HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Kegiatan OCD di SD Negeri 101791, Kapus Patumbak Ingatkan Anak-Anak Selalu Mencuci Tangan dan Jaga Kesehatan

By On October 31, 2018

Patumbak (SP) - Kepala Puskesmas Patumbak, dr Benny L Bukit turut hadir diacara belajar diluar kelas atau Outdoor Classrom Day (OCD) yang dilaksanakan di SD Negeri 101791 Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kab Deli Serdang pada Kamis (1/11/2018) pagi.

Dalam kegiatan itu, dr Benny memberikan pengarahan pentingnya menjaga kesehatan diri. Karena didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Lalu dr Benny menyampaikan agar anak-anak selalu mencuci tangannya sebelum makan maupun sesudah makan.

"Memang cuci tangan sangat gampang untuk dilakukan, tetapi jika tidak dilaksanakan itu sangat berbahaya, karena disela-sela jari tangan maupun kuku ada kuman yang menempel. Apabila kuman masuk kemakanan yang kita makan, maka kita akan gampang terserang penyakit," kata dr Benny.

Seperti dalam tujuh langkah mencuci tangan yang digalakkan oleh siswa-siswi SD Negeri 101791 yaitu mulai dari depan pindah ke belakang sela-sela jari, kuku kuku jari kuku-kuku, jari jempol dan pergelangan. dr Benny sangat mengapresiasikannya.

"Anak-anak, cuci tangan mencegah supaya tidak mendapatkan penyakit, karena telapak tangan gampang untuk di hinggapi penyakit banyak kuman di tangan kita. Cuci tangan harus dari sekarang harus dari awal dari kecil untuk melakukan kebersihan tubuh dengan penyakit," katanya.

Adapun penyakit yang berdampak dari malas mencuci tangan diantaranya hepatitis, infeksi dan lainnya.

"Penyakit gampang masuk apabila tidak mencuci tangan, tanpa disadari infeksi pada hati cepat terjadi, banyak orangtua sekarang tiba-tiba terjangkit kanker hati, mari dari sekarang adik adik harus rajin mencuci tangan sebelum memasuki makanan ke dalam mulut, di sekolah ada disiapkan tempat mencuci tangan dan harus sering digunakan," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dokter ini juga mengecek kuku tangan anak-anak. Rupanya kuku anak-anak ada yang belum dipotong. Dengan cepat Kapus Patumbak ini menyarankan agar selalu dipotong.

"Kita harus rajin potong kuku agar bersih, jika kuku panjang akan banyak mengandung kuman, percuma cuci tangan kalau kuku masih panjang dan berkuman, ibu guru juga harus selalu monitor memantau kuku-kuku anak muridnya seminggu sekali minimal, kita semua harus menjaga kebersihan diri sendiri sehingga tidak mengalami penyakit," terangnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Sekolah  101791 Halizah Barus Spd, Korwilcam Bidang Pendidikan Kec Patumbak Kosmaida Samosir Mpd anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi Gerindra Kustomo SH, Camat Patumbak Mhd Arsul SH MSi , Ruslan Nasution tokoh pendidikan, tamu undangan dan para guru SD Negeri 101791.(reza)

Teks foto : dr Benny L Bukit memberikan pengarahan kepada siswa-siswi

SD Negeri 101791 Patumbak Laksanakan Kegiatan Outdoor Classrom Day

By On October 31, 2018

Patumbak (SP) - SD Negeri 101791 Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kab Deli Serdang melaksanakan kegiatan belajar diluar kelas atau Outdoor Classroom Day (OCD) pada Kamis (1/11/2018) sekira pukul 07:30 Wib. Selain itu, disekolah juga dilaksanakan Deklarasi sekolah ramah anak dan mengajarkan pentingnya hidup sehat bagi diri sendiri maupun lingkungan.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Sekolah 101791 Halizah Barus Spd, Korwilcam Bidang Pendidikan Kec Patumbak Kosmaida Samosir Spd, anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi Gerindra Kustomo SH, Camat Patumbak Mhd Arsul SH MSi, Ruslan Nasution tokoh pendidikan, Kepala Puskesmas Kec Patumbak dr Benny L Bukit dan dihadiri oleh tamu undangan dan para guru SD Negeri 101791.

Kepala Puskesmas, Kec Patumbak dr Benny L Bukit dalam kegiatan ini menyampaikan betapa pentingnya kesehatan bagi diri sendiri dan lingkungan, terutama mencuci tangan sebelum makan."Gerakan mencuci tangan ini sangat baik jika dilakukan, karena banyak kuman yang menempel ditangan. Apabila tidak mencuci tangan, maka kita akan cepat terserang penyakit. Harapan saya agar sekolah selalu menyediakan tempat untuk muridnya mencuci tangan," kata Kepala Puskesmas.

Disekolah, Kepala Sekolah Negeri 101791, Halizah Barus Spd mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang hadir maupun orangtua siswa-siswi."Terima kasih kepada para tamu dan orang tua yang hadir. Dikegiatan ini juga akan dideklarasikan sekolah ramah anak. Kiranya kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi anak-anak didik kita," katanya menjelaskan.

Sedangkan Korwilcam Bidang Pendidikan Kec Patumbak, Kosmaida Samosir Mpd mengaku bahwa deklarasi sekolah ramah anak belajar di luar kelas/Outdoor Classrom Day (OCD) ini merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa."Sekolah dipercaya untuk melaksanakan kegiatan puncak hari ini sungguh luar biasa, acara sudah dimulai dari pukul 07.00 diawali dengan saling Senyum Sapa dan Salam itu menjadi awal dari sekolah ramah anak," kata Kosmaida.

Kemudian kegiatan diisi dengan literasi cara menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian melakukan simulasi penanganan bencana."Karena anak-anak harus mampu belajar mengatasi bencana, Kecamatan Patumbak ini merupakan daerah yang rawan bencana terjadi, dengan adanya kegiatan ini agar anak-anak bisa menghindar dari bencana yang ada. Misalnya masalah seperti angin puting beliung, apabila ada bencana puting beliung anak-anak pastinya harus menjauh dari pohon besar," kata Kosmaida.

Lalu melakukan sarapan sehat bersama, sarapan sehat ini menjadi suatu yang penting bagi anak-anak.

"Saya mohon kerjasama yang baik bagi orang tua agar memberikan sarapan sehat kepada anak-anak dan diantar ke sekolah dan dititip oleh gurunya, ini adalah sebagai tanda wujud dari sekolah ramah anak," jelasnya.

Terakhir, Camat Patumbak Mhd Arsul SH MSi menyampaikan apresiasi kepada pihak pemerintah, pihak sekolah maupun para pengusaha yang turut menyukseskan acara. Dirinya pribadi sangat mendukung kegiatan sekolah ramah anak maupun belajar di luar kelas/Outdoor Classroom Day (OCD).

"Kepada anak-anak, ayo belajar yang rajin, kejar cita-cita setingi-tingginya, semoga kelak menjadi anak yang membanggakan orang tua maupun sekolah, kepada guru-guru juga agar selalu mengajarkan anak-anak didik dengan sabar. Saya sangat mendukung kegiatan ini," terang Camat.

Seusia Camat menyampaikan kata sambutan, kemudian dilakukan penandatanganan deklarasi sekolah ramah anak dan berfoto bersama.(reza)

Teks foto : Korwilcam Bidang Pendidikan Kec Patumbak berfoto bersama dengan para siswa-siswi, guru dan tamu undangan

Pelaku Pencurian Diamuk Warga di Kec Delitua, Satu Nyaris Tewas

By On October 31, 2018

Delitua (SP) - Arvan (18) dan satu temannya bermarga Tarigan (38) beralamat di Kecamatan Biru-biru ketahuan warga mencuri 4 tandan buah pisang barangan, satu dari dua pelaku ini nyaris tewas dihajar oleh massa di Jalan Besar Ardakusema, Kelurahan Delitua Timur, Kec Delitua, Kab Deli Serdang pada Rabu (31/10/2018) sekira pukul 05:30 Wib.

Informasi yang dihimpun, kedua pelaku ini melakukan aksinya dikebun Pasar I, Desa Sidomulyo, Kec Biru-biru dengan menggunakan becak bermotor (betor). Naas, rupanya aksi Dua pelaku pencurian ini diintai oleh warga, begitu pelaku membawa hasil curiannya, warga kemudian memergoki pelaku dan meneriakinya maling.

Warga lain yang ada dilokasi yang mendengar teriakan maling langsung mengejar para pelaku. Melihat warga mengejar, pelaku bermarga tarigan kebingungan dan memilih melarikan diri, warga yang sudah geram melihat para pelaku kemudian mengejar dan menangkap Tarigan. Setelah dapat, warga lalu menghajar pelaku hingga kepalanya pecah (bocor). Sedangkan Arvan memilih tetap berada dibetornya.

Beruntung, nyawa pelaku bermarga Tarigan berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian dari Polsek Delitua. Kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Delitua untuk proses lebih lanjut.

Salah satu warga, W Tarigan ketika diwawancarai wartawan dilokasi kejadian mengatakan bahwa dikampung halamannya (Desa Sidomulyo) memang marak aksi pencurian buah pisang. Makanya melihat pelaku pencurian, warga menjadi geram.

"Inilah dampak dari rawan pencurian dikampung, untung saja pelaku yang satu (Arvan) tidak melarikan diri. Kalau Arvan melarikan diri, mungkin saja dia akan dihajar juga," kata warga.

Terpisah, Kapolsek Delitua Kompol BL Malau SIK ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan masih dilakukan pemeriksaan untuk proses lebih lanjut.(tim)

Teks : kedua pelaku

Resah Rawan Pencurian, Belasan Emak-Emak Warga Timbang Deli Geruduk Polsek Patumbak

By On October 31, 2018

Patumbak (SP) - Belasan emak-emak (ibu rumah tangga) yang bermukim di Gg Gereja Lingkungan II, Kel Timbang Deli Kec Medan Amplas mengeruduk Mapolsek Patumbak pada Rabu (31/10/2018) sekira pukul 16:30 Wib.

Kedatangan emak-emak tanpa ada yang komandoi ini meminta pihak kepolisian untuk menindaklanjuti keluhannya. Dimana keluhan emak-emak ini mengenai maraknya pencurian didaerahnya dan ada warnet (warung internet) yang buka 24 jam didaerahnya.

"Kami resah, banyak kali pencurian didaerah kami ini, kami minta polisi menangkap pelaku pencurian yang meresahkan," kata F Boru Simarmata kepada wartawan di Mapolsek Patumbak.

Informasi yang dihimpun ada beberapa warga yang telah menjadi korban pencurian diantaranya M Boru Sagala, B Boru Gultom R Boru Tambunan.

"Rumah saya juga nyaris dimasukin pencuri, kami berharap agar polisi segara menangkap pelaku pencuriannya," terangnya.

Selain resah karena maraknya pencurian, warga juga resah dengan keberadaan warnet yang buka 24 jam. "Makanya kami datang kemari," jelasnya.

Beberapa menit di Mapolsek Patumbak, warga emak-emak ini langsung diterima oleh Kanit Intel Polsek Patumbak, Iptu P Lumbanbatu.

"Kita pihak kepolisian akan menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat, melakukan cek lokasi," terangnya seusai menerima aspirasi dari warga. (reza)

Jembatan Timbang Tanjung Morawa I dan II Bertahun Tidak Berfungsi

By On October 30, 2018

Deli Serdang (SP) - Jembatan timbang berfungsi untuk menimbang berat tonase yang diangkut oleh angkutan berupa truk dan sebagainya, apabila muatan atau tonase yang diangkut oleh pengangkutan itu melebihi muatan yang ditentukan maka pihak petugas Dinas Perhubungan yang bertugas di jembatan timbang akan memungut retribusi ataupun denda dari pemilik ataupun sopir yang mengangkut muatan berlebihan tersebut. Namun bagaimana jika jembatan timbang tidak berfungsi atau tidak aktif? Pastinya tonase truk maupun pengangkutan tidak dipungut atau dikutip retribusinya.

