HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Contributors

Kejadian di Jalan Mapilindo Medan, IMB Ruko Terpampang 8 Unit Tapi Dibangun 13 ?

By On December 11, 2018

IMB Ruko
Medan (SP) - Berdirinya bangunan Rumah Toko (Ruko) di Jalan Mapilindo Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan diduga menyalahi. Pasalnya bangunan yang memiliki ijin mendirikan bangunan sebanyak 8 unit ruko ini dibangun sebanyak 13 unit?, hal itu terlihat oleh wartawan pada Senin (10/12/2018).

"Ijinnya itu 8 unit bangunan bang, tapi dibangun 13 unit, bentuk lokasinya letter L," ujar salah seorang warga, JN kepada sejumlah wartawan diseputaran lokasi.

Lokasi Ruko Dibangun 
Saat dikonfirmasi wartawan, salah seorang Kepala Lingkungan di Medan Perjuangan mengatakan bahwa pemilik ruko berinisial DW. "Pemiliknya mengakui ada 3 unit ruko yang tidak memiliki ijin, namun sudah diurus lagi ke Dinas PKPPR Kota Medan," ujarnya.

Namun sayang, saat dikonfirmasi wartawan, Sekretaris Camat, Zul AS belum mengetahui pembangunan ruko yang menyalahi tersebut. "Belum tahu saya, coba saya cek dulu," katanya.

Saat dikonfirmasi apakah tindakan tegas dari pihak Kecamatan, Zul tidak dapat menjawab pertanyaan wartawan. (tim)

PTPN III Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2018 dan Santuni 100 Anak Yatim Piatu

By On December 10, 2018

PTPN III menggelar kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2018
Medan (SP) - Momen Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2018 ini dirayakan PTPN III (persero) kantor Direksi Medan dengan menyantuni 100 orang anak yatim dan piatu yang ada di sekitar domisili perusahaan negara tersebut.

Hal ini bukan sebatas seremonial belaka. PTPN III (persero) berharap para keluarga besarnya mampu mengambil hikmah dan tetap menjadikan Nabi Muhammad sebagai teladan. Hal itu disampaikan oleh Gusmar Harahap, SEP SDM dan Umum pada Jumat (7/12) lalu.

"Peringatan Maulid ini jangan cuma seremoni belaka. Kita harus jadikan Nabi Muhammad teladan kita," imbaunya.

Begitupun Ustadz Irfan Yusuf yang berkesempatan memberi tausyiah kepada keluarga besar PTPN III (persero) berpesan agar kata teladan bukan sebagai kiasan melainkan agar ditiru.

"Rasulullah itu sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan panglima perang namun di dalam kehidupan rumah tangga ia tetap menjadi kepala keluarga yang sangat baik dan akrab kepada semua anggota keluarga tanpa membawa-bawa jabatan yang disandangnya sehingga hubungan harmonis tercipta di manapun kita berada,” tutup Irfan.(reza)

Terdakwa Suparman Dituntut 3,6 Tahun Penjara

By On December 10, 2018

Terdakwa Suparman saat dipersidangan (Istimewa suaraperubahan.co)
Medan (SP) - Terdakwa kasus penipuan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS), Suparman dituntut pidana penjara selama 3,6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Ketaren dalam sidang yang digelar di ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (10/12) sore.

Dalam nota tuntutnya JPU Ahmad Ketaren mengatakan perbuatan terdakwa Suparman terbukti bersalah melanggar pasal 378 ayat 1 ke 1 KUHPidana, tentang tindak pidana penipuan. "Kepada majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini menjatuhkan pidana kepada terdakwa Suparman selama 3,6 tahun penjara,” ucap JPU Ahmad Ketaren di hadapan Ketua Majelis Hakim, Tengku Oyong.

JPU menyatakan, terdakwa dalam melakukan penipuan terhadap korbannya, Salamah mengaku memiliki kenalan orang dalam di BKN (Badan Kepegawaian Negara) di Jakarta hingga berhasil meraup keuntungan jutaan rupiah.

Usai membaca tuntutan, Majelis Hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan (pledoi) terdakwa.

Salamah sebelumnya memberikan kesaksian. Kesaksian Salamah selaku saksi korban penipuan atas terdakwa Suparman.

