HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Masyarakat dan Sampang Malem Minta Aktivitas Penambangan DAS Indanogawo Dihentikan

By On November 30, 2018

masyarakat saat melakukan aksi penolakan 
Nias (SP) - Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara turun ke lokasi penambangan di Daerah Aliran Sungai Idanogawo Desa Ahedano Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias Sumatera Utara Indonesia dan meminta aktivitas penambangan di Sungai Idanogawo tersebut segera dihentikan sementara sebelum adanya persetujuan dari masyarakat sekitar.

"Sebelum ada kesepakatan kedua belah pihak, sebaiknya aktivitas penambangan di Daerah Aliran Sungai Idanogawo dihentikan sementara," pinta Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara Sampang Malem Perangin-angin di lokasi penambangan pada Kamis (29/11/2018), kemarin.

Sampang mengatakan, pihaknya tidak bisa menghentikan aktivitas penambangan di Sungai Idanogawo tersebut, namun beliau berjanji hal tersebut akan ditindaklanjuti kepada komisi A DPRD Sumatera Utara yang membidangi masalah perizinan.

"Untuk penerbitan izin, pengelola terlebih dahulu harus meminta izin kepada warga agar Amdal diterbitkan, dan jika belum dilakukan, itu yang menjadi tanda tanya," ucapnya tegas.

Sampang mengungkapkan, untuk penerbitan izin, pengelola wajib meminta izin dari warga yang tinggal satu kilometer ke hulu sungai dan satu kilometer ke hilir dari lokasi penambangan.

"Selain itu, 50 meter dari kiri dan 50 meter dari kanan sungai atau lokasi penambangan, wajib ada biaya ganti rugi bagi masyarakat sekitar. Apabila hal tersebut belum dilakukan, izin Amdal tidak bisa dikeluarkan, dan warga yang berada di lokasi tersebut berhak melarang dan menghentikan aktivitas penambangan tersebut," tegas Sampang.

Lebih jauh Sampang mengatakan mengenai erosi yang terjadi akibat penambangan tersebut, dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Nias dan Bidang PSDA Provinsi agar cepat tanggap dalam membangun beronjong dan tembok penahan serta meluruskan Daerah Aliran Sungai.

"Kalau Pemkab Nias dan Bidang PSDA Sumut tidak cepat tanggap ke depan daerah daerah atau pemukiman penduduk yang ada disekitar Daerah Aliran Sungai Idanogawo pasti akan habis tergerus apabila banjir," ujarnya.

Kepala Desa Oladano Aprianus Waruwu, sebelumnya mengatakan, dia dan warganya belum pernah dimintai izin atau persetujuan dilakukan penambangan di Sungai Idanogawo oleh salah satu perusahaan.

"Hingga saat ini saya belum pernah dihubungi atau dimintai izin dilakukan penambangan di perbatasan desa yang saya pimpin dengan desa Ahedano oleh salah satu perusahaan," ungkapnya kepada sejumlah wartawan.

Aperius mengatakan, Akibat penambangan oleh perusahaan, sejumlah kebun dan jalan yang ada di desanya hancur tergerus air sungai hingga 40-50 meter saat ini dan bisa di buktikan dilapangan.

Yanu Zebua salah seorang warga setempat mengatakan, masyarakat tetap menolak dan minta agar aktivitas penambangan di Daerah Aliran Sungai Idanogawo dan diminta dihentikan."Diduga akibat aktivitas penambangan yang dilakukan, kini sungai Idanogawo yang menjadi tumpuan masyarakat tercemar oleh minyak alat berat dan menjadi keruh atau limba," terangnya.

Yanu meminta kepada Komisi B DPRD Sumut mendesak Komisi A yang membidangi Izin agar segera membatalkan Izin yang diberikan kepada perusahaan karena diduga tidak sesuai prosedur dan aturan.(Fesianus Ndraha)

Kapolrestabes Medan Jalankan Intruksi Kapolda Sumut

By On November 30, 2018

Kapolrestabes Medan membagikan nasi bungkus kepada pengemudi becak 
Medan (SP) - Seusai sholat Jum'at, tepatnya pada Jumat 30 November 2018, Kapolrestabes Medan langsung memberikan 200 nasi bungkus dan Baju Kaos kepada penarik becak di Jalan Wiliam iskandar tepatnya didalam perumahan  MMTC.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri SIK, Lurah Sidorejo Kecamatan Medan Tembung Martua SH, Tokoh agama Ustadz Masgar Tambusai, Kepling 18 Sugondo Ginting, Personil polsek percut sei tuan dan para abang becak.

Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan intruksi Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH,MH yang memiliki program kerja bernama commander wish yaitu memperbaiki kepercayaan publik dan salah satunya lewat berbagi nasi bungkus kepada abang becak.

Salah satu perwakilan abang becak, Iqbal menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kegiatan pemberian nasi bungkus kepada kami dan kami begitu senang, ini memang pas jam makan siang baginya.

"Kami ucapkan terima kasih atas perhatian Kapolrestabes medan di kegiatan ini. Kami juga menyadari kekurangan kami, khususnya bagi penarik becak terkait kelengkapan berkendara, namun akan selalu menanti peraturan berlalu lintas dan standar berkendara," kata Iqbal.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi mengatakan, bahwa kegiatan ini akan terus berjalan."Akan berganti ganti dengan kelompok masyarakat lain seperti memberikan nasi kepada Tuna Wisma dan Supir Angkutan umum. Kegiatan ini untuk menjalin komunikasi dan silaturhami. Dimana Polisi itu dekat dengan masyarakat hingga hubungan itu semangkin terbuka dan disinilah kita beri kepercayaan kepada  masyarkat, bahwa Polisi itu ada bersama masyarakat," ujar Kapolrestabes Medan.

Kapolrestabes Medan juga menyinggung jelang Pemilu di 2019, dimana Kota Medan cukup kondusif dan harus tetap kondusif.

"Dalam memilih, kita boleh beda pilihan tapi tidak memutus tali silaturahmi dan persaudaraan diantara kita, karena kita semua bersaudara hingga jangan mau dipecah belah," terangnya.(reza/rel)

Festival Budaya Tahun 2018 Dibuka Plt Bupati Pakpak Bharat

By On November 30, 2018

Plt Bupati Pakpak Bharat membuka Festival
Pakpak Bharat (SP) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melalui Dinas Parawisata, menggelar acara Festival Budaya Daerah Tahun 2018 di Lapangan Napasengkut Desa Salak l Kecamatan Salak, Kamis (29/11).

Festival Budaya Daerah tahun 2018 ini, dibuka Plh Bupati Kabupaten Pakpak Bharat Sahat Banurea, ditandai dengan pemukulan gong, dihadiri Asisten l Tekki Angkat, Asisten ll Supardi Padang, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Leonardo David Simatupang SIK, pimpinan OPD Pakpak Bharat, siswa PAUD Bharat Education Center (BEC), Kepala Bank Sumut Capem Salak Iwanta Sitepu, utusan siswa SMA dan perwakilan dari Kecamatan se-kabupaten Pakpak Bharat mengikuti perlombaan.

Festival Budaya Pakpak yang dilaksankan Tahun 2018 ini diisi dengan perlombaan tari tradisional Pakpak dan Moccak budaya daerah diikuti seluruh kecamatan se-Kabupaten Pakpak Bharat.

Kepala Dinas Parawisata Pakpak Bharat Bambang Sunarjo Banurea saat dikonfirmasi di sela acara mengatakan, Festival Budaya Daerah tahun 2018 ini dilaksanakan hanya satu hari.

Disampaikannya, perlombaan yang dilaksanakan di Festival Budaya Pakpak tahun 2018 ini, yaitu tarian tradisional budaya Pakpak dan moccak budaya pakpak yang diikuti putra dan putri.

Pantauan awak media di lokasi acara, Festival Budaya Daerah tahun 2018 di Lapangan Napasengkut berlangsung meriah.(idem-berutu)

Pemutihan BBNKB dan Denda PKB, Samsat Medan Utara Sepi

By On November 29, 2018

Situasi dilokasi
Medan (SP) - Antusiasi masyarakat belum tegerak dalam pemutihan BBNKB dan denda PKB yang sudah mulai berjalan 2 hari, kegiatan diadakan sejak tanggal 28 November. Dan dijadwalkan akan berakhir pada tanggal 28 Desember 2018.