Jembatan tidak aktif sementara terjadi di Kabupaten Deli Serdang di mana ada dua jembatan timbang yang berada di Kecamatan Tanjung Morawa sudah bertahun tidak berfungsi, tentunya hal itu sangat merugikan pihak pemerintah karena retribusi tidak dikutip kepada truk maupun pengangkutan yang tonasi atau muatannya yang diangkutnya berlebihan.

Pantauan wartawan pada Rabu (31/10/2018) sekira pukul 10:00 Wib, di jembatan timbang Tanjung Morawa 1 yang berada di jalan Sisingamaraja Tanjung Morawa-Lubuk Pakam tepatnya di Km 13,5 tidak berfungsi sementara. Jembatan timbang yang diresmikan pada tanggal 31 Juli tahun 1980 oleh Kepala Dinas Lalulintas dan Angkutan Jalan Raya  Sumatera Utara Anton Sudarto ini terlihat sepi, pada bagian pintu gerbang yang terbuat dari seng sebagian tidak terbuka sepenuhnya.

Begitu juga pada pantauan wartawan di jembatan timbang Tanjung Morawa 2 yang terletak di Jalan Tanjung Morawa Lubuk Pakam KM 2 1,5 yang diresmikan oleh Kepala Dinas lalulintas dan angkutan jalan raya tingkat 1 Sumatera Utara yaitu A Ferry Joedho tanggal 29 Mei Tahun 1975.

Sedangkan Bowo salah salah satu penjaga jembatan timbang Tanjung Morawa II ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa jembatan timbang Tanjung Morawa II ini sudah bertahun tidak berfungsi."Sudah lebih satu tahun ini tutup, saya tidak tahu apa sebabnya," katanya.

Saat ditanya wartawan bagaimana pembayaran truk atau pengangkutan yang muatan atau tonasenya berlebih? Mendengar itu, Bowo mengaku tidak mengetahuinya."Saya hanya sekedar untuk menjaga disini (jembatan timbang) saja," ujarnya menjelaskan.(reza)

Teks foto : jembatan timbang Tanjung Morawa I dan II

Uang 'Hilang' Dalam Lemari Kamar Kos, Korban Curiga Pelakunya Adalah Kawannya

By On October 30, 2018

Delitua (SP) - Paiman Marpaung (22) warga Jalan AH Naution Gang Keluarga Kelurahan Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor, mendatangi Polsek Delitua untuk melaporkan pencurian yang dialaminya.

Informasi yang didapat pada Selasa (30/10) di Mapolsek Delitua menyebutkan bahwa aksi pencurian terjadi pada Rabu (24/10) yang lalu. Dimana korban saat itu sedang tertidur dikamar kosnya. Namun sekira pukul 08.00 wib, korban terbangun hendak pergi kerja. Saat hendak mengambil dompetnya yang berada didalam lemari. Korban tidak menemukanya, korban pun jadi kalang kabut.

Pria yang bekerja sebagai kuli kasar ini pun mencari dompetnya di seluruh kamar kosnya. Namun dompet yang berisikan uang sebesar Rp 2,6 juta dan surat berharga miliknya tidak juga ditemukan, korban mencurigai teman satu kosnya yang diduga mengambil uang dompetnya.

Setelah melakukan pencarian selama hampir satu minggu dan merasa lelah dan tidak ketemu. Akhirnya korban membuat membuat laporan secara resmi kekantor polisi.

"Aku curiga sama kawan satu kos ku bang, saat dompet ku hilang sampek sekarang dia tak muncul lagi di kosan," kata korban di Mapolsek Delitua.

Sementara Kapolsek Delitua Kompol BL Malau, membenarkan laporan korban.
"Kasusnya masih dalam lidik," ujarnya menjelaskan.(tim)

Teks foto: Korban saat di Mapolsek Delitua

Motor N Max BK 3358 AHL Hilang Diparkiran, Kiki Ngadu ke Polsek

By On October 30, 2018

Delitua (SP) - Kiki Kristi Wahyuni Nasution (29) warga Jalan Sejati Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia, mendatangi Polsek Delitua Senin (29/10) malam. Kedatangan korban untuk melaporkan hilangnya sepeda motor N Max BK 3358 AHL miliknya.

Informasi yang didapat menyebutkan, hilangnya sepeda motor miliknya. Saat itu korban bersama temanya Rastini Angkat (35) baru saja selesai mengantar barang kedaerah jalan Jamin Ginting. Pulang mengantar barang, korban bersama Rastini melintasi komplek J City. Karena panas dan merasa kehausan keduanya singgah di cafe J Work yang berada di dalam komplek J City. Korban memarkinkan sepeda motor di depan cafe.

Satu jam berada didalam cafe J Work, korban bersama temanya memutuskan untuk pulang, namun sampainya di parkiran korban melihat sepeda motornya sudah tak ada lagi. Korban syok, gelisah dan bertanya pada penjaga cafe. Namun tidak satu pun yang melihatnya, korban pun mencari di sekeliling J City. Akan tetapi nihil hasilnya. Korban langsung mendatangi kantor polisi untuk melaporkan hilangnya sepeda motor.

Petugas yang saat itu piket bersama korban kembali kelokasi untuk dilakukan cek tempat kejadian perkara (tkp). Setelah itu korban baru membuat laporan secara resmi. Akibatnya korban mengalami kerugian belasan juta rupiah.

Kapolsek Delitua Kompol BL Malau membenarkan adanya laporan korban.

'Sudah kita lakukan cek tkp, laporan pun sudah kita terima," pungkasnya. (tim)

Teks foto : korban

Kereta Ridwan Munthe Dirampas Kawannya di Terminal Amplas

By On October 30, 2018

Medan (SP) - Nasib malang dialami oleh Ridwan Munthe (49) warga Jalan Selambo, Kecamatan Medan Amplas. Disaat dirinya berbuat baik, malah dibalas dengan kejahatan. Sepeda motor (kereta) miliknya dilarikan secara paksa oleh TM, orang yang baru dikenalnya.  Akibatnya, kereta Vega R BK 5591 AEU pun akhirnya lenyap dan korban didampingi istrinya membuat laporan ke Mapolsek Patumbak pada Selasa (30/10/2018) sore.

Informasi yang dihimpun wartawan, awalnya TM yang baru kenal dengan Ridwan mendatangi rumah Ridwan pada Selasa (23/10/2018) sekira pukul 20:30 Wib. Setelah usai bercerita dengan Ridwan, sekira pukul 21:30, TM minta diantarkan oleh Ridwan ke terminal Amplas.

Kemudian, Ridwan yang berbaik hati langsung mengantarkan TM dengan sepedamotor kesayangan. Naas, sampai di tempat kejadian perkara (tkp) terminal Amplas, korban malah dipaksa oleh TM agar turun dari keretanya.

Korban yang merasa ada yang tidak beres awalnya tetap bertahan diatas keretanya, namun karena terus dipaksa oleh TM, akhirnya korban terjatuh dari keretanya dan pelaku langsung membawa kabur keretanya.

"Aku baru kenal sama dia (TM), kenal di terminal Amplas dan aku gak tahu dimana rumah TM," kata korban saat di Mapolsek Patumbak.

Terpisah, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan belum menerima laporannya."Jika sudah diterima akan segera ditindaklanjuti," katanya menjelaskan.(reza)

Teks foto : korban didampingi istrinya membuat laporan

Siswa SMA 13 Dianiaya, Ibu Kandung Lapor ke Polsek Delitua

By On October 30, 2018

Delitua (SP) - Didampingi orang tuanya Rukayah (43), siswa kelas X SMA 13 berinisial RH (16) mendatangi Polsek Delitua Selasa (30/10), untuk membuat pengaduan. RH mengaku dianiaya Pemuda Setempat (PS), lantaran di tuduh telah melakukan pelemparan.

Informasi yang didapat Selasa (30/10) siang saat korban di Mapolsek Delitua menyebutkan bahwa aksi penganiayaan yang dialami korban terjadi Senin (29/10) sekira pukul 16.00 wib. Ketika itu korban melihat temannya sedang tawuran dengan pihak SMA lain. Korban yang saat itu hendak pulang, berdiri persis dekat aksi tawuran. Rupanya aksi itu disusupi oleh pihak pemuda setempat yang membela sekolah yang berlawanan dengan pihak SMA 13.

RH yang tinggal di kawasan Marindal Desa Sigara-gara Kecamatan Patumbak, tiba-tiba didatangi oleh pemuda setempat (PS), dan menuduh korban ikut dalam aksi pelemparan batu. Jelas korban membantah tuduhan itu yang dilakukan oleh pemuda setempat yang tidak di ketahui namanya.

Pihak pemuda setempat langsung menganiaya korban sampai babak belur, hingga mengalami luka di tangan dan memar dibagian wajah, serta tangan sebelah kanan terkilir. Aksi penganiayaan yang dialami korban redah setelah warga sekitar melerainya.

Dalam keadaan tubuh seluruhnya sakit, RH pulang kerumah. Sampainya dirumah korban tidak memberitahukan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya dan memilih tidur di kamar. Paginya, Rukayah curiga melihat wajah anaknya yang penuh lebam. Rukayah pun bertanya kepada RH, akhirnya korban mencaritakan yang dialaminya. Rukayah pun syok dan membawa RH kekantor polisi.

"Semalam anakku di kroyok pemuda setempat, taunya aku tadi pagi saya lihat wajahnya koq bengkak," kata ibu korban.

Akibat aksi penganiayaan yang dilakukan pemuda setempat (PS), korban harus menahan rasa sakit yang di deritanya.

Sementara Kapolsek Delitua Kompol BL Malau ketika di konfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan korban.

"Sudah kita terima laporanya dan akan kita tindak lanjuti," pungkasnya.(tim)

Teks foto : korban

Polres Labuhanbatu Apel Gelar pasukan Ops Zebra 2018

By On October 30, 2018

Labuhanbatu (SP) - Polisi Resor (Polres) Labuhanbatu menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2018 di Markas Polres Labuhanbatu Selasa (30/10/18) sekira pukul 08.00.wib.

Apel Gelar pasukan Ops Zebra 2018 polri TNI dan Dirjen Perhubungan di labuhanbatu itu di pimpin oleh Wakapolres Labuhanbatu Kompol Anggoro Wicaksono SIK.

Dalam pidatonya Kompol Anggoro Wicaksono SIK menyampaikan amanah dari kepala Koprs Lalu Lintas Polri tentang maksud dan tujuan operasi zebra tahun ini yakni untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban lalu lintas (Kamseltibcar). Meningkatkan kwalitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan. Membangun budaya tertib berlaku lintas. Meningkatkan kwalitas pelayanan kepada publik.

Itu sebabnya di sampaikan kepada petugas polisi lalu lintas untuk menjadi polisi yang profesional dan bertanggung jawab.

Anggoro juga menyampaikan masih tingginya angka kecelakaan Lalu lintas mengharuskan kepolisian lalulintas untuk menekan angka kecelakaan, meski tercatat data kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) pada tahun 2017 sebanyak 2.097 kejadian, dan tahun 2016 sebanyak 2.960 kejadian, terjadi penurunan 41%. Selain daripada itu, untuk korban meninggal dunia pada tahun 2016 sebanyak 649 orang, di tahun 2017 sebanyak 388 orang terjadi penurunan 67%.

Koprs Lantas Polri berupaya untuk terus menekan angka kejadian kecelakaan dan mengurangi fatalitas korban kecelakaan dengan kegiatan operas Zebra di setiap tahunnya.