"Sudah Rp 700 jutaan uang saya yang telah ditipu oleh Terdakwa, dia (terdakwa) mengaku bisa memasukkan CPNS," kata Salamah dihadapan Majelis Hakim T Oyong.

Salamah mengakui bahwa uang itu awalnya bukan uang pribadinya saja, melainkan uang temannya juga. Namun karena sebagai penanggung jawab, Salamah mengganti uang temannya itu.

"Ada beberapa orang kami yang menjadi korban penipuannya dengan janji bisa masukkan CPNS. Untuk tamatan SMA, D3 dan S1 berbeda biayanya, namun dia (terdakwa) berjanji akan memasukkan CPNS sesuai dengan alamatnya masing-masing dalam bidang kesehatan," kata Salamah.

“Saya waktu itu sangat percaya dengan kata-katanya, apalagi saat itu terdakwa ini masih gagah dan bekerja di PT Inalum,” sambung Salamah.

Adapun awal dari terjadinya peristiwa ini diakui Salamah bahwa dirinya dikenalkan oleh temannya. Bahkan uang yang diberikan Salamah kepada terdakwa dari tahun 2014, 2015.

"Tahun 2013 saya pernah ditipunya, namun ditahun itu sudah diselesaikan olehnya melalui anak terdakwa, namun entah mengapa saya begitu yakin terhadapnya bisa meloloskan CPNS sehingga ditahun 2014 saya kembali menyerahkan uang kepadanya," kata Salamah menjelaskan.(reza)

Honda Beat BK 4678 AHY Milik Fahrulrozi Dilarikan Lelaki Ngaku Miliki Keluarga Polisi

By On December 10, 2018

Korban saat di Mapolsek Delitua
Delitua (SP) - Hati hati meminjamkan sepeda motor kepada orang yang tidak kenal dengan alasan apa pun. Buktinya, Fahrulrozi (18) warga Jalan BZ Hamid Gang Sepakat Kel Titi Kuning Kec Medan Johor ini harus merelakan sepeda motor beat warna hitam BK 4678 AHY yang baru di beli 2 bulan lalu.

Kendaraan kesayangannya dipinjam RY (26) warga Jalan Eka Rasmi Kec Medan Johor, pria yang mengaku mempunyai keluarga polisi.

Cerita korban saat membuat laporan di Mapolsek Delitua pada Senin (10/12) sekira 13.30 wib. Saat itu korban sedang asyik bermain warnet di warnet Joni dekat rumahnya. Asyik bermain warnet, korban di datangi RY dan mendesak meminjam sepeda motornya yang di parkir di depan warnet. Takut dengan tingkah RY yang tergesa gesa. Korban pun memberikan kunci kontak sepeda motornya dan mengatakan cepat di pulangkan. Mendengar ucapan korban, RY pun mengatakan hanya 15 menit di pakai sepeda motornya.

Begitu waktu yang di janjikan sudah tiba, korban pun mulai was was. Karena RY tetap tidak kembali. Mulai bosan menunggu RY di warnet, korban pun menghubungi keluarga. Begitu keluarga tiba di warnet, korban pun berusaha mencari keberadaan RY bersama keluarganya.

"Kejadiannya Minggu (9/12) sekira 11.00 wib. Saat meminjam sepeda motor, RY mengatakan hendak menjumpai keluarganya polisi yang bertugas di Mapolsek Delitua," beber korban saat membuat laporan di polsek Delitua.

Eka (20) kakak korban mengaku kaget saat mengetahui sepeda motor yang di belinya itu hilang.

"Saya yang beli sepeda motor itu, untuk korban bekerja. Baru saja keluar platnya, sepeda motor hilang. Padahal kami sudah 4 kali ke rumah RY hendak menanyakan keberadaan sepeda motor. Tetapi RY tetap tidak ketemu. Dan menurut informasi, RY bekerja di galon air," ungkapnya.

Kapolsek Delitua kompol BL Malau membenarkan laporan korban dan berjanji segera memprosesnya.(tim)

Wanita Ini Ngadu ke Mapolsek Delitua

By On December 10, 2018

Korban 
Delitua (SP) - Diduga tak tahan sering dianiaya, DS (21) warga Jalan BZ Hamid Gang Surya Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor, mendatangi Mapolsek Delitua untuk melaporkan BG (29) suaminya sendiri.