Namun, meski dua hari berjalan, loket BBN pada Samsat Medan Utara di Jalan Putri Hijau pada Kamis (29/11/2018) siang, terlihat masih sangat sepi dari para pembayar pajak. Padahal adanya pemutihan BBNKB dan denda PKB ini dilakukan untuk meringakan denda pajak bagi masyrakat.

Adapun syarat bagi masyarakat yang mau melakukan pemutihan BBNKB dan denda PKB yaitu KTP asli, surat identitas kendaraan, surat permohonan keringanan dan surat bukti lainnya.(sahar)

Pemkab Labuhanbatu Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2018

By On November 29, 2018

Kadis Lingkungan hidup Kabupaten Labuhanbatu
Labuhanbatu (SP) - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu peringati hari lingkungan hidup sedunia tahun 2018, yang diselenggarakan di Lapangan Perkebunan PT. Citra Indah Pertiwi Desa Pematang Seleng Kecamatan Bilah Hulu, Rabu (28/11/2018).

Peringatan kali ini mengangkat tema “kendalikan sampah plastik” sebagai perwujudan komitmen bersama seluruh pihak dalam mengatasi bahaya sampah plastik di berbagai belahan dunia, juga Indonesia.

Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, komposisi sampah plastik di Indonesia saat ini sekitar 16%, dari total timbulan sampah secara nasional, hal itu menunjukkan peningkatan dalam 10 tahun terakhir.

“Dari total timbulan sampah plastik yang telah dilakukan daur ulang, diperkirakan baru 10-15% saja, selain itu 60-70% ditimbun di TPA, dan 15-30% belum dikelola dan terbuang ke lingkungan perairan, dengan demikian maka diperlukan kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengatasai sampah plastik, seperti sinergi antara perlindungan lingkungan hidup, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sosial dengan tujuan akhir melaksnaakan pembangunan berkelanjutan,” ujar Andi.

Andi menyampaikan, dalam pengelolaan sampah plastik berkelanjutan terdapat beberapa prinsip utama yang harus diterapkan, yakni melaksanakan re-design kemasan, dengan cara meningkatkan wadah yang dapat diguna ulang, selanjutnya, mengurangi timbulan sampah plastik dari sumbernya, dengan membatasi penggunaan kantong plastik sekali pakai, serta mendaur ulang kemasan plastik yang memang design dapat didaur ulang.

“Dengan dukungan masyarakat dan Pemerintah Daerah, penanganan sampah di Indonesia melalui bank sampah merupakan modal sosial yang unik dan tidak ada di Negara lain untuk saat ini, bank sampah adalah kolaborasi antara berbagai komponen yang merupakan modal dasar kita untuk secepatnya bersama-sama sampai pada sampai bebas sampah dan bebas sampah plastik pada 2020,” ungkap Plt Bupati.

Terakhir Andi Suhaimi mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan tetap bersih untuk alam yang lebih baik, dengan meletakkan sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan sampah plastik, dan melakukan pemilahan sampah untuk selanjutnya diolah menjadi bahan produktif.

Sementara itu Manajer PT Citra Indah Pertiwi (CIP) pada kesempatannya mengungkapkan saat ini Indonesia dihadapkan pada permasalahan dampak dari peningkatan aktivitas kebutuhan manusia, yaitu berupa penumpukan sampah plastik, yang perlu dilakukan tindak lanjut pengelolaan yang cepat, tepat dan ramah lingkungan, mengingat bahwa sampah plastik merupakan benda yanh tidak dapat terurai dalam waktu yang sangat lama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kamal Ilham SKM, MM menyampaikan, bahwa Dinas Lingkungan Hidup sudah melakukan trobosan inovasi yaitu telah memperoleh penghargaan informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup tahun 2018 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, selanjutnya pembangunan sarana pusat daur ulang sampah organik di Jalan Ahmad Idris, serta pembentukan bank sampah di Kecamatan Rantau Utara, Bilah Hulu dan Pangkatan.

Kegiatan peringatan hari lingkungan hidup tersebut diwarnai dengan penyerahan bantuan 10 unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah dari Kementrian lingkungan hidup dan kehutanan yang diserahkan langsung oleh Plt Bupati H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT secara simbolis kepada bank sampah Kecamatan Rantau Utara, bank sampah Sumber Sari Kecamatan Bilah Hulu, bank sampah Kampung Padang Kecamatan Pangkatan, dan bank sampak Pematang Seleng Kecamatan Bilah Hulu.

Selanjutnya, penyerahan 1 unit bantuan truck sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu serta pemberian santunan dan kain sarung kepada anak yatim sebanyak 20 orang, kaum duaffa sebanyak 20 orang dan penyerahan tropy kepada siswa-siswa tingkat SD, SLTP dan SMA pemenang lomba yang diadakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu.

Dan terkahir penyerahan piagam penghargaan kepada perusahaan PT. Citra Indah Pertiwi, PT. Siringo-ringo, PT. HSJ, PMKS Negeri Lama, PT. Pangkatan Indonesia, PT. Lingga Tiga Sawit, PT. Sinar Pandawa, PT Rantau Sinar Karsa, PT. Cisadane Sawit Raya, PTPN. IV Ajamu, PT. Supra Matra Abadi Aek Nabara, PT. Indo Sepadan Jaya, PT. Daya Labuhan Indah Pangkatan, PT. Socfindo Negeri Lama dan PT. Rubber Hock Lie.(hendro)

Ada Yang Kenal Pria Ini? Ditangkap Polsekta Kota Pinang

By On November 29, 2018

pelaku
Labusel (SP) - Seorang pelaku tindak pidana pencurian berinisal ARH (26) kini telah ditangkap oleh personil unit Reskrim Polsekta Kota Pinang pada Selasa (27/11/18).

Pelaku pencurian berinisial ARH (26) warga Kampung kalapa, kelurahan Kotapinang, kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) ini di tangkap Petugas Kepolisian berdasarkan LP :  179 /X/2018/SPKT/SU/LBS/Sekta kotapinang, tgl 23 oktober 2018. Pelapor/Korban : an. ROLASTA SIMBOLON

"Pria ini kita tangkap lantaran pada tanggal 23 Oktiber 2018 lalu mencuri Tas berisikan uang Rp.3.500.000,1 buah Handphone, 1 buah Jam tangan, 1 buah Atm Bri dan 2 buah kacamata," jelas Kapolsekta Kota Pinang Kompol M Sitanggang.

Di jelaskan Kapolsek lagi bahwa pelaku ditangkap pada pada Kamis tanggal 27 November 2018 sekira pukul 21.00 wib sesuai dengan Surat Penangkapan No : SP.Kap / 178 /XI/2018.

"Pada hari selasa tanggal 27 Nopember 2018 sekira pukul 22.00 Wib tim mendapat informasi bahwa pelaku ARH telah kembali dari pelarianya kemudian unit reskrim melakukan penangkapan di dalam sebuah rumah teman tersangka dan setelah di introgasi bahwa benar pelaku mengakui perbuatanya dan tersangka diboyong kepolsekta kotapinang guna proses lanjut," tutupnya.(hendro)

Bunda Paud Labuhanbatu : Tingkatkan Pembelajaran di Ruang Kelas Kepada Anak Anak

By On November 29, 2018

Bunda Paud Kabupaten Labuhanbatu
Labuhanbatu (SP) - Ribuan anak-anak usia dini dan ratusan guru PAUD se Labuhanbatu antusias ramaikan gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Kabupaten Labuhanbatu, yang diselenggarakan di Aula Gedung Asrama Haji Ujung Bandar, Kamis (29/11/2018).

Bekisar 2.500 anak anak berasal dari lembaga Paud se-Labuhanbatu tersebut nantinya akan mengikuti lomba fasion show, lari, baris-berbaris, mewarnai, tari persembahan, senam maumere, menyanyi solo dan puisi yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Labuhanbatu.

Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT pada sambutanya mengatakan, gebyar paud adalah kegiatan yang sangat positif dalam proses pembelajaran anak usia dini, ini adalah bentuk apresiasi Pemkab kepada anak-anak yang memiliki kemampuan dan keberanian, juga apresiasi kepada lembaga Paud yang telah berusaha untuk meningkatkan pelayanan terhadap anak didiknya.