Dalam himbauannya Wakapolres menyampaikan agar para pengendara tidak melakukan pelanggaran lalu lintas seperti menggunakan Handphone, melawan arus, bonceng tiga, masih di bawah umur, tidak memakai helm, mengunakan narkoba, serta ugal ugalan.

"Tujuh poin tersebut adalah prioritas penindakan yang akan kita lakukan terhadap pengendara dalam operasi zebra 2018 , sebab ketujuh hal ini adalah penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Anggoro menjelaskan.(hendro)

Teks foto : Apel gelar pasukan Ops Zebra 2018

Hari Sumpah Pemuda, Plt Bupati Labuhanbatu Sampaikan Amanat Menpora

By On October 30, 2018

Labuhanbatu (SP) - Revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo amatlah relevan, yakni dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda yang maju adalah pemuda yang berkarakter dan berdaya saing, oleh karena itu revolusi mental harus dapat dijadikan sebagai pemicu untuk semakin cepat terwujudnya pemuda yang maju, untuk dapat menghasilkan bangsa yang hebat.

Demikian amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi, yang disampaikan melalui Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST,MT, pada upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-90, di Lapangan Ika Bina Rantauprapat, Minggu (28/10/2018).

Kata Andi, 90 tahun yang lalu, komitmen kebangsaan pemuda Indonesia harus diteladani untuk membangun bangsa ini. Maka dari itu, hari sumpah pemuda yang bertemakan "Bangun Pemuda Satukan Indonesia" ini, diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki kepemimpinan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945.

"Saat ini, merupakan peringatan hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, yaitu hari Sumpah Pemuda yang ke-90 tahun 2018, kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda, sehingga menjadi pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia, sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia," sebut Bupati.

Disamping itu, Andi Suhaimi mengemukakan, dengan pesatnya perkembangan tekhnologi informasi ibarat dua mata pisau, satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan, namun pada sisi lain mempunyai dampak negatif.

"Seperti informasi yang bersifat hoaxs, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikal dan terorisme, diharapkan kaum muda dapat memfilter dengan ilmu pengetahuan," urai Andi.

Dijelaskan Plt Bupati, hari ini, pemuda-pemuda hebat Indonesia telah lahir dan mampu berkompetisi hingga di kancah Asia, ini adalah sejarah baru membangun optimis pemuda Indonesia dengan bekerja keras mewujudkan prestasi diberbagai bidang.

Seperti halnya, di tahun 2019 mendatang, bangsa Indonesia akan menggelar hajatan besar yakni pesta demokrasi untuk memilih, menentukan pimpinan Nasional dan Daerah yaitu Pilpres, dan anggota Legislatif. Untuk itu, peran dan tanggungjawab pemuda dalam mensukseskan proses pemilihan umum ini nanti amat sangat dibutuhkan, partisipasi aktif pemuda dalam pemilu 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai dan berkualitas.

"Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap remonial suku, agama, ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka, tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan keluar batas-batas tembok kekinian dunia demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik," pintanya.

Akhir amanat tersebut, Andi mengajak segenap pemuda Indonesia untuk memandang kedepan dengan menjadi generasi yang tangguh dan hebat, serta mampu menjadi barisan terdepan dunia.

"Wahai pemuda Indonesia dunia sedang menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia ini," pesan Andi Suhaimi.

Prosesi upacara berlangsung khidmat, tampak hadir Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH,SIK, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, Sekdakab H. Ahmad Muflih, jajaran OPD, Ketua DPD KNPI Hamzah Sya'bani Nasution, Tokoh Agama, Ormas, OKP, serta ratusan ASN dan Pelajar se-Labuhanbatu.(hendro)

Teks foto : berfoto bersama

Ratusan Raider Dua Provinsi Jelajah Alam Rantauprapat

By On October 30, 2018

Labuhanbatu (SP) - Diikuti seratusan Raider dari dua Provinsi yakni Sumatera Utara dan Riau ikuti kegiatan 'Jelajah Alam Rantauprapat' yang diselenggarakan Extrim Indonesia, warnai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 di Labuhanbatu.

Bahkan, Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT, Kapolres AKBP Frido Situmorang SH,SIK, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, Sekdakab H. Ahmad Muflih beserta sejumlah OPD ikut meramaikan kegiatan yang memulai titik start di depan Lapangan Ika Bina Rantauprapat, Minggu (28/10/2018).

Dalam kesempatannya, H. Andi Suhaimi Dalimunthe menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media penguatan tali silaturahmi antara pemerintahan daerah dengan seluruh elemen masyarakat, TNI/Polri, serta khususnya kepada pemuda sebagai tonggak majunya suatu wilayah.

"Selamat datang kepada para tamu kami, mudah-mudahan acara ini menjadi kebaikan bagi kita dan menjadikan kita semakin kompak," sebut Andi.

Disamping itu, kata dia, acara ini dilaksanakan serangkaian menyambut hari jadi Pemkab Labuhanbatu ke-73, peringatan hari Sumpah Pemuda ke-90 dan peringatan hari jadi Pemuda Pancasila (PP) yang ke-59 yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2018 esok.

"Disini, saya selaku Plt Bupati Labuhanbatu berterimakasih kepada para peserta yang begitu banyak, mudah-mudahan nanti kita mengikuti event ini tidak ada sesuatu hal yang terjadi, sukses melaksanakan sampai ke finish, selamat bertanding," kata Andi.

Sementara, Ketua DPD KNPI Kabupaten Labuhanbatu Hamzah Sya'bani Nasution S.Pd, mengucapkan selamat datang kepada seluruh raider. Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuh-kembangkan keberanian dan mental pemuda di Labuhanbatu, serta menjadi ajang pemersatu pemuda untuk menjaga daerah dari segala bentuk perpecahan.

"DPD KNPI selalu men-suport kegiatan-kegiatan positif, mudah-mudahan event ini dapat menumbuhkembangkan keberanian dan mental pemuda di Labuhanbatu, dan menjadikan kita bukan sebagai ajang perpecahan tetapi sebagai upaya untuk mempersatukan kita, karena ini merupakan momen Sumpah Pemuda, bahwa kita telah bersumpah untuk menjadi pelaku atau subjek pemersatu bangsa, dan itu kita kenang pada 28 Oktober 1928 yang lalu," ucapnya.

Disisi lain, Hamzah meyakini seluruh peserta jelajah alam ini bisa mengikuti kegiatan dengan baik dan selamat, kemudian, nantinya dapat menumbuhkan persatuan diantara semuanya. Serta, memberikan apresiasi kepada Plt Bupati Labuhanbatu, yang merupakan sosok tokoh pemuda dan telah mendukung terlaksananya acara ini.

Kegiatan Jelajah Alam Rantauprapat dengan motto “salam lumpur” ini, setibanya peserta di garis finish, kegiatandilanjutkan dengan pengundian hadiah luckydraw dengan berbagai hadiah menarik, diantaranya untuk hadiah utama ada empat unit sepeda motor, juga ada Kulkas 2 unit, TV LCD 32 inci 1 buah, Sepeda Gunung 1 buah ditambah Mesin Cuci 1 buah dan berbagai hadiah menarik lainnya yang disediakan panitia untuk para peserta/raider.

Selain hadiah lukydraw, panitia sebelumnya, Sabtu (27/10/2018) Malam juga melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial dengan memberikan sumbangan kepada warga kurang mampu yang berada di Dusun Talak Simin Keluarahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara yaitu dengan memberikan bantuan sembako berupa beras beras 30 goni ukuran 10 kg.(hendro)

Tampung Aspirasi, Wakil Ketua DPRD Sumut Reses di Lingkungan Aek Matio

By On October 30, 2018

Labuhanbatu (SP) - Dalam rangka menampung aspirasi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumut HT Milwan melakukan reases di Lingkungan Aek Matio Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, Senin (29/10/2018) sekira pukul 16.30 WIB.

Berkumpul dihalaman Masjid Nurul Hidayah, Ratusan warga setempat menyampaikan aspirasinya, diantaranya, memohon bantuan pembangunan kubah Masjid, pelebaran makam tualang, perbaikan saluran drainase dan pembangunan sekolah di Kecamatan Rantau Utara.

"Kami memohon pak, agar keluhan kami tersebut dapat diperjuangkan di dprd provinsi sumut. Karena kami merasa, bapak adalah orang tua kami. Apalagi, bapak pernah menjadi bupati labuhanbatu ini selama 2 priode," ungkap Ketua panitia Nurdin Munthe diamini Zulkarnain Rambe selaku tokoh masyarakat setempat.

Menanggapi permohonan masyarakat tersebut,  HT Milwan menyampaikan bahwa dirinya akan berjuang untuk merelokasikan bantuan ke daerah labuhanbatu.

"Tahun 2018 ini, anggaran bantuan hibah dari provinsi untuk pembanguan masjid ada1,2 milyar, dan itu saya perjuangkan di dpr provinsi agar labuhanbatu dapat memperolehnya, saya mohon doanya, agar masjid kita ini dapat," ungkapnya.

Sedangkan permohonan warga tentang pelebaran makam, Milwan berjanji, akan melakukan kordinasi dengan Bupati Labuhanbatu, agar lahan disebelahnya di ganti rugi dengan menggunakan dana APBD.

"Dan untuk pembanguan sekolah tersebut,  saya minta dicari lahan kosong seluas 1 hektar, agar saya perjuangkan anggaran dari provinsi untuk membangunnya," jawabnya.

Milwan juga menyampaikan, bahwa di tahun 2018, Pemerintah Provinsi bekerja sama dengan Pemerintah Daerah,  akan membangun sekolah SMA di Aek nabara dan PDAM di Negeri Lama. Pembangunan itu merupakan hasil reses yang dilakukannya beberapa waktu lalu.

"Hasil reses selalu saya perjuangkan di dprd provinsi, jika tidak diperjuangkan menjadi beban bagi saya, makanya, saya pernah pukul meja agar ada anggaran yang dikucurkan ke labuhanbatu,  apalagi,  saya merasa, ini adalah kampung halaman saya," ucapnya disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Usai mendengarkan aspirasi warga, Milwan bersama warga melaksanakan ibadah shalat wajib berjamaah. Tampak hadir diacara tersebut Lurah Sirandorung M Kamisdan dan Ketua AMPG Labuhanbatu Muhammad Riduan Dalimunthe.(hendro)

Teks foto : Reses H.T Milwan

Wakil Ketua DPRDSU Reses ke Rantauprapat

By On October 30, 2018

Labuhanbatu (SP) - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara HT Milwan melakukan reses tahun 2018 ke Masjid Nurul Hidayah, Senin (29/10/2018) di Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara.

Dalam kesempatan itu, mantan Bupati Labuhanbatu dua periode itu mendapat banyak masukan dari masyarakat setempat.

Misalnya, Tokoh masyarakat Zulkarnaen Rambe memohon bantuan kepada Pemerintah Kabupaten dan Propinsi melalui HT Milwan untuk kemakmuran Masjid yang sebelumnya sebagai mushollah dan diresmikan oleh HT Milwan semasa Bupati Labuhanbatu.

"Semoga nanti prasasti masjid ditandatangi Wakil Ketua DPRD Sumut," katanya.

Selain itu soal perkuburan muslim Makam Tualang juga menjadi masukan. Harapan masyarakat agar dilebarkan minimal 1 hektar. Karena kondisinya sudah di kawasan padat penduduk."Mohon kepada Bapak untuk menyerap aspirasi masyarakat," tandasnya.

Sementara Kepala Kelurahan Sirandorung Kamisdan Ritonga mengaku kedatangan HT Milwan melepas rindu kepada masyarakat.

"Semoga masjid ini menjadi skala prioritas pihak Pempropsu melalui bantuan bapak HT Milwan," ujarnya.