Info yang diperoleh wartawan dikepolisian, Enam bulan berumah tangga dengan BG membuat hati dan perasaan korban hancur. Buktinya begitu korban sah di persunting BG, perlakuan kasar BG mulai terkuak. Karena begitu melihat tingkah dan perlakuan korban yang kurang mengena di hati BG. Ia mulai main tangan dan tidak segan-segan menunjang.

Melihat perlakuan BG yang ringan tangan, korban sering berdoa. Agar perlakuan BG suaminya bisa berubah. Namun karena tidak tahan terus menerus di hajar, akhirnya korban mendatangi Mapolsek Delitua guna melaporkan BG suaminya sendiri.

"Kejadiannya Minggu (9/12) sekira 14.00 wib. Saat itu saya dengan BG di rumah. Tiba-tiba BG marah, sehingga terjadi adu mulut. Karena tidak senang, BG langsung memukul leher dan menunjang betis saya," beber IRT keturunan tionghoa ini saat membuat laporan Senin (10/12) sore.

Lanjut korban, walau pun selama ini korban sering dianiaya. Namun perasaan dan harapan korban agar prilaku BG bisa berubah.

"BG sering menganiaya saya tanpa sebab. Tetapi saya masih punya harga diri," beber korban lagi.

Kapolsek Delitua kompol BL Malau membenar laporan korban dan berjanji segera memprosesnya."Laporan sudah di terima dan korban sudah di visum," ucapnya.(tim)

Ratusan Kilo Shabu Sitaan Ditresnarkoba Polda Sumut Dimusnahkan

By On December 10, 2018

Ditresnarkoba Polda Sumut saat melakukan pemusnahan barang bukti narkoba
Medan (SP) - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut lakukan pemusnahan barang bukti narkoba pada Senin (10/12/2018) sekitar pukul 14.00 Wib di halaman Ditresnarkoba Polda Sumut.

Barang Bukti yang dimusnahkan yaitu hasil sitaan dari penangkapan bulan September sampai dengan bulan Nopember 2018.
Barang bukti yang berhasil diamankan berupa Shabu sebanyak 130,29 Kg, pil Ekstasi 159 butir, disisihkan untuk Labfor sebanyak 1,55 Kg dan pil Ekstasi 22 butir, total yang dimusnahkan narkoba jenis Shabu sebanyak 128,6 Kg, pil Ekstasi sebanyak 137 butir.

Penangkapan ini dari 36 kasus dengan jumlah tersangka 73 orang yang terdiri dari 68 tersangka laki laki dan 5 orang perempuan.

Menurut Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumut, Kombes Pol Henry Marpaung SH mengatakan jumlah tersangka dan barang bukti merupakan hasil tangkapan Ditresnarkoba."Dapat kita pahami bahwa keberadaan narkoba benar-benar sangat memprihatinkan, oleh karena itu Kepolisian Polda Sumatera Utara akan terus melakukan pengungkapan," katanya.

Dirresnarkoba menerangkan dan menghimbau agar kita semua membentengi diri masing-masing, anak-anak dan keluarga dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba ini."Jadilah polisi bagi diri sendiri, anak dan keluarga," ungkapnya didampingi Wadirresnarkoba Polda sumut, para Kasubdit, Para Kanit, pihak kejaksaan, pengadilan, bea dan cukai, labfor cabang Medan dan beberapa lembaga anti narkoba. (tim)

Korban Curas Pasutri Warga Riau, Polsek Kualuh Hulu Ringkus Pelaku

By On December 10, 2018

pelaku (tengah) diinterogasi petugas kepolisian 
Labuhanbatu Utara (SP) - Seorang dari 4 tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap korban Sumintri (41), warga Jalan BTN Lago Permai, Kelurahan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelelawan, Riau, berhasil diringkus aparat Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu, Minggu (9/12), sekira pukul 15.30 WIB, di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Asmon Bufitra SH, melalui Kanit Reskrim, Iptu M Syarif Ginting, kepada wartawan, Senin (10/12), mengatakan, salah satu dari 4 tersangka yang berhasil diringkus tersebut berinisial MH (31), warga Dusun I Gunung Lonceng, Damuli Kebun, Desa Lobuhala, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura.