"Saya yakin, anak-anak inilah nantinya generasi penerus di Kabupaten Labuhanbatu, tidak ada orang tua yang ingin anaknya tidak pintar, semua orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya, hari ini kita dituntut untuk terus meningkatkan pendidikan di daerah kita, saya ingin di setiap Desa, ada lembaga Paud nya, sehingga pendidikan anak usia dini dapat merata di semua Desa," ungkap Andi.

Lebih lanjut Andi Suhaimi mengajak para Kepala Desa/Lurah, dan Camat yang didampingi bunda Paud untuk mengembangkan layanan pendidikan yang memadai dan menyeluruh bagi warganya sejak usia dini, dan selanjutnya untuk pengembangan Paud dapat menggunakan dana Desa, karena telah dijamin secara hukum, penggunaan dana Desa juga diprioritaskan untuk pendidikan yang ada di Desa.

Disisi lain Bunda Paud Kabupaten Labuhanbatu Hj. Rosmanidar Hasibuan Andi Suhaimi mengungkapkan, pendidikan merupakan proses yang sangat panjang, lama dan berkelanjutan, selain itu pendidikan membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat. Selanjutnya beliau mengajak berbagai elemen untuk bersama-sama mendukung dan membangun kepedulian terhadap Paud.

"Saya selaku bunda Paud berharap kiranya Bapak Bupati dapat meningkatkan kesejahteraan para penyelenggara dan pendidik Paud, selain itu juga diharapkan adanya peningkatan fasilitas sarana pembelajaran baik untuk di luar maupun di dalam ruangan, tentunya semua itu harus sesuai dengan kemampuan Daerah dalam pendanaanya dan harus sesuai dengn mekanisme perundanga-undangan dan peraturan yang berlaku," ujar Rosmanidar.

Dengan adanya kegiatan lomba Paud dan lembaga Paud diharapkan adanya peningkatan kualitas pelayanan terhadap anak usia dini, peran Bapak/Ibu pendidik sangatlah penting, tanpa mereka, pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat dalam mendidik anak usia dini akan banyak mengalami kendala karena keterbatasan Pemerintah.

Kepala Bidang Paud dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhambatu Nur Eko Setyawati SPd selaku panitia menjelaskan, kegiatan gebyar Paud bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada peserta didik dan lembaga Paud yang terus berinovasi dan meningkatkan kelembagaannya, serta untuk menyalurkan bakat anak sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

"Adapun para peserta lomba berasal dari lembaga Paud se-Kabupaten Labuhanbatu yang berjumlah sebanyak 2.500 anak, antusias para orang tua dan lembaga Paud setiap tahunya semakin meningkat, kami mohon perhatian kita bersama untuk terus meningkatkan lembaga-lembaga Paud, terlebih lagi di daerah terpencil Labuhanbatu," jelas Setyawati.(hendro)

Di Tahun 2018, Plt Bupati Labuhanbatu : Selamat HUT GOW ke-2

By On November 29, 2018

Pada kegiatan HUT GOW
Labuhanbatu (SP) - Keberhasilan laki-laki tidak terlepas dari dorongan perempuan yang ada disampingnya, semoga GOW terus memberikan inovasi-inovasi yang baru, selanjutnya GOW harus dapat lebih baik lagi kedepannya. Insya Allah saya selaku Plt Bupati akan terus memberi semangat buat organisasi perempuan yang ada di Labuhanbatu, semoga GOW dapat memberi warna layaknya sebuah sirup, walaupun dituangkan setitik tetapi dapat memberi warna pada air di wadahnya.

Hal tersebut dikatakan Plt. Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT, Kamis (29/11/2018) sore saat menghadiri acara Peringatan HUT Ke-2 GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2018 sekaligus membuka acara Seminar Sehari yang berlangsung di Gedung Kesenian Rantauprapat.

Dikatakannya, kegiatan ini suatu langkah yang baik buat ibu-ibu yang tergabung di organisasi wanita, organisasi ini sudah ada, walaupun umurnya baru 2 tahun, tetapi saya yakin di bawah kepemimpinan Hj. Elya Rosa Siregar, GOW ini dapat menjadi wadah  berkumpulnya organisasi perempuan guna menuangkan idenya untuk pembangunan yang ada di Labuhanbatu

"Begitu juga bagi organisasi yang ada di Kecamatan dan di Desa Kiranya para Camat dan Kepala Desa dapat mendukungnya untuk terus bersinergi dengan organisasi yang ada di Kabupaten. Dana desa yang ada dan kemungkinan dana Kelurahan juga akan segera keluar, kiranya dana tersebut dapat digunakan untuk memberikan suatu ilmu bagi organisasi yang ada di Desa. Kita semua selalu berusaha yang terbaik untuk Kabupaten Labuhanbatu, Tuhan juga pasti akan memberikan yang terbaik buat Kabupaten kita. Ini adalah semangat perempuan Labuhanbatu yang sangat luar biasa, mudah-nudahan kedepannya ibu-ibu orangtua kami dapat memberikan masukan kepada saya dan Ketua TP.PKK Labuhanbatu untuk membuat inovasi-inovasi kedepannya," harap Andi Suhaimi.

Ditegaskan Plt. Bupati Labuhanbatu ini, bahwa dirinya tidak mau lagi organisasi wanita kegiatannya selalu monoton."Jika nanti ada sedikit dana ataupun dana CSR kita akan buat study banding untuk menambah ilmu bagi organisasi yang tergabung di GOW. Banyak wanita yang sudah menuangkan ilmunya untuk Republik Indonesia, ada Menteri, Bupati dan lainya.
Perempuan bukan lagi seperti dulu yang hanya dirumah mengurus anak dan suami, perempuan saat ini harus dapat berinovasi, tidak ada salahnya ilmu ibu-ibu dapat dituangkan untuk pembangunan di Labuhanbatu, saya akan terus mendukung GOW kedepanya," kata Andi Suhaimi.

Ketua GOW Kabupaten Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar, S.Pd, MM pada sambutannya mengungkapkan rasa bangga menjadi perempuan yang dapat berperan aktif dalam mengisi pembangunan."Kita kaum perempuan dari berbagai organisasi yang ada di Kabupaten Labuhanbatu bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui gerakan pemberdayaan perempuan untuk dapat mengambil bagian serta peduli pada sesama kaum perempuan," ungkapnya.

Menurut Hj. Ellya Rosa, Masa depan bangsa banyak ditentukan oleh peran perempuan, maka perempuan harus pandai, harus kuat dan harus berbudi, menjadi perempuan hebat harus bisa berarti bagi keluarga, orang lain dan lingkungan, perempuan hebat juga harus sadar akan kodratnya, selain harus berjuang untuk kemajuan bangsa, ia juga sadar bahwa perempuan harus menjadi ibu yang baik bagi keluarga karena peran ibu sangat besar untuk menunjang kesuksesan suami dan anak-anak.

Sementara, Tuti  Noprida Ritonga, S.SI, APT, MM selaku Panitia penyelenggara kegiatan ini menjelaskan, Bahwa GOW di Labuhanbatu sudah ada sejak tahun 2010 yang masih berupa kumpulan beberapa perempuan yang belum berkecimpung di organisasi dan mengalami ke pakuman yang cukup lama, sehingga atas dorongan dari Badan Kerjasama organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Utara melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB pada Tahun 2016 maka terbentuklah gabungan organisasi wanita yang disingkat dengan GOW di Labuhanbatu ini tepatnya pada tanggal 20 Oktober 2016 dengan jumlah 13 organisasi perempuan, tapi pada saat ini sudah ada 15 organisasi perempuan yang tergabung di GOW Labuhanbatu.

Tuti Noprida juga menjelaskan bahwa rangkaian dalam peringatan HUT GOW ini telah dilaksanakan kegiatan Lomba Merangkai/Menghias Telur dengan peserta sebanyak 9 organisasi perempuan dari 15 organisasi perempuan yang ada dan pada hari ini dilaksanakan kegiatan seminar sehari yang bertemakan “Meningkatkan Kualitas Organisasi Perempuan Dalam Merangkul Dukungan Funding Dari CSR”.