Wakil Ketua DPRDSU HT Milwan dalam kesempatan itu mengatakan setiap anggota DPRD Sumut setahun hanya mendapat tiga kunjungan ke daerah pemilihan (Dapem).

"Hanya 15 kali dalam 5 tahun. Sementara, sekali kunjungan ke empat daerah. Dan selama 5 tahum hanya 60 kali. Sementara daerah luas. Makanya saya mengutamakan daerah yang pinggiran," jelasnya.

Karena pernah menjadi orang pemerintahan, maka katanya di tahun  pertama menjadi anggota legislatif prioritas kunjungan ke kawasan pinggiran.

"Menjadi anggota DPRD, kalau amanah insha Allah akan sehat dan diridhoi Allah," bebernya.

Pensiunan militer ini juga menambahkan, tujuan reses adalah mendengarkan aspirasi masyarakat. Bahagian reses juga pencerahan.

"Maka masyarakat mesti memilih pemimpin yang amanah. Yang mau membangun daerahnya," paparnya.

Dia mengatakan, dalam proses pembangunan ada tiga kewenangan di tingkat pemerintahan. Yakni, kewenangan pusat, propinsi dan kabupaten. "Nanti aspirasi masyarakat ditampung dan akan ditelaah di kewenangan mana. Jika kabupaten akan disampaikan ke Pemerintah Kabupaten. Jika kewenangan propinsi akan diperjuangkan di propinsi," tandasnya.(hendro)


Tels foto: Wakil Ketua DPRD Sumut melakukan reses

Kapolres Labuhanbatu Ajak Ratusan Penggali Kubur Nazir Masjid Markombur dan Sarapan Pagi

By On October 30, 2018

Labuhanbatu (SP) - Kepolisian Resort (Polres) Labuhanbatu laksanakan kegiatan 'Markombur dan Sarapan Pagi' bersama ratusan penggali kubur, Nazir Masjid dan petugas penyapu jalan se-Labuhanbatu Raya (Labuhanbatu, Labura dan Labusel) di Aula Serba Guna Mapolres di Rantauprapat, Senin (29/10) pagi.

Kegiatan Markombur dan Sarapan Pagi bersama para penggali kubur, Nazir Masjid dan petugas penyapu jalan se-Labuhanbatu Raya tersebut dilaksanakan Polres Labuhanbatu bertujuan membangun hubungan silaturrahmi dan menciptakan sinergitas serta netralitas pada pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden serta Wakil Presiden (Pilpres), April 2019 mendatang.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang SH SIK, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh penggali kubur, Nazir Masjid dan petugas penyapu jalan yang telah hadir memenuhi undangan pihaknya untuk mengikuti kegiatan Markombur dan Sarapan Pagi bersama itu.

"Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas keringanan langkah bapak ibu, serta saudara-saudara sekalian untuk hadir dalam acara Markombur dan Sarapan Pagi bersama ini. Pada kesempatan ini pula, saya mengajak bapak, ibu serta saudara-saudara sekalian untuk bersama-sama kita wujudkan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 mendatang menjadi Pemilu yang aman, damai dan kondusif. Dengan demikian, kita berharap kiranya perpecahan dan permusuhan di tengah-tengah masyarakat tidak akan pernah terjadi di Labuhanbatu Raya ini seperti yang pernah terjadi di daerah lain. Saya juga berharap, kita semua dapat sama-sama berdoa agar Labuhanbatu Raya ini tetap damai," kata AKBP Frido Situmorang.

Dalam kegiatan Markombur dan Sarapan Pagi bersama itu, juga tampak hadir Wakapolres Labuhanbatu, Kompol Anggoro Wicaksono SIK SH MH, para Kasat, Kabag, Kapolsek serta sejumlah Perwira Kepolisian lainnya di jajaran Polres Labuhanbatu. Kegiatan yang dilaksanakan Polres Labuhanbatu tersebut diakhiri dengan pemberian jas hujan (mantel) dan paket Sembako dari Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang SH SIK, kepada para penggali kubur, Nazir Masjid dan petugas penyapu jalan yang hadir. Diteruskan dengan berfhoto bersama, kemudian menyanyikan lagu kebersamaan, "Gebyar-gebyar," dalam suasana penuh keakraban.(hendro)

Teks Foto : Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang SH SIK bersama para penggali kubur, Nazir Masjid dan petugas penyapu jalan

     

Pemkab Labuhanbatu Gelar Bursa Inovasi Desa Tahun 2018

By On October 30, 2018

Labuhanbatu (SP) - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu gelar Bursa Inovasi Desa tahun 2018, yang berlangsung di Aula Asrama Haji Ujung Bandar Rantauprapat, Senin (29/10/2018). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa tersebut diharapkan dapat memberikan inovasi-inovasi yang terbaik untuk seluruh desa se-Labuhanbatu.

Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT mengatakan, inovasi merupakan kegiatan riset yang sengaja dilakukan untuk menerapkan suatu ide atau ilmu pengetahuan yang baru. Inovasi sangat dibutuhkan dalam setiap kegiatan dan program pemerintah, baik itu ditingkat Kabupaten sampai ke tingkat Desa.

"Disetiap pertemuan, saya sudah beberapa kali menyampaikan bahwa kita semua yang bekerja di Pemerintahan dituntut untuk selalu berinovasi, buat ide-ide yang baru untuk kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Labuhanbatu," ujar Andi.

Andi Suhaimi mengimbau para Kepala Desa untuk memanfaatkan dana Desa dengan sebaik-baiknya. Beliau tidak mau nantinya para Kepala Desa tidak dapat mempertanggungjawabkan dana tersebut dan bersinggungan dengan aparat penegak hukum.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Zaid Harahap Sos, MM sekaligus selaku Ketua Tim Inovasi Kabupaten Labuhanbatu menjelaskan, dana Desa yang diterima Pemkab Labuhanbatu setiap tahunnya semakin meningkat, yakni pada tahun 2015 sebanyak Rp.21.663.628.000,-, sedangkan pada tahun 2016 sebanyak Rp.48.622.618.000,-, dan pada tahun 2017 sebanyak Rp.62.369.285.00,-.

Lebih lanjut Zaid menjelaskan, untum penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) se-Kabupatem Labuhanbatu sebesar Rp.33.642.000.000,- yang tersebar di 75 bumdes yang sampai saat ini masih berjalan. Bumdes Desa Sei Tampang memberikan kontribusi keuntungan terbesar yakni sebesar Rp.32.000.000,- setiap bulanya.

Ketua panitia pelaksana Bursa Inovasi Desa Indra Firdaus SE menyampaikan, kegiatan ini merupakan suatu wadah pameran ide-ide dari masyarakat yang berkembang untuk pembangunan masyarakat di Desa itu sendiri, tujuannya adalah untuk membantu serta meningkatkan kualitas pembangunan desa melalui pertukaran ide.

Adapun peserta pada kegiatan tersebut berasal dari 75 Kepala Desa se-Labuhanbatu dengan masing-masing pendamping yakni BPD dan tokoh masyarakat serta dihadiri oleh ketua tim dari 7 Kecamatan. Para Kepala Desa nantinya akan mengunjungi ruang bursa inovasi untuk memilih inovasi-inovasi yang cocok untuk diterapkan disetiap Desa didaerahnya.(hendro)

Teks foto : Plt Bupati Labuhanbatu

Nasir Warga Dusun V Desa Marindal 1 Ditangkap Polsek Patumbak Diduga Lagi 'Narik' Shabu

By On October 30, 2018

Patumbak (SP) - Polsek Patumbak menggerebek lokasi diduga marak penyalahgunaan narkoba, lokasi itu ialah Jalan Sejati, Dusun V,  Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang pada Kamis (11/10/2018) kemarin.

Informasi yang dihimpun wartawan, hasil dari penggerebekan, pihak kepolisian mengamankan Nasir (33) diduga sedang asyik menikmati narkoba jenis shabu. Bukan itu saja, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti narkoba jenis shabu. Mendapati itu, Nasir dan barang-buktinya dibawa ke Mapolsek Patumbak untuk proses lebih lanjut.

Terpisah, Kapolsek Patumbak AKP Gue Fitriadi SIK melalui Kanitreskrim Iptu Budiman Simajuntak ketika dikonfirmasi wartawan melalui selularnya pada Minggu (28/10/2018) sekira pukul 10:0.Wib membenarkan penangkapan terhadap Nasir.

"Tersangka tersebut (Nasir) proses sidik dan lanjut ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)," ujarnya menjelaskan.(reza)

Makam Agus Batal Dipindahkan, Ini Kata Kades Patumbak Kampung

By On October 30, 2018

Patumbak (SP) - Awalnya, gejolak penolakan dari warga Dusun 6, Desa Patumbak Kampung, Kec Patumbak Kab Deli Serdang atas dimakamkannya (dikubur) Agus Hariadi, tersangka pembunuhan satu keluarga di Desa Bangun Sari, Kec Tanjung Morawa, Kab Deli Serdang cukup tinggi.

Namun belakangan, penolakan itu berubah menjadi suatu keikhlasan. Puluhan warga yang bermukim di Dusun 6 tidak lagi mempermasalahjan makam Agus Hariadi. Semua keputusan warga itu bisa berubah dikarenakan adanya pertemuan dan musyawarah antara keluarga Agus Hariadi maupun peran serta pihak pemerintah, khususnya Desa Patumbak Kampung maupun pihak kepolisian.

Kepala Desa Patumbak Kampung, Ahmad Arifin ketika dikonfirmasi wartawan pada Minggu (28/10/2018) sore melalui selularnya membenarkan hal tersebut.

"Masyarakat Dusun 6 sudah ikhlas dan ridho, masyarakat sepakat dan makam Agus Hariadi tidak jadi dipindahkan," kata Kepala Desa menerangkan.

Lanjut Kepala Desa Patumbak Kampung Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang kepada wartawan mengatakan bahwa makam Agus Hariadi tidak jadi dipindahkan, hal itu sudah menjadi keputusan dan persetujuan antara pihak keluarga dan masyarakat, khususnya masyarakat Dusun 6 Desa Patumbak Kampung.

"Iya kita telah melakukan rapat musyawarah antara keluarga Agus Hariadi dan dan masyarakat Dusun 6 maupun STM Dusun 6 selaku penanggung jawab atau pemilik tanah wakaf, hasilnya masyarakat Dusun 6 sepakat makam Agus Hariadi tidak jadi dipindahkan, pihak keluarga dari Agus Hariadi sudah sepakat kepada STM Dusun 6 tanpa ada unsur paksaan," tambahnya.

Kepala Desa Patumbak Kampung mengaku bersyukur dengan hasil musyawarah yang dilakukan, Kepala Desa berharap agar masyarakat khususnya STM Dusun 6 dan pihak keluarga dari Agus Hariadi duduk bersama untuk mencari solusi agar tidak ada permasalahan di waktu yang akan datang.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, puluhan warga Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak mendatangi tempat pemakaman umum (TPU) melakukan protes atas dikuburkannya jenazah Agus Hariadi, salah seorang tersangka pembunuhan satu keluarga di Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang  yang ditembak mati polisi beberapa waktu lalu.

Pantauan wartawan dan wawancara kepada warga dilokasi kejadian Rabu (24/10) sore kemarin tidak hanya melakukan protes secara langsung, warga juga menempelkan sejumlah poster diatas makam Agus Hariadi bertuliskan protes atas dimakamkannya jenazah tersangka pembunuhan berinisial AH.(reza)

Teks foto : Kades Patumbak Kampung

Ada Bayi Laki-Laki Dibuang Diteras Rumah Pendeta. Polisi Lakukan Lidik

By On October 30, 2018

Medan (SP) - Warga Jalan Karya Perbatasan, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia dibuat heboh dengan penemuan bayi laki-laki, di teras rumah Pendeta (Pdt) Periangan Sirait (46), Minggu (28/10) sekitar pukul 21.30 WIB.