Dijelaskan Iptu M Syarif Ginting, peristiwa pencurian dengan kekerasan dialami Sumintri terjadi pada hari Senin (22/10) lalu, sekira pukul 03.30 WIB. Ketika itu korban bersama suaminya (pasutri) Sugianto sedang melintas di Jalinsum Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Labura, mengendarai mobil pick up.

Tanpa disadari korban dan suaminya, ternyata mobil pick up yang mereka kendarai sudah dibuntuti dari belakang oleh tersangka MH bersama tiga rekannya dengan mengendarai 2 unit sepedamotor tanpa plat nomor polisi (Nopol).

Saat melintasi lokasi yang sepi di Jalinsum Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan tersebut, tiba-tiba tersangka MH bersama ke-3 rekannya memepet mobil korban dan memaksa agar pasangan suami istri itu menghentikan mobil yang mereka kendarai ke tepi jalan. Melihat gelagat tidak baik, suami korban, Sugianto, tidak mau menghentikan mobilnya. Lelaki paruh baya itu pun langsung menambah kecepatan dan memacu mobilnya untuk menghindar dari kejaran tersangka MH bersama ke-3 komplotannya.

"Namun, diduga karena panik dan gugup, Sugianto kehilangan kendali dan tak mampu mengontrol laju kenderaannya. Mobil pick up yang dikendarai pasangan suami istri itu akhirnya terjungkal masuk ke parit di pinggir jalan," kata Iptu M Syarif Ginting.

Mengetahui mobil korban mengalami kecelakaan, tersangka MH bersama tiga rekannya langsung mendatangi dan menghampiri korban serta suaminya yang saat itu dalam kondisi panik, gugup dan takut. Tanpa rasa kasihan, tersangka MH bersama ke-3 rekannya kemudian merogoh kantong dan menggeledah pakaian yang dikenakan korban dan suaminya sambil berkata, "mana uangnya" Selanjutnya tersangka MH mengambil satu unit handphone merk Samsung milik korban.

Setelah tersangka MH serta ke-3 komplotannya pergi meninggalkan korban dan suaminya begitu saja, pasangan suami istri itu kemudian dengan susah payah datang ke Mapolsek Kualuh Hulu di Aek Kanopan untuk membuat laporan pengaduan. "Laporan pengaduan korban, Nomor : LP/440/X/2018/SU/Res. LBH/Sek. KL. Hulu, tanggal 22 Oktober 2018 itulah yang jadi dasar kita untuk memburu tersangka MH serta komplotannya," ujar Iptu M Syarif Ginting.

Setelah 48 hari memburu para tersangka, mengumpulkan keterangan dan informasi serta melakukan proses penyelidikan, akhirnya dalam Operasi Sikat Toba 2018, personil Team Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu, terdiri dari Aiptu M Pujiansyah Harahap, Aipda Kalam Sirait, Bripka R Jung Jung Siregar, Brigadir Girsang dan Brigadir Sumiadi Joko berhasil meringkus tersangka MH, Minggu (9/12), sekira pukul 15.30 WIB, saat sedang berada di sebuah lokasi di Jalinsum Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Labura.

Berdasarkan hasil interogasi dilakukan petugas, tersangka MH mengakui perbuatannya melakukan aksi Curas tersebut. Untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya itu dan proses hukum lebih lanjut, tersangka MH saat ini harus mendekam di ruang sel tahanan Polsek Kualuh Hulu di Aek Kanopan.

Sementara, hingga saat ini personil Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu masih terus memburu ke-3 rekan tersangka MH. Petugas juga sudah mengetahui identitas salah satu dari tiga rekan tersangka MH tersebut, yaitu berinisial W (23), penduduk Kelurahan Gonting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura.(hendro)

Natal Oikumene Tahun 2018 Digelar di Labuhanbatu, Plt Bupati Sampaikan Ini

By On December 10, 2018

Plt Bupati Labuhanbatu diacara Natal Oikumene 
Labuhanbatu (SP) - Dengan Semangat Natal membawa Damai dimulai dari diri sendiri dan tetaplah membawa damai bagi semua Orang.

Hal itu dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT, saat menghadiri Perayaan Natal Oikumene, ASN, TNI, POLRI, dan Ormas Kristen Labuhanbatu, di Gedung Olah Raga (GOR) Jalan lintas sumatera Kecamatan Janji Kabupaten Labuhanbatu pada Sabtu (8/12/18) sekira pukul 17:00 Wib.

