HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Tangkap dan Lepas Pecandu Narkoba, Komplotan Polisi 'KW' Ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumut

Medan (SP) - Dua kali melakukan aksi kejahatan dengan menyaru sebagai anggota kepolisian berhasil memeras pecandu narkoba, namun di aksi ketiganya, lima sekawan ini ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut pada Senin (22/10/2018) sekira pukul 17:00 Wib di Jalan Wahid Hasyim Medan.

Komplotan pelaku ini diantaranya Herman (52) warga Jalan Sei Mencirim Asri, Kec Sunggal Deli Serdang. Periadi alias Peri (38) warga Jalan Pasar I Tanjung Sari. Biembi Facdo (29) warga Jalan Sawit I Perumnas Simalingkar. Rudi Hartono (33) warga Jalan Puskesmas Gg Buntu Kelurahan Sunggal dan Ismail Nugroho (38) warga Jalan Pasar I Tanjung Sari.

Barang bukti yang disita dari para pelaku yaitu 1 bungkus plastik berisikan tawas, satu bungkus plastik besar bungkus kuaci Cina berisikan gula batu, sebanyak 257 butir pil ekstasi palsu, satu unit senjata api jenis airsoft gun warna hitam, satu senjata api jenis airsoft gun warna putih, 4 butir peluru jenin FN, ayam 10 lembar uang palsu dengan rincian Rp 20.000 sebanyak 8 lembar dan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 2 lembar, 1 buah borgol, 1 buat tanda kewenangan Polri, 1 buah baju PDL warna coklat, satu unit mobil Daihatsu merk Xenia warna silver BK 1355 EF.

"Kita (kepolisian) mengamankan para pelaku setelah dilakukan penyamaran, dimana kita mendapatkan informasi bahwa para pelaku sangat meresahkan masyarakat. Para pelaku melakukan aksinya mengerebek, menangkap pecandu atapun pengedar atau bandar narkoba dan pelaku mengaku anggota Polri. Setelah ditangkap oleh para pelaku, maka mereka meminta sejumlah uang kepada para korbannya," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto SH saat memberikan keterangan kepada wartawan dan didampingi oleh Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumut, Kombes Hendri Marpaung, Wadirresnarkoba, Kasubdit dan para Kanit di halaman Ditresnarkoba Polda Sumut pada Kamis (25/10/2018) siang.

Lanjut Kapolda Sumut mengatakan bahwa para pelaku sudah dua kali melakukan aksinya dan ketiga kali ini barulah dapat ditangkap.

"Kegiatan lain yang dilakukan kelima tersangka yaitu pada hari Selasa tanggal 9 Oktober 2018 di Marelan melakukan penangkapan terhadap Herman kemudian dilepas dengan tebusan 2 juta pada hari Jumat tanggal 19 Oktober 2018 melakukan transaksi narkoba berpura-pura sebagai polisi dan menyerahkan sabu palsu kepada Nassar di Mandala dan belum ada menerima uang dan pada hari Senin tanggal 22 Oktober 2018 di Jalan Wahid Hasyim kota Medan di warung nasi Minang Saiyo barulah pelaku dapat ditangkap," kata Kapolda Sumut.

Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan melanggar undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 pasal 2 ayat 1 barangsiapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa menyembunyikan persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan mempergunakan, atau mengeluarkan dari Indonesia suatu senjata pemukul yang terpendam atau senjata penulis hukum dengan hukuman penjara setinggi-tinggi 10 tahun serta pasal 368 tentang pemerasan," ungkap Kapolda Sumut.(reza)

Teks foto : Kapolda Sumut memaparkan penangkapan

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *