat Labuhanbatu membuahkan hasil menemukan istri Musleh.

H.Turing Ritonga disela pertemuan dengan istri dari Musleh mengucapkan alhamdulillah."Saya sudah jumpa bersama istri tercinta bapak Musleh saat ini dia untuk menghidupi anak anaknya dia rela kerja di rumah bapak H Lanjar di negeri lama, jam 14.00 Wib, ibu Roslina Rambe dengan dua orang anaknya beserta keluarga H. Lanjar ikut menjenguk ke rumah sakit jiwa Rantauprapat, saya pribadi merasa betapa mulianya hati bapak H Lanjar ini sudah, 15 tahun lebih beliau membimbing ibu Roslina Rambe sampai anaknya sudah sekolah SMA dan SMP," ucap camat menjelaskan.(hendro)

Contact Form

Name

Email *

Message *