Plt Bupati Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT, juga mengucapkan Selamat Hari Natal."Selamat menyongsong tahun baru, Membawa kedamaian di Kabupaten Labuhanbatu," tandas, Andi Suhaimi.

Sementara itu Dandim 0209/LB Letkol Inf. Santoso dalam kata sambutannya mengucapkan selamat melaksanakan tugas selaku hamba tuhan."Melalui Perayaan Natal ini dapat merefleksikan dalam kehidupan kita sehari hari," ucap Dandim.

Pada acara ibadah dan kebaktian Penghotbah Pdt Sabam Lumbantobing MA,mengatakan bahwa kita percaya kepada Kristus."Masyarakat sekarang banyak waktunya terbuang dengan melihat Gadget jadi sangat penting untuk membimbing anak anak kita hidup dalam kristus," sebut Pdt Sabam.

Hadir pada acara Perayaan Natal Oikumene tersebut, Plt Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT, Kol Inf. Abdi Imansakti Zebua (Staf Ahli Pangdam I/BB, Dandim 0209/LB, Letkol Inf. Santoso, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang, SH. SIK, Sekdakab labuhanbatu, Abdul Muflih, Bishop GMI Distrik II Sumsel dan pulau jawa, Sabam Lumbantobing, MA, ketua panitia natal oikemene, LS Bindu Siahaan, SE, para pendeta 52 Gereja di Kabupaten labuhanbatu serta tokoh masyarakat dan tokoh agama kristen se-labuhanbatu, diperkirakan tiga ribuan jema’at.(hendro)

Belasan Daerah di Sumut Rawan Bencana Longsor

By On December 09, 2018

Daerah terjadi longsor (foto : sumber internet)
Medan (SP) - Ternyata di Provinsi Sumatera Utara, ada belasan kabupaten/kota dan puluhan kecamatan yang menjadi kawasan rawan massa gerakan tanah/tanah longsor. Kawasan yang menjadi daerah rawan ini sebagian besar berada di wilayah sekitaran Bukit Barisan dan membujur arah Utara - Selatan.

Informasi yang diterima wartawan, ada 15 daerah yang berpotensional terhadap gerakan tanah, rayapan, longsoran, gelombang pasang dan banjir bandang.

Adapun 15 kabupaten/kota dan puluhan kecamatan itu diantanranya Kabupaten Tapanuli pada Utara, Kecamatan Muara, Sipoholon, Dolok Sanggul, Lintong Nihuta, Baki, Raja, Siborong-borong, Pagaran, Onan Ganjang, Tarutung, Adian Koting, Pahae Julu dan Kecamatan Pahae Jahe.

Di Kabupaten Samosir yang dianggap rawan pada Kecamatan Simanindo, Panggururan, Sianjur Mula-mula, Harian Boho, Palipi, Onan Runggu. Kabupaten Toba Samosir pada Kecamatan Laguboti, Porsea, Habinsaran.

Untuk di Kabupaten Tapanuli Tengah terdapat di Kecamatan Barus, Kolang, Tapian Nauli, Lumut, Sibabangun. Kabupaten Mandaling Natal pada Kecamatan Siabu, Penyabungan, Batang Natal, Kotanopan. Kabupaten Pakpak Bharat pada Kecamatan Sitelu Taliutang Jahe, Sitelu Taliutang Julu, Taliutang Salak, Taliutang PGGS, Kerajaan. Kabupaten Dairi pada Kecamatan Tigalingga, Siempat Nempu, Silima Pungga-Pungga, Pegagan, Sumbul, Sidikalang, Parbuluan.

Selain itu, di Kabupaten Simalungun terdapat di Kecamatan Dolok Silau, Silimakuta, Dolok Pardamean, Sidamanik, Dolok Pangribuan, Girsang, Sipangan Bolon. Kabupaten Deliserdang pada Kecamatan Namorambe, STM Hilir, Biru-Biru, Siboalangit, STM Hulu, Bangun Purba.

Kabupaten Karo pada Kecamatan Mardinding, Kutabuluh, Lau Baleng, Tiga Binanga, Simpang Empat, Kabanjahe, Barus Jahe, Merek. Kabupaten Langkat pada Kecamatan Padang Tualang, Bahorok, Salapian, Kwala, Sei Bingai.