Kegiatan HUT GOW yang dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu serta Ketua-Ketua Organisasi Perempuan di Labuhanbatu ini diwarnai dengan pemotongan nasi tumpeng dan penyerahan penandatanganan nota kesepakatan tentang Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang ditandatangani pada waktu Peringatan Hari Anak Nasional Labuhanbatu Tanggal 10 Oktober 2018 di Lapangan Ikabina Rantauprapat serta pegumuman pemenang lomba merangkai/menghias telur sekaligus penyerahan hadiah dan uang pembinaan.(hendro)

Pemkab Labuhanbatu Cabut Perda No 12 Tahun 2011 Tentang Izin Gangguan

By On November 29, 2018

Plt Bupati Labuhanbatu 
Labuhanbatu (SP) - Plt.  Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunte, ST.MT perintahkan Dinas Penanaman Modal Layanan Terpadu Satu Pintu Labuhanbatu untuk mencabut perda No 12 tahun 2018 tentang ijin gangguan atau yang sering di sebut HO.

Pernyataan itu di sampaikan ketika memenuhi Undangan Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu sesuai Surat No. 005/758/DPRD/2018, Tgl. 26 November 2018 Perihal Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu, pada Selasa (27/11/2018).

Rapat paripurna tersebut terkait Laporan Panitia Khusus atas hasil pembahasan 2 (dua) buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Labuhanbatu yang bersifat pengaturan, diantaranya, Ranperda Kab Labuhanbatu Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Retribusi Izin Gangguan.

"Keputusan rapat, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu secara bersama-sama mencabut dan tidak memberlakukan lagi dan atau mencabut Perda Kabupaten Labuhanbatu No.12 Tahun 2011.tentang Retribusi Izin Gangguan," kata Plt Bupati.

Dengan demikian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Labuhanbatu secara resmi menghentikan pelayanan penerbitan permohonan izin gangguan dan tidak lagi  melakukan  pemungutan retribusi izin gangguan.

"Selama ini secara umum dikenal dengan izin HO dan atau dengan kata lain masyarakat tidak perlu lagi mengurus izin gangguan (HO) apabila ingin mendirikan sebuah usaha di wilayah administratif Kabupaten Labuhanbatu. Kebijakan Daerah ini adalah sebagai bentuk kepatuhan DPRD Kabupaten Labuhanbatu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Labuhanbatu terhadap Peraturan  Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2016 tentang Perubahan  Permendagri No. 27 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penataan Izin Gangguan di Daerah dan sebagai bentuk kepedulian dan respon atas kebutuhan masyarakat luas untuk menjalankan usaha di Kabupaten Labuhanbatu," tambahnya.

Kedua yaitu Ranperda No. 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Labuhanbatu.

"Pada intinya, masukan, saran evaluasi dan rekomendasi DPRD Kab.Labuhanbatu untuk mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi Perangkat Daerah di Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu sehingga menjadi lebih efisien dan efektif ditempuh melalui Perubahan Rancangan Perda Kabupaten Labuhanbatu No. 2 Tahun 2016 yang berpedoman kepada Permendagri No. 99 Tahun 2018  tentang Pembinaan dan Pengendalian Perangkat Daerah. Atas saran dan inisiatif DPRD dimaksud, Pemerintah Daerah sangat setuju dan akan  melaksanakan penataan kelembagaan sesuai Permendagri No. 99 Tahun 2018. Hal ini adalah mencerminkan bentuk koordinasi,  komunikasi dan kerjasama yang baik antara Pihak Legislatif dan Eksekutif dalam membangun Kabupaten Labuhanbatu yang  semakin baik dan lebih maju kedepan," terangnya.(hendro)

Komunitas Baca Perpustakaan Desa Budidayakan Cacing Air

By On November 29, 2018

Kadis melakukan kunjungan kerja 
Labuhanbatu (SP) - Dalam meningkatkan minat baca dan meningkatkan perekonomian masyarakat serta memperkecil biaya pengeluaran, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu terus melakukan pembinaan terhadap komunitas baca maupun perpustakaan desa yang ada di wilayah Kabupaten Labuhanbatu.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Labuhanbatu, Ir. H. Leo Sunarta Marpaung, M.MA pada Selasa (27/11/2018) siang saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Lingga Tiga Kecamatan Bilah Hulu.

Salah satu contoh misalnya yang dilakukan Komunitas Baca Perpustakaan Desa Lingga Tiga Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu yang sejak beberapa waktu lalu telah membudidayakan cacing air sebagai pakan ikan non pabrikan.

"Pembudidayaan cacing air ini, dilakukan melalui pojok baca “Aan Ikan” dengan tujuan untuk meningkatkan produksi ikan, sekaligus memperkecil pengeluaran biaya pemeliharaan (cost) beternak ikan di kolam air tawar," jelas Mantan Kadis Perikanan ini.

Lebih lanjut Leo Sunarta mengungkapkan bahwa tujuan kunjungan kerjanya ke Pojok Baca “Aan Ikan” Desa Lingga Tiga Kecamatan Bilah Hulu ini adalah untuk melihat dari dekat kegiatan Komunitas Baca “Aan Ikan” Perpustakaan Desa Lingga Tiga, ternyata apa yang dilakukan oleh Komunitas Baca ini sangat baik dan sangat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu sangat mengapresiasi usaha dan upaya komunitas baca Perpustakaan Desa Lingga Tiga Kecamatan Bilah Hulu yang terus berpacu meningkatkan minat baca  masyarakat, karena dengan membaca itulah kita dapat berbuat banyak untuk keluarga, masyarakat dan dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pembangunan,” kata Leo Sunarta.

Pada kesempatan itu Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu ini juga meminta dan berharap kiranya kegiatan ini hendaknya dapat diteruskan dan ditingkatkan, karena program ini dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat kearah yang lebih baik, ungkapnya.

Sedangkan Waris salah seorang pembudidaya cacing air yang saat itu didampingi Kepala Desa Lingga Tiga Supriyanto menambahkan, bahwa cacing air berjenis “Azola” tersebut sangat berguna untuk meningkatkan produksi ternak ikan."Hasil beternak ikan tersebut dapat menambah dan meningkatkan perekonomian keluarga," terangnya.(hendro)

Lelaki Ini Ditangkap Polsek Bilah Hilir, Informasinya Kedapatan Bawa Shabu

By On November 28, 2018

pelaku
Labuhanbatu (SP) - Seorang pria berinisial ML (23) warga desa Sei Buluh, Kecamatan Bilah Hilir, kabupaten Labuhanbatu di amankan personil personil Polsub Sektor Pangkatan Polsek Bilah Hilir, Polres Labuhanbatu pada Senin (26/11/2018) sekira pukul 15.00 WIB. Pria ini di tangkap polisi lantaran kedapatan memiliki narkotika jenis sabu.

"Ya pria ini kita tangkap di dijalan besar Aek Nabara - Negeri Lama Desa Kampung Padang Kec.Pangkatan," kata Kapolsek Bilah Hilir AKP Hery.

Dijelaskannya, penangkapan pelaku tindak pidana narkotika ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang membawa narkotika jenis sabu yang akan melintas dijalan besar Aek Nabara - Negeri Lama Desa Kampung Padang Kec Pangkatan, Labuhanbatu.

"Mendapat informasi tersebut Polsub sektor Pangkatan melakukan penanangkapan terhadap pelaku, atas penangkapan tersebut petugas menemukan satu bungkus plastik Klip transparan diduga berisikan sabu-sabu," jelas Kapolsek lagi

Usai di tangkap kemudian pelaku di boyong ke Mapolsek Bilah Hilir guna proses penyidikan lebih lanjut.(hendro)

Warga Temukan Mayat Mengapung di Dalam Sumur di Patumbak, Diduga Korban Pembunuhan

By On November 27, 2018

korban
Petumbak (SP) - Masyarakat Jalan Pertahanan, Dusun II, Desa Sigara-gara, Kec Patumbak, Kab Deli Serdang digegerkan dengan temuan mayat pria bertato terbungkus kain seprai di sumur tua, pada Selasa (27/11) malam.

Informasi yang dihimpun, korban disebut-sebut bernama Apri (27) warga Desa Sigara-gara Dusun II, Patumbak itu diduga korban pembunuhan.

Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang mencium adanya bau busuk dari dalam gudang botot kosong. Kemudian, warga mengecek gudang tersebut memastikan asal bau tersebut.

Begitu dicek, warga terkejut melihat jasad manusia terapung di dalam sumur dalam keadaan terbungkus dengan kain seprai berwarna pink dengan posisi kaki terikat.