Saat ditemukan, bayi yang diduga dibuang oleh orangtuanya ini berada dalam kondisi sehat.

Kapolsek Delitua, Kompol BL Malau mengatakan, bayi ini pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah. Saat itu, Pdt Periangan Sirait yang baru saja pulang dari swalayan dikagetkan dengan keberadaaan seorang bayi diteras rumahnya.

"Bayi ini ditemukan oleh pemilik rumah saat ia baru pulang kerumah," ungkapnya kepada wartawan, malam.

BL Malau menceritakan, melihat itu, Pdt Periangan lalu memanggil istrinya, Roita Simatupang (49) dan tetangganya, Taufik Riswandi Lubis (51) untuk bersama-sama melihat bayi tersebut.

Selanjutnya, ketiganya lalu melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Lingkungan (Kepling) setempat, yang oleh Kepling, laporan warganya itu diteruskan ke Polsek Delitua.

"Mendapat laporan itu, kita langsung meluncur ke lokasi penemuan untuk mengecek kondisi bayi," terangnya.

BL Malau mengaku, setelah melakukan pengecekan, dirinya memastikan jika kondisi bayi tersebut benar dalam keadaan sehat. Atas temuan tersebut, lanjut dia, pihaknya akan melakukan penyelidikan, guna mencari orang yang membuang bayi itu dirumah Pdt Periangan.

"Terkait temuan ini kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Selain itu kita juga sudah mencari saksi-saksi yang mungkin mengetahui siapa yang meletakkan bayi itu di TKP," pungkasnya.(tim)

Teks foto : bayi yang ditemukan

Supra X Kakek 'Lenyap' di Bawa Kawan Cucunya

By On October 29, 2018

Delitua (SP) - Kakek mana yang tidak syok, sepeda motor satu-satu miliknya dibawa kabur oleh teman cucu. Akibatnya korban bernama J Harianja (72) warga Simalingkar Kecamatan Medan Tuntungan harus merugi Rp 9 juta.

Begini ceritanya, saat korban mendatangi Polsek Delitua Senin (29/10) sore. Sabtu (27/10) malam, cucu korban Nikolas Harianja (19), meminjam sepeda motor motor kepada korban. Nikolas pun menuju kesebuah warnet "Dimpi" di Jalan Tembakau Raya Kecamatan Medan Tuntungan. Sekira pukul 21.00 wib, korban yang asyik bermain warnet didatangi oleh Kevin Hutapea (19) dan temannya Agus Siahaan. Keduanya datang meminjam sepeda motor, dengan alasan hendak kerumah kakak kandung Agus Siahaan, hendka meminta uang di Jalan Setia Budi Medan.

Samapainya di Jalan Setia Budi, ternyata kakak Agus tidak berada di rumah. Namun, Kevin dan Agus tetap menunggu. Dua jam ditunggu, kakak Agus tak kunjung pulang. Keduanya pun memutuskan untuk kembali dan mengembalikan sepeda motor kepada Nikolas. Saat di kembalikan, Nikolas tidak terima dengan alasan saat memberikan pinjaman sepeda motor minyak penuh dan di kembalikan tinggal sedikit. Kevin pun membarikan uang kepada Nikolas sebesar Rp 6 ribu. Sempat terjadi adu mulut antara keduanya.

Agus Siahaan mengambil kesempatan, meminta kunci kepada Nikolas dengan alasan kembali kerumah kakaknya yang ada di Jalan Setia Budi. Di pertengahan jalan, Agus rupanya mempunyai niat jahat, menyuruh Kevin untuk turun. Dua jam di tunggu, Agus tidak kembali. Kevin Hutapea langsung menjumpai Nikolas dan mengatakan, "Kereta kau tadi dibawa kabur si Agus" Mendengar laporan Kevin, Nikolas jadi kalang kabut.

Keduanya mencari keberadaan Agus, Minggu dinihari sampai Minggu siang. Akan tetapi Agus tidak ditemukan. Nikolas yang merasa bersalah, tidak berani pulang untuk memberitahukan kepada kakeknya. Senin (29/10) pagi sekira pukul 09.00 wib, Nikolas pulang kerumah. Nikolas langsung bertemu kakek dan kakak sepupunya dan langsung diintograsi. Nikolas menjawab dengan sejujurnya, "Kereta opung dibawa lari kawan si Kevin bernama Agus," kata Nikolas.

Jelas J Harianja syok dan geram, kakek yang sudah uzur ini pun membawa cucu dan Kevin ke Polsek Delitua. Sampainya di kantor Polisi, kakek yang mempunyai 10 cucu ini hendak melaporkan penipuan dan penggelapan sepeda motor miliknya. Akan tetapi, di karenakan cucu kandungnya juga akan masuk dalam laporan. J Arianja akhirnya tidak jadi membuat laporan

"Kami pulang lah ya pak, biar kami cari dulu si Agus yang larikan sepeda motorku. Kalo nanti jumpa, kami akan kembali lagi kemari," ucap korban di hadapan petugas yang jaga. (tim)

Teks foto: J Harianja (kiri), Kevin Hutapea (tengah) dan Nikolas Harianja (kanan)

Ustadz Abdul Somad Tabligh Akbar di Kampus UPMI Medan

By On October 29, 2018

Medan (SP) - Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan bersama dengan Ustadz H Abdul Somad LC MA gelar Tabligh Akbar di Kampus UPMI II, Jalan Balai Desa, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang pada Selasa (30/10/2018) sekira pukul 10:00 Wib.

Kegiatan Tabligh Akbar dihadiri oleh ribuan dari mahasiswa-mahasiswi UPMI, masyarakat sekitar maupun dari pengajian-pengajian sekitar.

Selain kegiatan Tabligh Akbar di lokasi juga diadakan pengumpulan donasi dana untuk masyarakat Palestina yang bekerja sama dengan Komite Nasional Rakyat untuk Palestina (KNRP), Selain itu untuk mengumpulkan donasi dana, panitia dan KNRP juga melelang beberapa benda, diantaranya lukisan SAL dan benda lainnya.

Dalam pidatonya Ustadz Abdul Somad LC Ma mengatakan pentingnya orang tua mengajarkan ilmu agama terhadap anak anaknya karena itu merupakan bekal untuk masa depannya.

Bahkan Ustadz Abdul Somad juga menginginkan agar pemerintah memperhatikan guru guru agama, guru guru ngaji di dunia pendidikan di tingkat TK, SD SMP, SMA.

"Pemerintah bisa menggunakan uang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD maupun APBN, yang penting guru agama diperhatikan," kata Ustad Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad mengaku bahwa tema yang digelar pada acara Tabligh Akbar ialah berpegang teguh kepada al-quran dan hadis adalah tema yang baik, Ustad Abdul Somad juga menyampaikan apresiasi terhadap Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia yang menggelar Tabligh Akbar ini.

Diakhir acara, Rektor UPMI Medan, H Alimukti Tanjung SH MM mengucapkan terima kasih kepada piha-pihak terkait, diantaranya pihak kepolisian, panitia maupun mahasiswa-mahasiswi serta masyarakat yang hadir di acara Tabligh Akbar ini.

"Kiranya di kegiatan tabligh akbar ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat yang hadir dan dapat menyerap ilmu ilmu ataupun pengetahuan yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad," kata Rektor.

Kedepannya, Rektor juga berharap agar mahasiswa-mahasiswi bisa mempertahankan Kesatuan Negara Republik Indonesia ini.

"Dengan teknologi yang ada saat ini saya berharap agar mahasiswa mahasiswi Tidak melupakan ilmu agama karena itu sangat penting untuk dunia maupun di akhirat," tambah Rektor.

Rektor mengaku bahwa di kampus UPMI tidak ada pelajaran ilmu khusus agama, namun pendidikan agama selalu diajarkan kepada mahasiswa masing-masing.

"Karena ilmu agama merupakan bekal di dunia dan akhirat, dan untuk mempertahankan NKRI semua harus bersama-sama bersatu, ilmu agama itu penting," sambung Rektor.

Rektor mengaku mengambil tema berpegang teguh terhadap Alquran dan Hadis karena sesama umat, bangsa harus saling menyayangi dan mengasihi.

"Karena dalam hidup islam kalau sudah lari dari Alquran akan berpolapikir benci sesama agama dan itu tidak ada dalam Alquran. Saling membagi saling mengasihi itulah yang ada dalam alquran. Makanya saya mengajak agar kita berpegang teguh kepada Alquran dan Hadis," ujar Rektor menjelaskan.(reza)

Teks foto : Rektor UPMI H Alimukti Tanjung SH MM dan Ustadz Abdul Somad LC MA


1 Unit Mobil Plat BL Terbakar di Jalan Tritura Medan

By On October 28, 2018

Medan (SP) - Satu unit mobil penumpang warna putih bernomor polisi BL 1177 PB, jurusan Medan-Banda Aceh terbakar di Jalan Tritura, Kelurahan Harjosari 2, Medan Amplas pada Jumat sekira pukul 22:30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun terbakarnya mobil tersebut sempat membuat penumpang yang berada didalam mobil berhamburan keluar.

Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan M Yunus mengatakan, objek yang terbakar mencapai 10%. Setelah petugas BPBD  menerima informasi dari masyarakat, 1 unit mobil Damkar diturunkan untuk memadamkan api.

"Objek yang terbakar 1 unit mobil plat kuning nomor polisi BL 1177 PB jurusan Medan- Banda Aceh. Persentase terbakar 10%, korban atau luka nihil. Penyebab diduga korsleting di bagian mesin," ujar Yunus.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.(tim)

Teks foto : mobil yang terbakar

Ditresnarkoba Polda Sumut Lidik Dua Komplotan Polisi 'KW' Resahkan Masyarakat

By On October 28, 2018

Medan (SP) - Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto SH mengaku akan melakukan lidik atas adanya informasi masih ada dua komplotan polisi gadungan (KW) lagi yang belum ditangkap, dua komplotan ini merupakan kelompok atau teman-teman dari Herman CS yang telah dilakukan penangkapan terlebih dahulu.

"Benar atas adanya informasi dari Herman CS mengaku bahwa masih ada dua kelompok lagi pelaku seperti mereka yaitu menyaru sebagai polisi gadungan, lalu menangkap pecandu, pengedar atau bandar narkoba setelah ditangkap lalu dilepas dengan uang tebusan jutaan rupiah," kata Kapolda Sumut kepada awak media pada Kamis (25/10/2018) siang.

Herman yang berperan sebagai polisi gadungan jika melakukan aksi ini menyatakan kepada pihak kepolisian bahwa di (Provinsi Sumatera Utara) masih ada dua kelompok lagi yang selalu beraksi sebagai komplotan polisi gadungan.

"Mohon doanya agar bisa kita tangkap, memang kasus seperti ini sangat membahayakan. Kepada masyarakat, apabila ada keluarganya yang menjadi pecandu narkoba dan kemudian ada anggota yang menggaku anggota polri dan bisa membebaskan segera laporkan. Jangan mudah percaya dan tertipu dengan situasi ini, para pelaku menyaru sebagai anggota polri dengan seragam dan perlengkapan dinas," terang Kapolda Sumut didampingi oleh Direktur Reserse Naekoba (Dirresnarkoba) Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung dan Wadirresnarkoba AKBP F Yusandy SIK.

"Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan melanggar undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 pasal 2 ayat 1 barangsiapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa menyembunyikan persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan mempergunakan, atau mengeluarkan dari Indonesia suatu senjata pemukul yang terpendam atau senjata penulis hukum dengan hukuman penjara setinggi-tinggi 10 tahun serta pasal 368 tentang pemerasan," ungkap Kapolda Sumut.