Untuk Pulau Nias terdapat di Bagian Selatan dan Tengah yaitu Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias pada Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias Barat pada Kecamatan Mandrehe serta Gunung Sitoli pada Kecamatan Gunung Sitoli.

Dimintai tanggapannya, Edy Rinaldy, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Himpunan Aliansi Masyarakat Arus Bawah (Hamba) mengatakan agar kepala daerah di 15 kabupaten/kota itu selalu mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang negatif bagi masyarakat.

"Bencana alam itu atas kehendak Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Namun ada baiknnya kepala daerah dan pemerintahan setempat untuk lebih mengantisipasi agar tidak terjadi. Anggaran untuk pembangunan daerah diminta untuk dipergunakan dengan sebaiknya, kalau perlu anggaran untuk daerah rawan bencana ditambah. Karena itu untuk kebutuhan masyarakat juga nantinya," ujarnya kepada wartawan pada Minggu (2/12/2018) sore.

Pelaku Pencurian Sepedamotor Ditembak Petugas Kepolisian

By On December 09, 2018

Pelaku saat diinterogasi petugas kepolisian 
Medan (SP) -  Pelaku tindak pidana (pencurian) dalam rumah berinisial SP warga Jalan Menteng VII Gg Sehati no. 18 Kel Medan Tenggara Kec. Medan Denai ditangkap tim khusus (Timsus) Polsek Medan Barat pada Minggu (9/12/2018).

Pelaku ditangkap berdasarkan hasil rekaman CCTV melakukan pembongkaran rumah Bambang di Jalan Makmur No 40 Kel. Silalas Kec. Medan barat dan berdasarkan laporan polisi nomor : LP/301/XII/2018/SPKT/Restabes Medan/Sek Medan Barat tanggal 02 Desember 2018.

Informasi yang diterima wartawan, mulanya terjadi tindak pidana ini, pada saat hari Minggu tanggal 02 Desember 2018 sekira pukul 06.30 WIB, pada saat itu Korban bangun tidur lalu melihat kedua sepeda motornya BK 2427 AHI dan honda vario BK 4069 ADT yang di parkirkan di dalam rumahnya sudah tidak ada, begitu juga dengan kunci kontak mobil  CRV B1183 BJH beserta STNK atas nama Meidyanto dan 1 unit modem Wifi telah raib. Selain itu, korban juga melihat pintu rumahnya sudah dalam keadaan terbuka. Mendapati hal itu, korban akhirnya membuat laporan ke Mapolsek Medan Barat.

Setelah mendapat laporan tersebut, Timsus Polsek Medan Barat melakukan penyelidikan dengan melihat rekaman CCTV yang ada di rumah korban dan di tempat tetangga rumah korban. Dari rekaman CCTV terlihat di rekaman pelaku telah melakukan pencurian, lalu Timsus mencari informasi hingga berhasil menemukan identitas dan mengamankan pelaku.

"Pelaku diamankan di daerah MMTC Jalan Pancing, setelah di interogasi pelaku mengaku telah melakukan pencurian dengan cara membongkar rumah korban dan kemudian mengambil sepeda motor dan barang-barang milik korban di bantu temanya berinisial HC dan telah menjual sepeda motor di daerah jalan Metrologi," kata Kapolsek Kompol Coky.

Setelah menangkap, lalu Timsus melakukan pengembangan dengan mencari barang bukti di tempat tinggal pelaku dan menemukan 1 buah kunci mobil CRV beserta STNK nya, 1 unit modem WIFI dan 1 buah jaket warna biru yg di gunakan pelaku sewaktu melakukan pencurian.

"Selanjutnya Timsus melakukan pengembangan terhadap pelaku lain dan mencari barang bukti yang lain, namun saat pengembangan, pelaku melawan petugas dan mencoba melarikan diri sehingga pelaku di berikan tembakan peringatan. Tapi karena tidak indahkan pelaku, Timsus memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki sebelah kanan selanjutnya membawa pelaku ke rumah sakit Bhanyangkara Medan untuk mendapat perawatan," sambung Kapolsek.

"Untuk saat ini, kita masih melakukan pencarian untuk tersangka yang lain dan telah mengamankan barang bukti hasil kejahatan tersangka," terang Kapolsek. (agus)

Contact Form

Name

Email *

Message *