Adanya temuan itu, warga pun kemudian menginfokaanya kepada warga lainnya hingga terdengar sampai kepada pihak Kepolisian Sektor Patumbak. Tak lama, tim Polsek Patumbak pun terjun ke lokasi guna melakukan penyelidikan disusul tim Inafis Polrestabes Medan.

"Mayat masih di dalam sumur dan belum dievakuasi. Kita masih menunggu hasil penyelidikan aparat Kepolisian," kata Kepala Desa Desa Sigara-Gara Safii Tarigan kepada wartawan, Selasa 27/11) malam.

Sementara itu, menurut informasi dihinpun wartawan di lokasi mengatakan, korban disebut-sebut adalah korban pembunuhan yang diketahui warga Desa Sigara-gara, Patumbak. Kabarnya, korban sudah satu minggu tidak pulang dan menghilang.

"Iya korban pembunuhan itu, mayatnya dibuang ke dalam sumur dengan kain seprai. Kini Polisi sedang berada di Tempat Kejadiaan Perkara (TKP). Katanya, korban orang Desa Sigara-gara Patumbak, dan sudah menghilang sejak seminggu lalu," ujar warga sekitar berinisial PS kepada wartawan.

Jasad pria bertato itu kini sedang dibawa ke RS Bahyangkara Medan usai dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis Polrestabes Medan.

Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SIK saat dikonfirmasi dilokasi mengaku jika kini pihakhya masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan pembunuhan tersebut.

"Belum bisa kita pastikan, masih lidik. Jasad sudah kita bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Kita juga sudah memanggil keluarga korban dan mengumpulkan saksi-saksi lainnya," pungkas Ginanjar(tim)

12 Tersangka dan 41 Kg Shabu Ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumut

By On November 27, 2018

Dirresnarkoba Polda Sumut dan PJU menggelar konferensi pers 
Medan (SP) - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut melakukan pengungkapan 12 kurir Shabu dengan barang bukti 41 Kg dalam tempo 14 hari, tepatnya pada 14-27 November tahun 2018.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumut, Kombes Pol Hendry Marpaung saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus bersama dengan Karo Ops, Kombes Pol Makmur Ginting, beberapa Pejabat Utama, Wadirresnarkoba dan beberapa Kasubdit serta Kanit.

"Segala upaya dan kemampuan kita telah kita lakukan untuk melakukan pengungkapan peredaran dan penyalahgunaan gunaan narkoba di Provinsi Sumatera Utara ini," kata Dirresnarkoba Polda Sumut menjelaskan.

Dari hasil pengungkapan 12 kurir ini, 2 orang adalah wanita dan narkoba yang disita berkisar 41,31 Kg shabu.

"Dilakukan pengungkapan dibeberapa tempat dan tersangka yang berbeda, pengungkapan dilakukan dengan cara unvercover, pengembangan dan informasi dari masyarakat," tambahnya.

Awalnya, berdasarkan laporan dari masyarakat, di Jalinsum Kec Tebing Shabandar, Kab Sergai, satu unit bus penumpang umum dan distop oleh pihak kepolisian.

"Dilakukan pemeriksaan dari unit 2, Subdit 2 dan mengamankan lelaki berinisial BS dengan membawa 20 bungkus (kemasan) plastik dengan kemasan teh cina bertuliskan Guanyingwang, satu kemasan berat 1 Kg. Semua dibawa didalam satu buah tas hitam," tuturnya.

Kemudian, berdasarkan keterangan BS, berkembang dan pada 23 November sekira pukul 20:00 Wib kepolisian menangkap S di Jalan Gunung wijaya, Kota Binjai. Subdit satu melakukan undercover buy dan mengamankan bersangkutan S dengan barang bukti narkoba berkisar 293,5 Gram dengan modus memasukkan kedalam plastik bening.

"Dari hasil interogasi S dilakukan pengembangan dan informasi kepada seorang lelaki dan wanita, berada di Kab Langkat, kemudian tim Subdit 1 unit 4 melakukan undercover pada tanggal yang sama pukul 23:00 Wib ditemukan pelaku inisial SA dan EYS dengan barang bukti 200 Gram shabu, satu buah sepedamotor suzuki smash dan lima unit hape didalam amplop," ujar Dirresnarkoba Polda Sumut lagi.

Kemudian Subdit 3 pada tanggal 24 November 2018 melakukan pengejaran terhadap satu unit mobil cold diesel warna kuning, pengejaran dilakukan karena mendapatkan informasi bahwa truk itu membawa pupuk dan narkoba di Jalan Cemara Kec Tanjung Mulia.

"Kita lakukan penangkapan terhadap sopir dan kernek inisial AM dan Y, dari keduanya ditemukan 10 bungkus alumunium poil dengan berat kurang dari 10 kilo. Namun kedua ini dilakukan tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan dan melarikan diri saat dilakukan penangkapan. Barang bukti dibawa pelaku pakai tas berwarna hitam kombinasi merah," terangnya.

Selanjutnya polisi menginterogasi pelaku, hasil interogasi diperoleh dari keduanya dan kemudian Subdit 1 unit 3 melakukan pengembangan dan mengarah kepada 3 pelaku.

"Dari pengembangan itu, kita menangkap 3 orang yaitu YH, E dan H. Namun pada saat dilakukan penangkapan, pelaku melarikan diri dan akhirnya dilakukan pelumpuhan. Dari pelaku ditemukan 11 bungkus teh hijau dengan berat 10,855 gram, dan 39 gram dalam kemasan siap edar narkoba jenis shabu, tiga unit hape. Modus digunakan pelaku yaitu dimasukkan dalam tas coper warna hijau," ungkapnya.

Selanjutnya unit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumut kembali mendapatkan informasi dari SA setelah diinterogasi, lalu pada tanggal 23 November 2018, pihak kepolisian melakukan pengembangan dan menangkap MA di Jalan sei Mencirim, Kec Kutalimbaru dengan barang bukti 2 bungkus plastik berisikan shabu dengan berat 200 gram dan disita dari pelaku dua unit hape dan timbangan eletrik," tambah Dirresnarkoba Polda Sumut.

"Dari pengembangan MA, diperoleh informasi, maka kembali dilakukan pengembangan dan tanggal 27 November 2018 dilakukan penangkapan di Jalan Selamat Ketaren depan Unimed ditangkap berinisial A dan ditemukan satu bungkus plastik dengan berat 240 gram shabu serta satu unit hape, paspor dan tas sandang. Para pelaku dipersangkakan melanggar pidana pasal 114 ayat 2, pasat 112 ayat 2 dengan ancaman mati atau seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun," terang dirresnarkoba Polda Sumut.

Atas adanya pengungkapan ini, Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil menyelamatkan generasi penerus bangsa sebanyak 415 ribu orang.

"Secara medis, narkoba ini tidak bermanfaat. Bahkan narkoba bisa mengintervensi seluruh saraf rusak dan membuat tidak berdaya. Narkoba tidak ada manfaatnya. Mari bersama-sama kita memberantas peredaran gelap narkoba," ungkapnya.(reza)

Rumah Yulianus Ndraha di Nias Ludes Dilalap Sijago Merah, Dewan Minta Warga Bergandeng Tangan

By On November 27, 2018

rumah yang terbakar 
Nias (SP) - Keluarga Yulianus Ndraha alias Ama Gasudi beserta 8 orang anak dan satu istri beralamat di Dusun 2 Hiligo’o Desa Nifalo’o Lauru Kecamatan Gido Kabupaten Nias ini hanya bisa menangis karena tidak sempat menyelamatkan tempat tinggal mereka, akibat ganasnya Sijago Merah yang meratakan kediamannya, hingga rata dengan tanah. Peristiea itu terjadi pada Senin (26/11/2018) sekitar pukul 11.00 wib.

Pengakuan Yulianus Ndraha asal api diduga dari dapurnya, karena mungkin belum habis dimatiin sejak pagi dan mereka pergi kekebun untuk mencari nafkah sehari-hari.

Kerugian dari peristiwa itu sekitar ratusan juta rupiah, bahkan beberapa barang yang hangus akibat keganasan sijago merah yang berupa 1 alat Tradisional Yaitu GAramba, Gendra, Tamburu dan Faritia) alat ini dipergunakannya pada acara adat pernikahan atau adat-adat besar, 1 Unit Pembangkit Tenaga Surya, 2 Buah Mesin Genset dan lainnya.