Sebelumnya, komplotan pelaku yang selalu melakukan aksi kejahatan dengan menyaru sebagai anggota kepolisian ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut pada Senin (22/10/2018) sekira pukul 17:00 Wib di Jalan Wahid Hasyim Medan. Modus pelaku yaitu menangkap pecandu, pengedar bahkan bandar narkoba. Setelah ditangkap, lalu pelaku melepas korbannya dengan memberikan sejumlah uang.(reza)

Teks foto : Kapolda Sumut didampingi Dirresnarkoba dan Wadirresnarkoba memaparkan hasil pengungkapan

Jalan Patumbak Amplas Pasar V Rusak Parah dan Membahayakan

By On October 28, 2018

Patumbak (SP) - Warga Kecamatan Patumbak dan Kecamatan Talun Kenas, Kabupaten Deli Serdang sangat kecewa kepada pemerintah, pasalnya Jalan Pertahanan atau Jalan Patumbak - Amplas Pasar V, Desa Patumbak II sangat membahayakan. Dimana ratusan pengendara selalu melintasi jalan yang kondisinya memprihatinkan.

Seperti terpantau oleh awak media pada Sabtu (27/10/2018) sekira pukul 17:00 Wib, Jalan yang selalu digunakan masyarakat berlalulintas itu berlubang sangat parah. Masyarakat harus berhati-hati ketika melintasi lokasi. Selain jalan berlubang, lokasi juga selalu banyak abu jika musim panas.

P Barus, salah satu masyarakat sekitaran lokasi mengaku kecewa terhadap pemerintah. Dirinya menduga bahwa pemerintah tidak peduli dengan kondisi di desanya.

"Jika pemerintah peduli, pasti jalan yang rusak ini segera diperbaiki, ini sangat membahayakan masyarakat yang melintas. Apalagi jalan ini juga selalu dilintasi oleh truk pengangkut batu, pasir dan lainnya," kata warga.

Warga tadi memohon agar pemerintah segera merespon segala keluhan dari masyarakat.

"Kami (masyarakat) berharap agar jalan yang rusak segera diperbaiki sebelum 'makan' korban atau memang menunggu adanya korban," ungkapnya menduga.
(reza)

Teks foto : Jalan yang rusak

TK PAUD Terpadu Kartini Kunjungi Dinas Perpustakaan Labuhanbatu

By On October 27, 2018

Labuhanbatu (SP) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu yang berlokasi di Jalan Meranti No. 4 Rantauprapat, Jum'at (26/10/2018) pagi telah menerima kunjungan sekitar 50 orang anak-anak TK Yayasan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Kartini Rantauprapat yang langsung dipimpin Kepala TK PAUD Terpadu Kartini Aminah Sri Sila, S.Pd AUD.

Kunjungan anak-anak TK dari Yayasan TK PAUD Terpadu Kartini yang diketuai Hj. Fatimah Adriani Muflih (Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu) ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu ini tujuannya adalah untuk menumbuhkan bakat dan minat membaca sejak usia dini kepada anak-anak TK PAUD Terpadu Kartini Rantauprapat.

Menurut Kepala TK PAUD Terpadu Kartini Rantauprapat Aminah Sri Sila, S.Pd AUD, kunjungan kami ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu pada hari ini adalah untuk memperkenalkan kepada anak-anak Perpustakaan Umum supaya bertambah giat dan rajin belajar membaca agar menjadi anak yang berguna bagi nusa bangsa, dimana tujuan utamanya adalah untuk menumbuhkan bakat dan minat membaca sejak usia dini kepada anak-anak TK PAUD Terpadu Kartini Rantauprapat.

"Insya Allah kedepannya kami akan berkunjung ke Perpustakaan ini sebulan sekali, karena yang kami kunjungi itu tidak hanya ke Perpustakaan ini, kami dan anak-anak juga mengunjungi Kantor Polisi, Pemadam Kebakaran, Kompi 126/KC dan tempat-tempat lain yang dapat menambah wawasan dan ilmu kepada anak-anak hal ini berkelanjutan kami lakukan," katanya.

"Rencana kami untuk anak-anak PAUD kedepan, kami akan terus membimbing atau mengajak anak-anak supaya mereka terus rajin membaca biar menjadi anak yang berguna, biar menjadi anak yang cerdas dan berguna serta bermanfaat bagi orang lain," kata Aminah Sri Sila.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Ir. H. Leo Sunarta Marpaung, M.MA pada kesempatan itu menjelaskan, "Kegiatan kami pada hari ini adalah menerima kunjungan anak-anak PAUD Kartini, dimana PAUD Kartini adalah binaan dari Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu binaan ibu Hj. Fatimah Adriani Muflih dan sebagai penasehat adalah Ibu Hj. Rosmanidar Andi Suhaimi Dalimunthe Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu."

"Kegiatan hari ini adalah anak-anak berkunjung ke Perpustakaan, di Perpustakaan ini kita perkenalkan kepada mereka bahwa untuk menjadi orang yang sukses, orang yang berhasil, kita harus memberikan edukasi kepada mereka sejak dini bahwa membaca itu adalah sangat penting. Supaya kegiatan itu tidak membosankan, kami mengadakan dongeng oleh pendongeng binaan Dinas Perpustakaan.  Di sampingisamping dan membaca dengan mereka, sebagai oleh-oleh kami berikan buku dongeng cerita rakyat pulau sikantan untuk menjadi bahan pembelajaran orang tua kepada anaknya," jelas Leo Sunarta Marpaung.

Dalam kunjungan tersebut anak-anak TK PAUD Terpadu Kartini Rantauprapat ini terlihat begitu bahagia, senang dan gembira, karena selain dapat mendengarkan cerita dongeng Kak Maya dari Kampung Dongeng Labuhanbatu, anak-anak tersebut juga leluasa untuk membaca dan melihat-lihat buku serta menyanyi bersama.(hendro)

Teks foto : anak-anak TK PAUD saat mengunjungi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah Labuhanbatu

Hadiri Ijtima di Mesjid Raya Al-Ikhlas, Plt Bupati Labuhanbatu Katakan Ini

By On October 27, 2018

Labuhanbatu (SP) - Memupuk rasa persatuan dan ukhuwah islamiyah Plt Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunte ST.MT Ikuti pertemuan akbar atau Ijtima kaum muslimin Kabupaten Labuhanbatu di masjid raya Al-Iklas ujung bandar Kecamatan Rantau Selatan Sabtu (27/10/2018).

Kehadiran Plt Bupati Labuhanbatu Dalam acara silaturahmi tersebut bertujuan memupuk rasa persaudaraan islam (Ukhuwah Islamiyah) sekaligus membangun kesepakatan (Ijtima) rasa persatuan dan kesatuan yang semakin kuat atara sesama ummat muslim di Kabupaten Labuhanbatu sehingga kondusifitas daerah semakin lebih mantap dan keindahan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara kedepan semakin lebih baik lagi.

Dihadapan lebih kurang 5.000 Jemaah yang hadir Plt. Bupati Labuhanbatu menyampaikan rasa sangat senang atas terlaksananya acara itu.

"Saya bangga dan sangat bahagia acara seperti ini bisa terlaksana di Labuhanbatu, semoga hal ini membawa hidayah bagi Kabupaten Labuhanbatu, sehingga  Labuhanbatu semakin lebih baik ke depannya," katanya.

Lebih lanjut H.Andi Suhaimi Dalimunthe, selaku Kepala Daerah Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan besar harapanya kiranya kegiatan-kegiatan keagamaan dimasjid-masjid semakin dihidupkan dan jamaah jangan disusupi kepentingan-kepentingan sesaat seperti politik.

Hadir dalam acara dimaksud antara lain, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu, KH Darwis Husin,LC, Kakan Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Drs. H. Safiruddin, M.Pd, Plt. Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Drs. Ikramsyah Putra Nasution, MM, H. Syamhasri, SH/Pengurus Badan Kemakmuran Mesjid Agung Rantauprapat, Ustadt Drs. H. Makmur TB Siregar, Para Syeh/Tuan Guru, Tokoh-Tokoh Agama Islam, TNI, POLRI dan Para Jemaah dari berbagai Badan Kemakmuran Masjid dan Persulukan dalam Kabupaten Labuhanbatu Raya.(hendro)

Teks foto : Plt Bupati Labuhanbatu menghadiri Ijtima

Tiga Pria ini di tangkap Polsek Marbau di Kebon Sawit

By On October 27, 2018

Labuhanbatu (SP) - Tiga orang pria di tangkap personil Polsek Marbau Polres Labuhanbatu saat patroli di daerah desa Lobu Rampah, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhan Batu Utara Sabtu 27/11/18 sekira pukul 11.35 Wib.

Ketiga pria berinisial Ar (23), DAP (18), MN (24) warga desa Pulo jantan, Kecamatan Na IX X ini di tangkap petugas lantaran kedapatan mengantongi serbuk putih di duga narkoba jenis sabu.

"Ketiganya kita amankan karena di temukan dari ketiga pelaku ini sejumlah barangbukti berupa alat hisap sabu (bong), satu klip plastik transparan berisi serbuk putih di duga sabu, satu buah pipet (skop) dan satu buah mancis," jelas Kapolsek Marbau, AKP Mulyadi.

Di jelaskannya penangkapan ketiga pria ini bermula Pada hari sabtu tanggal 7 Oktiber 2018 sekira pukul 11.30 Wib, di mana pada saat itu Personil Polsek Marbau Melaksanakan rutinitas patroli diseputaran wilayah hukum polsek merbau.

Pada saat melintas dijalan desa lobu rampah personil polsek merbau melihat ada nya 3 (tiga) org laki laki mencurigakan yang sedang berada diladang masyarakat yang tak jauh dari jalan desa loburampah.

melihat gerak gerik ketiga orang laki laki tersebut personil kemudian mendekati mereka untuk melakukan pemeriksaan.

Usai menghampiri mereka personil meminta ketiga laki laki tersebut untuk mengeluarkan isi kantong mereka dan setelah itu personil memeriksa sekitar TKP tempat mereka berada, dan di temukan satu (1) buah alat isap atau bong, satu (1) buah mancis, satu (1) buah plastik klip yang berisikan sabu,  satu (1) buah pipet atau skop.

"Setelah menemukan sejumlah barang bukti kemudian ketiga pria tersebut beserta barang bukti kita bawa ke mapolsek Marbau guna proses penyidikan lebih lanjut," tutup Kapolsek.(hendro)

Teks foto : pelaku

Tiga Pemain Judi Ditangkap Polsek Kampung Rakyat

By On October 27, 2018

Labuhanbatu (SP) - Tiga pemain judi dadu menjalani rangkaian pemeriksaan di Mapolsek Kampung Rakyat. Ketiganya terpaksa ‘diputar’ penyidik untuk mengembangkan kasus tindak pidana yang diatur dalam Pasal 303 KUHP.

Ketiganya yakni SR alis Pian (28), YH alias Usup (25) dan MAT alias Akbar (21) diamankan petugas pada, Jumat (26/10/2018) sekira pukul 21.30 jalan lingkar Dusun Kampung Antara Desa Tanjung Medan, kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

“Dari TKP, tim mengamankan barang bukti dua set mata dadu, satu buah piring warna putih, dua buah timba, satu lembar karpet yang bertuliskan angka-angka, dan uang sebesar Rp 232.000,” kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Kampung Rakyat, AKP Hitler Sihombing, Sabtu (27/10/2018).

Kapolsek menjelaskan, kronologis penangkapan ini terjadi pada Jumat (26/10/2018) sekira pukul 20.30 saat petugas mendapat informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa di kampung antara tepatnya di belakang rumah Rolix sering terjadi permainan judi jenis dadu.

Petugas Polsek Kampung Rakyat langsung mendatangi ke TKP dan melakukan lidik dan melihat sekumpulan orang sedang bermain judi jenis dadu.