Elikana Ndraha selaku Kepala Desa, melalui sekretaris Desa Ediasa Ndraha kepada suaraperubahan.co pada Selasa (27/11/2018) sekitar pukul 16:00 wib menyampaikan."Atas kejadian ini pihak desa telah menyampaiakan surat kepada Bapam Bupati Nias melalui Dinas sosial dan Dinas BPBD Kabupaten Nias," katanya.

Ediasa mengatakan"Kami seluruh warga Desa Nifalo’o Lauru turut prihatin atas kejadian ini, walapun belum ada korban akan tetapi keluarga saudara kami keluarga Yulius Ndraha selaku yang mengalami musibah maka kami semua merasakan hal tersebut," ungkapnya.

Anggota DPRD Kabupaten Nias Brian Mei Laoli melalui Whatsappnya yang di hubungi suaraperubahan.co menyampaikan turut prihatin dan mendoakan agar seluruh keluarga korban tabah serta tabah menghadapi cobaan ini."Semoga Tuhan memberikan yang terbaik terhadap keluarga yang ditertimpa musibah. Kepada seluruh warga Desa Nifalo’o agar turut berpasitipasi bergandeng tangan atas kejadian ini," tandas Brian.(Fesianus Ndraha)

Setengah Tahun Berlalu, Pelaku Perampokan Mini Market Belum Terungkap

By On November 27, 2018

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico SIK bersama Kapolres AKBP Ikhwan Lubis SH MH (int) 
Medan (SP) - Pelaku perampokan yang terjadi di Jalan K.L Yos Sudarso tepatnya, di sebuah Mini Market pada Sabtu (7/4/2018) silam, belum juga dilakukan penangkapan. Hingga kini, pihak Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan terus melakukan pencarian dan sudah menyebarkan foto ciri-ciri pelaku.

"Sampai sekarang masih kita (kepolisian) lakukan pencarian terhadap pelaku, foto ciri pelaku juga sudah kita sebar," kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Jerico L Chandra SIK, ketika dikonfirmasi wartawan melalui selularnya pada Senin (26/11/2018) siang.

Sampai saat ini, pihak kepolisian mengalami kendala, yaitu belum menemukan ciri-ciri seperti pelaku. Bahkan pihak kepolisian juga sudah pernah mengamankan tiga orang terduga pelaku. Tapi akhirnya dilepaskan karena tidak sama persis seperti pelaku (tidak tepat).

"Ada yang pernah diamankan, sekitar tiga orang, tetapi setelah dicocokkan, rupanya berbeda dengan ciri pelaku dan pelaku juga menggunakan senjata," terang Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Informasi diketahui, peristiwa perampokan itu sempat membuat warga setempat khawatir terkait kawasan tersebut. Pasalnya, pelaku yang terekam CCTV terlihat memakai senjata laras panjang, celana berwarna loreng, memakai jaket warna hitam dan sebuah helm.

Pelaku perampokan hingga saat ini, berkisar 7 bulan telah berlalu masih bebas berkeliaran dan belum terungkap. Atas insiden ini, akhirnya toko mengalami kerugian berkisar Rp 150 juta.(tim)

By On November 26, 2018

Rapar Kordinasi TPID se Sumatera Utara 
Medan (SP) - Sepanjang tahun 2018, Sumatera Utara mencatat angka inflasi yang relative terkendali serta rendah di bawah capaian inflasi nasional dan karenanya mendukung peningkatan daya beli masyarakat.

Namun di bulan Oktober 2018 terjadi peningkatan inflasi yang cukup tinggi 1,31% (mtm) mencapai 2,73% (yoy) atau 1,59% (ytd) bahkan tertinggi jika dibandingkan dengan 23 kota IHK lainnya di Sumatera. Prestasi inflasi yang rendah hingga triwulan ke-tiga tahun 2018 masih dibayangi oleh potensi kenaikan harga pangan strategis.

Secara historis inflasi di akhir tahun akan dibayangi oleh beberapa risiko pada komoditas pangan tertentu khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Selain karena faktor pasokan dan permintaan, kondisi curah hujan dan gelombang laut yang tinggi akan menjadi problem yang mempengaruhi jalur distribusi.

Untuk mengawal capaian inflasi akhir tahun 2018 tetap berada dalam kisaran sasaran 3,5 ± 1%, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara mengadakan Rapat Koordinasi TPID Provinsi dengan seluruh TPID Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.

Rapat yang dihadiri oleh Pimpinan Daerah dan SKPD dari 33 Kabupaten/Kota dan Provinsi, dibuka pada tanggal 25 November 2018 oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara, Ibu Hj. Sabrina, di Jakarta.

Pada kesempatan tersebut Sekda menyampaikan bahwa penguatan kerja sama antar daerah merupakan salah satu alternatif dalam menjamin kesinambungan pasokan dalam rangka mendorong terwujudnya sasaran inflasi nasional yang rendah dan stabil.

Selain menyampaikan arahan Gubernur Sumatera Utara, seluruh peserta rapat juga berkesempatan untuk berdiskusi bersama TPID DKI Jakarta, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sekretariat Tim Pengendali Inflasi di Pemprov DKI Jakarta dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta. Peserta rapat juga berkunjung ke 3 Perusahaan Daerah yang terkait dengan pengendalian harga bahan pangan di ibu kota yaitu PD. Dharma Jaya (komoditas daging sapi dan ayam), PT. Food Station Tjipinang Jaya (komoditas beras) dan PD. Pasar Jaya (komoditas bahan pangan holtikultura).

Pada rapat yang bertema Mendorong Percepatan Implementasi Kerja Sama Perdagangan Antar Daerah tersebut, sekaligus dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara PD. Pasar Kota Medan, Direktur Utama Rusdi Sinuraya, dengan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Bupati Dosmar Banjarnahor yang disaksikan oleh Sekda Provinsi Sumut dan Pjs Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Hilman Tisnawan.

Perjanjian ini merupakan solusi untuk mengatasi ketersediaan pasokan pada saat permintaan melebihi penawaran dan di sisi lain dapat menjadi stabilisasi harga ketika panen raya disaat permintaan relatif rendah.

Sebagai salah satu rangkaian acara yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut, TPID Provinsi Sumut memberikan penghargaan “TPID Award” atas kinerja TPID Kabupaten/Kota dalam rangka menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga barang di wilayah Sumut.

Penghargaan TPID kategori terbaik diberikan kepada TPID Kabupaten Deli Serdang, TPID Kota Pematang Siantar dan TPID Kota Sibolga. Sedangkan penghargaan TPID kategori teladan diberikan kepada TPID Kota Tebing Tinggi dan TPID Kota Medan.

Penghargaan ini diharapkan menjadi stimulus bagi TPID Kabupaten/Kota untuk terus melakukan inovasi. Di penghujung rapat koordinasi, seluruh perwakilan TPID yang hadir sepakat untuk menyusun Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumatera Utara tahun 2019 s/d 2021 sebagai rujukan dalam melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi.

Roadmap pengendalian inflasi yang disusun mengacu pada Roadmap pengendalian inflasi nasional dan fokus pada pokok arahan Presiden RI pada Rakornas Pengendalian Inflasi 2018.

Adapun pokok arahan Presiden yang disingkat 4K adalah sebagai berikut:
Keterjangkauan Harga, dengan mendorong efektivitas pemanfaatan APBD melalui percepatan realisasi dan melakukan intervensi dalam rangka stabilisasi harga.
Ketersediaan Pasokan, dengan memperhatikan sisi pasokan pangan, distribusi, ketersediaan infrastruktur dan hal-hal yang bersifat struktural, seperti penurunan biaya operasional.
Kelancaran Distribusi, dengan mendorong perdagangan antar daerah dalam rangka menjaga pasokan komoditas pangan di daerah dan membangun serta mensinkronkan pasar-pasar pengumpul untuk memperluas akses pasar petani dan mengefisienkan rantai distribusi. Komunikasi Efektif, dengan memantau pergerakan harga, termasuk melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Pjs Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Hilman Tisnawan, berharap bahwa roadmap ini dapat menjawab permasalahan pokok pengendalian inflasi dan menjadi rujukan bagi TPID dan Pemerintah Provinsi/kabupaten/Kota dalam penyusunan rencana kerja Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di tahun mendatang sehingga inflasi Sumatera Utara akan selalu rendah dan stabil.(reza/rel)

Sidang Penipuan CPNS, Terdakwa Suparman Akui Terima Uang Dari Salamah

By On November 26, 2018

terdakwa Suparman di Persidangan di PN Medan Ruangan Cakra VI
Medan (SP) - Sidang dugaan penipuan menjanjikannya bisa meluluskan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atas nama Terdakwa Suparman kembali digelar diruangan Cakra VI, Pengadilan Negeri Medan pada Senin (26/11/2018) sekira pukul 17:00 Wib.