“Petugas yang sudah siaga langsung melakukan penangkapan dan mengamankan tersangka bersama barang bukti dan selanjutnya dibawa ke Mako guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya menjelaskan.(hendro)

Teks foto : pelaku

Kapala Boru Naibaho Berdarah Dianiaya Suaminya

By On October 27, 2018

Delitua (SP) - Hanya gegara tak di kasih minta duit, R Boru Naibaho (35) warga Jalan Jamin Ginting Gang Keluarga Kec Medan Tuntungan. Mandi darah di hajar Putra Ginting (36) yang merupakan suaminya sendiri di simpang 3 Jalan Setia Budi Ujung Kel Tuntungan Kec Medan Tuntungan Sabtu (27/10) sekira 10.15 wib.

Mahligai rumah tangga yang di bina selama 17 tahun dan di karunia 2 orang anak tak membuat prilaku Putra Ginting berubah. Di karenakan suatu hal yang sepele, terkadang R Boru Naibaho di pukuli. Tak sanggup menerima perlakuan suaminya, akhirnya korban mendatangi Mapolsek Delitua guna membuat laporan.

"Dari rumah saya hendak ke Lau Cih hendak berjualan. Tiba di persimpangan  3 Jalan Setia Budi Ujung, betor (becak bermotor) yang saya tumpangi di kejar suami saya. Begitu bertemu, suami saya menyuruh betor berhenti. Begitu berhenti, suami saya meminta uang kepada saya. Karena tidak di berikan, suami saya langsung meninju dan mengantukkan kepala saya ke besi betor hingga kepala saya berdarah," beber korban.

Melihat korban sudah lemas karena banyak mengeluarkan darah. Putra Ginting langsung merampas tas korban yang terselip di pinggangnya. Begitu tas sudah di kuasai, Putra Ginting langsung mengambil uang korban Rp 200 ribu. Selesai mengambil uang, Putra Ginting meninggalkan korban sekarat di atas betor.

"Supir betor tidak berani melerai Putra Ginting saat menghajar saya. Dan selesai kasus saya di proses polisi, saya akan pulang kampung," jelas penjual sayur ini saat membuat laporan di Mapolsek Delitua.

Kapolsek Delitua kompol BL Malau membenarkan laporan korban dan berjanji segera memprosesnya. (reza)

Teks foto : korban saat di Mapolsek Delitua

Kapolda Sumut : Mari Kita Jaga Kebersihan dan Kamtibmas

By On October 26, 2018

Medan (SP) - Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto SH menyambut kedatangan ribuan pahlawan kebersihan se Kota Medan, di halaman Mapolda Sumut, pukul 17.20 WIB, pada Jumat (26/10) kemarin.

Selain bersilaturahmi, Kapolda juga membagikan bingkisan sembako dan santunan kepada 2350 warga yang terdiri dari Petugas pembersih jalan, petugas pertamanan, pembersih selokan (parit), pemulung dan pembantu rumah tangga.

Orang nomor satu di Polda Sumut menyambut kedatangan pahlawan kebersihan dan keasrian kota Medan, mendatangi dan bersalaman dengan satu persatu warga, kemudian berfoto bersama.

"Pak, pak, salaman dulu pak, habis tu kita foto Selfi," kata Poniro salah satu petugas kebersihan.

"Boleh pak, Ayuk, Ayuk, saya ini juga rakyat biasa dan milik bapak bapak (masyarakat)," kata jenderal bintang dua tersebut sambil tersenyum.

Irjen Agus Andrianto berterimakasih kepada pahlawan kebersihan dan keasrian Kota Medan ini, karena tanpa mereka, Medan akan semberaut dan terlihat kumuh.

Ia juga meminta agar masyarakat jangan mau diadu domba hanya karena kepentingan politik kelompok tertentu, Sumatera Utara ini udah baik, mari kita pertahankan, jangan dirusak.

"Jangan mau diadu domba, mari kita jaga Sumut tetap aman, damai dan kondusif," pinta Agus.

Dalam tatap muka tersebut, Kapolda Sumut memaparkan program kerja menuju seratus harinya yang sudah dilakukan yaitu menertibkan kemacetan kota Medan dengan membongkar baleho yang berdiri tak sesuai ijin, membongkar pos Polisi, pos OKP yang berdiri tak sesuai ijin, menggelar silaturahmi dengan kolompok masyarakat kecil seperti supir angkot, tukang becak, komunitas biker, Bilal mayit, dan masyarakat pesisir.

Agus juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak cepat marah dan tersinggung. "Bapak, ibu, jangan dikit dikit marah, tersinggung, tidak baik, ya," tutupnya.(reza/rel)

Teks foto : Kapolda Sumut bersama dengan masyarakat

Jual Shabu 'KW', Komplotan Herman CS Ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumut

By On October 26, 2018

Medan (SP) - Puas karena aksinya berhasil, komplotan pelaku kejahatan menyaru sebagai polisi (polisi gadungan) menangkap dan melepas (tangkap-lepas) para korbannya yang khusunya pengguna ataupun pengedar narkoba akhirnya berhenti ditangan polisi. Dimana Komplotan ini ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumut pada Senin (22/10/2018) sekira pukul 17:00 Wib di Jalan Wahid Hasyim Medan.

Rupanya, selain melakukan tangkap lepas dengan meminta sejumlah uang kepada korbannya. Komplotan polisi 'KW' atau Gadungan ini juga menjual narkoba berbagai jenis, tetapi narkobanya pun 'KW' alias palsu. Tidak tanggung-tanggung, para pelaku juga menggunakan senjata api jenis sofgun untuk mendukung aksinya.

"Kami sudah dua kali melakukan aksi, pertama kami melakukan penangkapan terhadap Herman kemudian kami lepas dengan tebusan 2 juta pada hari Jumat tanggal 19 Oktober 2018 melakukan transaksi narkoba berpura-pura sebagai polisi dan menyerahkan sabu palsu kepada Nassar di Mandala dan belum ada menerima uang dan terakhir kami ditangkap polisi," kata Herman, satu dari lima tersangka yang perannya sebagai polisi 'KW' dan selalu memakai pakaian dinas.

Namun, diaksi yang terakhir ini sangat unik, dimana para pelaku sempat menodongkan senjata api jenis Sofgun kepada pihak kepolisian.

"Kami berniat menjual narkoba palsu kepada pihak kepolisian seharga Rp 53 juta, setelah disepakati, lokasi ketemu yaitu di Jalan Wahid Hasyim, ketika bertemu dilokasi, saya langsung menodongkan senjata saya kepada petugas kepolisian. Rupanya yang menjadi target kami adalah polisi. Hingga akhirnya kamipun ditangkap," kata Herman menceritakan akhir dari kisah kejahatannya kepada pihak kepolisian.

"Dikarenakan tergiur uang puluhan juta rupiah, para pelaku tidak sadar, rupanya mereka sedang bertransaksi dengan pihak kepolisian yang sedang menyaru sebagai pembeli narkoba mereka. Hingga akhirnya para pelaku berhasil ditangkap," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto SH  saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus ini di Mapolda Sumut pada Kamis (25/10/2018) sore.

Komplotan pelaku yang menyaru sebagai polisi gadungan yang berhasil diamankan diantaranya Herman (52) warga Jalan Sei Mencirim Asri, Kec Sunggal Deli Serdang. Periadi alias Peri (38) warga Jalan Pasar I Tanjung Sari. Biembi Facdo (29) warga Jalan Sawit I Perumnas Simalingkar. Rudi Hartono (33) warga Jalan Puskesmas Gg Buntu Kelurahan Sunggal dan Ismail Nugroho (38) warga Jalan Pasar I Tanjung Sari.

Barang bukti yang disita dari para pelaku yaitu 1 bungkus plastik berisikan tawas, satu bungkus plastik besar bungkus kuaci Cina berisikan gula batu, sebanyak 257 butir pil ekstasi palsu, satu unit senjata api jenis airsoft gun warna hitam, satu senjata api jenis airsoft gun warna putih, 4 butir peluru jenin FN, ayam 10 lembar uang palsu dengan rincian Rp 20.000 sebanyak 8 lembar dan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 2 lembar, 1 buah borgol, 1 buat tanda kewenangan Polri, 1 buah baju PDL warna coklat, satu unit mobil Daihatsu merk Xenia warna silver BK 1355 EF.

"Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan melanggar undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 pasal 2 ayat 1 barangsiapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa menyembunyikan persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan mempergunakan, atau mengeluarkan dari Indonesia suatu senjata pemukul yang terpendam atau senjata penulis hukum dengan hukuman penjara setinggi-tinggi 10 tahun serta pasal 368 tentang pemerasan," ungkap Kapolda Sumut.(reza)

Teks foto : Herman (memakai) baju biru diinterogasi petugas kepolisian

Bapenda Labuhanbatu Sosialisasi Pajak Daerah dengan Pengusaha

By On October 26, 2018

Labuhanbatu (SP) - Dalam upaya membangun Labuhanbatu menjadi lebih meningkat ke depan, Bapenda melakukan sosialisasi pajak daerah bersama pengusaha-pengusaha yang berada di Kabupaten Labuhanbatu di Aula kantor Bapenda, Kamis, (25/10/2018).

Acara Sosialisasi tersebut dihadiri Perwakilan dari Para Pengusaha Hotel dan Restoran Rantauprapat, Kaban Tomy Harahap, Kabid Muslih dan seluruh Staf kantor Bapenda.

Dalam sambutannya, Tomy Harahap mengatakan bahwa dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah yang luas dan nyata, maka pemerintah daerah harus mampu menggali sumber keuangannya sendiri sehingga dapat menyediakan sumber-sumber pembiayaan untuk penyelenggaraan pemerintah dan Pembangunan.

Tomy juga menambahkan bahwa pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah yang memiliki peranan yang sangat strategis dalam meningkatkan kemampuan keuangan daerah dan akan digunakan untuk keperluan daerah bagi kemakmuran masyarakat.

"Untuk itu kita bersama-sama kumpul dengan Pengusaha-pengusaha yang ada di Rantauprapat ini, agar lebih mengetahui program pemerintah kabupaten dalam sosialisasi pajak daerah Labuhanbatu, yang bertema Mari kita bangun Labuhanbatu dengan pajak daerah," jelasnya.

Hal tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Nomor 05 tahun 2011 Tentang pajak mineral bukan logam dan batuan, Perda nomor 06 tahun 2011 Tentang pajak hotel, Perda Nomor 07 tahun 2011 Tentang pajak restoran, serta Perda Nomor 10 tahun 2011 Tentang pajak sarang burung walet.(hendro)

Teks foto : Bapenda Labuhanbatu melakukan sosialisasi

86 Prajurit Kipan C 126/KC Dilepas Pamtas RI-PNG

By On October 26, 2018

Labuhanbatu (SP) - Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT melepas keberangkatan sebanyak 86 orang prajurit Kompi Senapan C Yonif 126/KC yang akan melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI- Papua New Guinea (PNG) yang ditandai dengan acara tepung tawar di lapangan Kompi setempat, Jum'at (26/10/2018).

Dalam kesempatannya, Andi Suhaimi menghimbau kepada seluruh prajurit agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggungjawab, serta jangan risau dengan keluarga yang ditinggalkan, sebab, Pemkab Labuhanbatu akan tetap memberikan perhatian berupa dukungan selama prajurit dalam penugasan.

"Kami dari Pemkab akan terus memantau dan ikut membantu apa yang di butuhkan istri yang di tinggalkan, kiranya pada prajurit jangan banyak pikiran, laksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab, jaga nama baik TNI dan Kabupaten Labuhanbatu," pinta Andi.

Andi juga berpesan, agar nantinya di wilayah penugasan, prajurit dapat menjaga kesehatan dan stamina serta memperkuat kekompakan. Disamping itu, kepada keluarga yang ditinggalkan agar mendo'akan prajurit dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi menjaga perbatasan NKRI dan nama baik TNI.

"Hari ini saya merasa sangat bangga dan bersemangat, dengan baju loreng TNI lengkap yang saya pakai, ini merupakan bukti TNI adalah bagian dari rakyat, dan adalah tugas kami juga untuk tetap mendukung kegiatan seperti ini," sebut Andi.

Sementara, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, melalui momentum itu mengingatkan agar prajurit harus tangguh menjaga kesehatan sehingga tidak mudah terjangkit penyakit Malaria.

"Musuh yang paling mengerikan disana adalah penyakit Malaria, namun, itu dapat diatasi dan sudah ada obatnya. Yang penting disana nantinya tidak banyak pikiran, olahraga, dan jangan lupa berdo'a, jangan malas-malasan," urai Dandim.

Disisi lain, Dandim 0209 L/B Letkol inf Santoso mengemukakan kepada keluarga yang di tinggal agar jangan memberi beban serta tidak perlu khawatir. Sebab, Kodim 0209/LB yang merupakan 'Ayah Kandung' prajurit Kipan C 126/KC, akan tetap siaga menjaga isteri prajurit selama suaminya dalam penugasan.

"Jaga diri bagi yang di tinggalkan, yang penting sehat, pulang tidak ada masalah. Kita akan respon, jika ada yang kurang telefon, saya juga masih baru tetapi tidak ada masalah, kita siap," ucap Dandim.

Danki Senapan C 126/KC Kapten Inf J Sembiring, selaku perwira utama yang akan memimpin keberangkatan pengamanan perbatasan tersebut, mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda khususnya kepada Plt Bupati yang telah mempersiapkan acara pemberangkatan ini.

"Kami hanya bisa mengucapkan terimakasih kepada Bapak Plt Bupati, Bapak Kapolres serta seluruh elemen yang mendukung, dan tentunya ini menjadi motivasi bagi kami di dalam penugasan nantinya untuk memperoleh hasil yang maksimal," bilang Danki.

Pada pelaksanaannya, Danki menjelaskan bahwa tugas negara itu dijalankan selama 9 bulan dengan tambahan 25 hari perjalanan ke Papua New Guinea (PNG) tepatnya di Kabupaten Arso dengan menempati 4 Pos.

"Kami kembali mengucapkan terimakasih, juga telah mendapatkan bantuan buku pintar, obat-obatan, sarana olahraga dari Polres Labuhanbatu, semoga tugas yang kami emban dapat dilaksanakan seperti yang diinginkan," tutupnya.

Kegiatan itu diwarnai dengan tetesan air mata para isteri prajurit, dan pemberian tepung tawar oleh Forkopimda kepada sebanyak 86 prajurit Kipan C 126/KC. Tampak hadir Sekdakab Ahmad Muflih SH, Hakim PN Rantauprapat Teuku Maldani SH, jajaran Kepala OPD, serta puluhan personil Sat Sabhara Polres Labuhanbatu yang menggambarkan soliditas TNI-Polri semakin kuat.(hendro)

Teks foto : Plt Bupati bersama Dandim lepas pemberangkatan kipan 126

Kapolda Sumut Dukung Pemko Medan Berani Tertibkan Papan Reklame Menyalahi

By On October 26, 2018

Medan (SP) - Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto SH mengaku tetap akan mendukung Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara maupun Pemerintahan Kota (Pemko) Medan untuk terus melakukan penertiban terhadap papan reklame yang semrawut dan yang tidak memiliki izin.

"Kepada Pemko dan Pemprovsu harus tegas, lakukan penertiban jika ada papan reklame yang tidak memiliki izin dan berdiri ditempat yang dilarang," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto SH kepada wartawan di Mapolda Sumut pada Kamis (25/10/2018) siang.

Kapolda Sumut juga menegaskan agar pihak Pemko Medan maupun Pemprovsu berani dan tegas."Kita dari pihak kepolisian pastinya akan selalu mendukung kegiatan yang positif, jika tidak memiliki izin segera ditertibkan," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pihak Pemko Medan melakukan penertiban besar-besaran terhadap papan reklame yang menyalahi di Kota Medan. Banyak papan reklame raksasa dilakukan penertiban.(reza)

Perampokan di Medan Amplas, Polsek Patumbak 'Buru' Sopir Angkot Medan Bus 135

By On October 26, 2018

Kedua korban perampokan saat dirawat di rumah sakit 
Medan (SP) - Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SIK melalui Kanitreskrim Iptu Budiman mengaku terus menindaklanjuti kasus perampokan yang menimpa dua orang gadis yaitu Rizke Warsih Riana br sibarani (20) warga Dusun III Gg Segitiga Bangun Sari Kec Tanjung Morawa dan Ronita br Situmorang (20) warga Jalan Ujung Serdang Desa Ujung Serdang Kec Tanjung Morawa pada Sabtu 13 Oktober 2018 sekira pukul 11:00 Wib. Dimana kedua korban dirampok di seputaran Flyover Kec Medan Amplas didalam angkot bernomor 135 Medan Bus.

"Iya, tiga orang pelakunya sudah ditangkap, sedangkan untuk pengemudi angkot 135 masih terus dilakukan pencarian," kata Kanitreskrim Polsek Patumbak Iptu Budiman kepada wartawan pada Jumat (26/10/2018) sore.

Pihak kepolisian juga sudah melakukan pencarian sopir angkot ke terminal dan menjumpai mandor 135. Namun belum berhasil, bahkan para pelaku juga mengaku tidak mengenal sopir angkot dimana mereka (pelaku) melakukan perampokan.

"Mandor sudah kita (kepolisian) jumpai dan periksa, namun mandornya juga tidak tahu yang mana pelakunya. Karena angkot 135 ada puluhan. Sedangkan pelaku kita tanyakan mengaku tidak kenal dengan sopir angkotnya," tambahnya.

Sedangkan untuk penadah barang rampokan, para pelaku mengaku menjual dua unit hape kepada F.

"Kita sudah menangkap F, namun dalam kasus lain yaitu kasus narkoba. F mengaku tidak ada menerima barang rampokan dari pelaku. Jadi F kita kenakan UU narkotika karena dari F kita amankan dengan barang bukti narkoba," terangnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, korban perampokan didalam angkot menimpa Rizke Warsih Riana br sibarani (20) warga Dusun III Gg Segitiga Bangun Sari Kec Tanjung Morawa dan Ronita br Situmorang (20) warga Jalan Ujung Serdang Desa Ujung Serdang Kec Tanjung Morawa. Keduanya dirampok didalam angkot, bahkan korban juga dibuang dari dalam angkot yang ditumpanginya pada Sabtu 13 Oktober 2018 sekira pukul 11:00 Wib. Saat itu korban menumpangi angkot jurusan 135 tujuan Carrefour. Akibat dari kejadian itu, kedua korban mengalami luka yang cukup serius sehingga dibawa ke rumah sakit Mitra Sejati, uang dan hape korban juga hilang.

Tapi, beberapa hari setelah kejadian perampokan, pihak kepolisian dari Polsek Patumbak berhasil menangkap para pelaku.

Adapun terduga pelaku yaitu Firdaus Pangaribuan (28) warga Jalan Pengilar Ujung Gg Agian kec Medan amplas, Togimabangun Simorangkir (30) warga Jalan Garu 8 nomor 66 dan Dimson Simbolon (28) warga Pasar 9 Marelan Kec. Medan Labuhan. Satu dari tiga pelaku diberikan tindakan tegas terukur pada bagian kakinya.(reza)


Tangkap Lepas Diduga Terjadi di Mapolsek Patumbak, Paminal Polrestabes Medan Turun dan Cari Saksi Perangin-angin

By On October 26, 2018

Patumbak (SP) - Pasca diduga dilepaskannya Saksi Perangin-angin (35), oleh Polsek Patumbak, kini yang bersangkutan disebut-sebut melakukan pelarikan diri jauh dari kampung halamannya, yang berada di Dusun lll, Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang.

Saksi Perangin-angin disebut-sebut ditangkap Polsek Patumbak diduga atas kepemilikan 4 paket narkoba jenis Shabu, pada Minggu (7/10) siang, sekira pukul 14.00 WIB, di Penginapan 'Tembang Kenangan' di Jalan Patumbak-Talun Kenas, Tenda Biru, Pasar Vll Timur, Desa Patumbak 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

Namun, setelah terduga tersangka menginap 10 hari di sel tahanan Mapolsek Patumbak, selanjutnya pada Selasa (16/10) lalu, Saksi Perangin-angin dikabarkan dibebaskan polisi, setelah keluarganya diduga memberi 'uang' kepada penyidik.

Tetapi, setelah berita dugaan tangkap-lepas itu mencuat ke publik, selanjutnya Tim Paminal Polrestabes Medan langsung mendatangi Mapolsek Patumbak, tepatnya pada Sabtu (20/10), guna melakukan penyidikan.

Informasi didapat wartawan, dalam penyidikan yang dilakukan kepada Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi maupun Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak, tidak berjalan mulus. Sebab, ke dua perwira tersebut tidak mengaku kalau pihaknya ada menangkap dan melepas Saksi Perangin-angin terkait kepemilikan sabu.

Pantauan wartawan dilapangan, selanjutnya, tim Paminal Polrestabes Medan, hari itu juga mendatangi 'Penginapan Tembang Kenangan' guna mendapatkan keterangan dan bukti kuat atas penangkapan terhadap Saksi Perangin-angin. Dalam penyelidikannya di Penginapan Tembang Kenangan, didapat informasi, bahwa beberapa karyawati penginapan membenarkan atas penangkapan terhadap Saksi Perangin-angin dalam kasus kepemilikan sabu. Karena hari sudah larut malam, maka tim Peminal Polrestabes Medan kembali ke Medan.

Ke esokan harinya, tepatnya Minggu (21/10) pagi, tim Paminal Si Propam Polrestabes Medan mencari bukti atas penangkapan Saksi Perangin-angin di kediamannya, berada di Dusun lll, Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang. Di desa itu, tim Paminal Polrestabes Medan, mendapat keterangan dari warga sekitar yang mengatakan bahwa Saksi Perangin-angin baru keluar dari tahanan Polsek Patumbak terkait kepemilikan sabu-sabu.

“Di belakang rumah ku ini rumah dia (Saksi Perangin-angin) pak. Memang dia dikabarkan baru keluar dari Polsek Patumbak, karena informasinya ditangkap dalam kasus sabu-sabu. Kabarnya habis juga 30 juta untuk mengeluarkan dia,” terang warga sekitaran rumahnya.

Selanjutnya, tim Paminal Polrestabes Medan, bersama Kepala Dusun lll, (Kadus lll), Desa Selamat, Binawati mendatangi rumah orang tua Saksi Perangin-angin, yang rumahnya berdekatan dengan rumah Saksi Perangin-angin, guna menanyakan penangkapan atas anak laki-lakinya. Namun, orang tua Saksi Perangin-angin membantah, bahwa anaknya tidak pernah ditangkap polisi.

“Tidak, anak ku tidak pernah ditangkap polisi. Saya pun tidak pernah mengasi uang sama polisi,” ujarnya.

Kuat dugaan, bahwa orang tua Saksi Perangin-angin, sudah mendapat tekanan dari Polsek Patumbak. Sebab, keterangannya bertolak belakang dengan keterangan warga sekitar.

Informasi di peroleh pada Selasa (23/10) siang, bahwa Saksi Perangin-angin telah melarikan diri ke daerah lain (luar provinsi Sumatera Utara) guna menghindari polisi, dalam hal ini Paminal Polrestabes Medan.(reza)

Teks foto : Polsek Patumbak

Contact Form

Name

Email *

Message *