Dalam sidang pembelaan, terdakwa mengungkapkannya bahwa dirinya menyetor sejumlah uang kepada Abdul Ghani, pejabat yang pernah menjabat sebagai Asisten II Pemerintah Kabupaten Batubara.

"Saya dapat perintah dari Abdul Ghani, saat itu dia (Abdul Ghani) menjabat sebagai Asisten II, di Pemkab Batubara dan sekarang sudah pensiun," kata Suparman mengatakan dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis H Oyong.

Awalnya Suparman mendapatkan informasi bahwa Abdul Ghani bisa memasukkan/meluluskan CPNS sekitar tahun 2013.

"Saya sudah lama kenal sama dia (Abdul Ghani). Dia mengatakan bisa meluluskan CPNS, akhirnya saya mengajukan nama anak saya dengan tarif Rp 100 juta," sambung Suparman.

Persyaratan dana yang harus disediakan untuk satu orang CPNS yaitu tingkat SLTA Rp 50 juta, D3 Rp 75 dan S1 Rp 100.

Seusai mengajukan anaknya, Suparman rupanya dikenalkan salah satu guru SD yang biasa disebut Boy."Pak Boy itu kawan saya, lalu saya dikenalkan Pak Boy kepada ER dan ER lalu mengajukan satu nama untuk CPNS. Lalu ER menyerahkan uang sebesar Rp 40 juta kepada saya melalui rekening, kemudian uang itu saya tranfer kepada Abdul Ghani," kata Suparman lagi.

Seusia itu, lalu ER memperkenalkan Suparman kepada Salamah. Kemudian datanglah empat orang itu kerumah Suparman di Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara."Datang empat orang, Salamah, ER, Singarimbun, YUS. Kemudian mereka mempertanyakan apakah benar dan saya kata tidak bisa memberikan kepastian. Lalu mereka (Salamah, ER dan YUS) mentrasfer sejumlah uang, Salamah berkisar Rp 600 jutaan dan YUS berkisar Rp 300 jutaan. Lalu uang yang mereka berikan langsung saya transfer ke Abdul Ghani," tambahnya.

Selain kepada Abdul Ghani, sejumlah uang juga pernah ditranfer kepada orang lain dan mengaku dari utusan Abdul Ghani."Saya juga pernah mentranfers ke rekening Dedi yang pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Bupati Batubara Gong Matua Siregar," terang Suparman.

Seusai memberikan pembelaan, Ketua Majelis H Oyong mengatakan apa yang membuat terdakwa yakin terhadap Abdul Ghani dan terdakwa mentranfer ke rekening apa? Lalu Suparman mengatakan bahwa dirinya mentransfer ke rekening BNI.

"Saya yakin sama Abdul Ghani karena beliau adalah Asisten II," terangnya.

Lalu apakah terdakwa tahu bahwa cara yang terdakwa lalukan itu perbuatan yang salah."Iya pak, saya tahu bahwa ini salah, saya sadar kalau saya juga sudah ditipu, saya juga sudah melaporkan Abdul Ghani ke Polres Batubara," ungkap Suparman.

Kemudian sidang ditunda sampai dengan tanggal 3 Desember 2018 mendatang dengan agenda tuntutan terhadap terdakwa.(reza)

Orasi di Depan Kantor Bupati, Massa Ampera Kritisi Kinerja Plt Bupati Labuhanbatu

By On November 26, 2018

perwakilan dari Ampera diterima oleh Asisten II dan Kasatpol PP Labuhanbatu
Labuhanbatu (SP) - Puluhan massa Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) melakukan aksi unjuk rasa mengkritisi kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT. Aksi unjuk rasa Ampera tersebut berlangsung di Kantor Bupati Labuhanbatu di Rantauprapat, Senin (26/11) siang.

Pimpinan aksi unjuk rasa, Hasanul Habibi Harahap dan Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Khairil Hanif Nasution, kepada wartawan mengatakan bahwa aksi unjuk rasa yang mereka lakukan itu bertujuan mendesak Plt Bupati, H Andi Suhaimi Dalimunthe, agar menjalankan roda pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu sesuai dengan visi dan misi Bupati-Wakil Bupati periode 2016 - 2020.

"Sebagai Mahasiswa putra-putri Labuhanbatu, kami mendesak bapak H Andi Suhaimi Dalimunthe agar bertanggung jawab terhadap tidak berjalannya secara optimal instansi birokrasi sehingga merugikan masyarakat akibat fungsi pelayanan publik tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sejak H Andi Suhaimi Dalimunthe dihunjuk menjadi Plt Bupati Labuhanbatu, pada tanggal 25 Juli 2018 lalu oleh Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) ketika itu, Eko Subowo, roda pemerintahan di kabupaten penghasil komoditas karet dan kelapasawit tersebut tidak berjalan optimal," kata Khairil Hanif Nasution.

Ditambahkannya, untuk tahun anggaran 2018 ini, Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Labuhanbatu tidak ada diparipurnakan di DPRD. Artinya, hal ini menunjukkan ketidak-mampuan Pemkab Labuhanbatu yang dipimpin Plt Bupati, H Andi Suhaimi Dalimunthe, dalam menjalankan roda pemerintahan. Saudara H Andi Suhaimi Dalimunthe dinilai telah gagal melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat," ujar Wakil Sekretaris Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Labuhanbatu itu.

Sementara, pimpinan aksi unjuk rasa, Hasanul Habibi Harahap, di sela-sela aksi, kepada wartawan mengatakan, sejak Bupati Labuhanbatu non aktif, H Pangonal Harahap dan Wakilnya, H Andi Suhaimi Dalimunthe dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu pada 17 Februari 2016 lalu, hingga hari ini visi dan misi mereka tidak pernah terimplementasi dengan baik. "Tidak ada kemajuan yang signifikan dirasakan masyarakat Labuhanbatu hingga saat ini," kata Hasanul Habibi.

Setelah beberapa saat berorasi di halaman depan Kantor Bupati, akhirnya beberapa orang perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh Asisten II Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemkab Labuhanbatu, Ir Hasan Heri Rambe, dan Kasatpol Pamong Praja, A Haris Nasution, di ruang rapat Kantor Bupati. Setelah menyampaikan pernyataan sikapnya, para pengunjuk rasa kemudian membubarkan diri dengan tertib dan meninggalkan Kantor Bupati Labuhanbatu.(hendro)

Warga 'Geger' Mobil Suzuki Carry BK 813 LK 'Meledak' Tadi Malam

By On November 26, 2018

mobil menimbulkan api di TKP
Medan (SP) - Warga sekitaran lokasi maupun pengendara yang kebetulan melintasi Jalan Brigjen Katamso, tepatnya dipersimpangan Jalan Juanda - Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun mendadak 'geger' (heboh). Pasalnya satu unit mobil carry warna merah BK 813 LK seketika mengeluarkan asap mengepul dan mengeluarkan api dari dalam, pada Senin (26/11/2018) sekira pukul 21:15 Wib.

Untung saja tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun didalam mobil banyak penumpang dan sebagian penumpangnya anak-anak berusia dibawah sepuluh tahun.

Informasi yang dihimpun, mobil rombongan ini berasal dari Kecamatan Delitua, dan berniat untuk berkeliling Kota Medan. Naas, saat ditempat kejadian perkara (TKP), mobil yang disopiri oleh Dedi tiba-tiba 'mati' dan berhenti dilokasi, seketika itu juga, saat dilokasi mobil mengeluarkan asap dan api pada bagian dalam mobil dan api diduga berasal dari mesin.

Salah satu penumpang yang saat itu duduk dibagian belakang merasa heran dengan keberadaan asap dari bagian mesin. Melihat hal itu, salah satu penumpang berinisiatif dan mengajak agar keluar dari dalam mobil. Setelah penumpang keluar, kemudian api juga keluar pada bagian mesin dan seketika itu juga 'meledak'.

Salah satu penumpang ketika diwawancarai wartawan mengaku bahwa insiden itu terjadi dengan cepat."Aku heran bang, kenapa ada asap dan dengan cepat aku bilang sama suamiku agar keluar dari dalam mobil ini, kemudian kami keluar dari dalam mobil dan tidak lama mobil pun meledak," ujar penumpang wanita ini mengatakan.

Masyarakat dan pengemudi yang ada dilokasi dengan cepat juga membantu memadamkan api dari dalam mobil. Ada yang menyiram dengan air dan dengan alat pemadam api. Sehingga api berhasil dipadamkan.

"Mobil itu meledak dan mengeluarkan asap dengan sekejap, untung aja disini ada air bang, biasanya disini gak ada air bang," kata petugas jaga malam diseputaran lokasi ketika diwawancarai wartawan.

Pantauan wartawan dilokasi, api yang sempat timpul dari dalam mobil tahun 90-an ini berhasil dipadamkan, untuk menghindari kemacetan lalulintas, mobil ini didorong dan dipindahkan kepinggir jalan.(reza)

Polrestabes Medan 'Tembak' Pelaku Pembunuhan PRT di Medan Selayang

By On November 26, 2018

pelaku (duduk) diinterogasi petugas kepolisian 
Medan (SP) - Team penanganan gangguan khusus (Pegasus) Polrestabes Medan yang dan team (Pegasus) Polsek Sunggal melumpuhkan kedua kaki Trantib Medan Selayang bernama Ricard Trumen P (23) warga Jalan Ngumban Surbakti, Gang Sedap Malam 15, Kelurahan Sempa Kata, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (25/11/2018) pukul 03:30Wib.

Tersangka dilumpuhkan dikarenakan menghabisi nyawa pembantu rumah tangga bernama Jeni Boru Siringo - Ringo (23) warga Jalan Ngumban Surbakti, Gang Sedam Malam 15 Nomor 19, Kelurahan Sempa Kata, Kecamatan Medan Selayang.

Kapolrestabes Medan,  Kombes Pol Dr.Dadang Hartanto melalui Kasubbag Humas Polrestabes Medan, Kompol Subroto mengatakan berawal kejadian, tersangka Ricard Trumen masuk rumah majikan tempat korban bekerja, dengan cara memanjat pagar. Lalu,  tersangka masuk melalui pintu utama yang kebetulan tidak terkunci. Tersangkapun dengan leluasa,  mengacak - ngacak lemari dalam kamar majikan korban. Tiba - tiba, tersangka mendengar suara dari arah garasi yang kebetulan kamar pembantu. Korban yang terbangun, langsung terkejut melihat tersangka sudah depan pintu kamar korban.

"Tersangka yang takut, diketahui aksi pencurianya. Dengan membabi buta, tersangka menikam leher sebelah kiri korban sebanyak dua kali hingga korban tewas," ujarnya.

Subroto menjelaskan. Usai menikam leher korban, tersangka mengambil barang korban berupa jam tangan, parfum dan batu giok bentuk bongkahan. Lalu tersangka melarikan diri kerumahnya, yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Team (Pegasus) Polrestabes Medan dan (Pegasus) Polsek Sunggal yang sudah, mengetaui keberadaan tersangka sebelumnya, langsung menangkap tersangka dirumahnya yang tidak jauh dari (TKP). Saat diintrogasi petugas, tersangka mengakui perbuatnya yang telah membunuh korban. Waktu team gabungan melakukan pengembangan, tersangka berusaha melakukan perlawanan. Lalu petugas, meletuskan tembakan peringatan keudara. Karena tidak dihiraukan tersangka, team gabungan terpaksa memberi tindakan tegas dan terukur, dengan cara melumpuhkan kaki tersangka.

Usai tersangka lumpuh, team gabungan membawa tersangka ke RS.Bhayangkara  untuk mendapat pertolongan medis.

Barang bukti yang diamankan team gabungan,  dari tersangka berupa 1 bilah pisau lipat, 1 buah jam tangan, 1 buah botol parfum, 1 potong baju tersangka yang dipakainya melakukan kejahatan, 1 buah celana panjang warna hitam, 1 buah batu cincin bongkahan.

"Sebelum team ( Pegasus) Polrestabes Medan, dan Pegasus Polsek Sunggal menangkap tersangka. Terlebih dahulu,  minta keterangan sejumlah saksi. Karena sudah akurat, sejumlah keterangan saksi. Barulah team Pegasus gabungan mengejar tersangka," kata Kasubbag Humas Polrestabes Medan, Kompol Subroto menjelaskan.(tim)

Perkuat Silaturahmi, Jujitsu Dojo Nabila Gelar Kompetisi

By On November 26, 2018

kompetisi di Dojo Nabila 
Medan (SP) - Kompetisi yang diadakan oleh beladiri Jujitsu Sumatera Utara kali ini bukan sekadar mencari pemenang di atas arena pertandingan, melainkan untuk meningkatkan kualitas silaturahmi di antara para Jujitsan (sebutan bagi para atlet Jujitsu), pelatih serta keluarga.

Hal ini pula menjadi dasar digalakkannya kejuaraan-kejuaran kecil dan rutin yang digelar oleh masing-masing dojo. Salah satunya dalam Nabila Cup yang digelar oleh Dojo Nabila beberapa waktu lalu.

"Tujuan kompetisi ini untuk meningkatkan silaturahmi," demikian M. Nur Simbolon selaku Ketua Panitia menerangkan pada wartawan, pada Minggu (25/11) kemarin.

Sementara itu, Halimuddin Saragih selaku penanggungjawab Dojo Nabila menambahkan bahwa kompetisi yang mereka adakan juga sebagai pembentukan mental Jujitsan untuk lebih siap menghadapi kompetisi yang lebih besar lainnya.

Nabila Cup sendiri merupakan kompetisi kerapian jurus yang mempertandingkan 6 kelas dari kategori junior hingga senior. Kompetisi tersebut diikuti oleh 78 Jujitsu dari 8 dojonyang ada di Kota Medan serta Kabupaten Deli Serdang.(pras)

IRT Dianiaya Tetangga Sampai Lebam, Ngadu ke Mapolsek Delitua

By On November 25, 2018

korban (wanita) 
Delitua (SP) - Hanya gegara menyapa, Pipin (41) warga Jalan Eka Rasmi Kel Gedung Johor Kec Medan Johor bonyok di hajar NH (52) tetangganya sendiri. Akibat perlakuan pelaku, korban mengalami luka memar di bagian wajah.

Informasi di peroleh, sepulang berbelanja dari pasar, korban singgah di salon dekat rumahnya. Tiba di salon, korban melihat NH sedang duduk di salon. Karena masih tetangga dan keluarga dekat, korban menyapa NH. Tak senang di sapa, NH naik darah dan langsung bangkit dari duduknya. Begitu berdiri, NH langsung menjambak, menampar pipi kiri dan kanan dan membenturkan kepala korban.

Melihat NH ngamuk, korban pun berkata, "apa salah saya". Mendengar ucapan korban, NH berkata bahwa dia tidak senang di sapa korban. Walau pun dalam keadaan kesakitan, korban pun minta maaf kepada NH. Namun NH tidak menerima maaf korban.

"Kejadiannya Jumat (23/11) sekira 15.15 wib. Padahal NH masih keluarga dan saya memanggil tante kepadanya. Kok tega dia memukuli saya, padahal selama ini kami tidak pernah bertengkar," beber ibu 2 anak ini saat membuat laporan di polsek Delitua Minggu (25/11) sekira 15.55 wib.

Sarah (23) pemilik salon mengaku kaget saat NH naik darah. Padahal keduanya masih keluarga dekat.

"Untung cepat saya lerai bang, kalau tidak hancurlah peralatan salon saya. Karena saat kejadian suasana sudah memanas," terangnya.

Kapolsek Delitua kompol BL Malau membenarkan laporan korban dan berjanji segera memprosesnya.(tim)

Selamat HUT PGRI ke -73 dan Hari Guru Nasional

By On November 25, 2018

berfoto bersama
Patumbak (SP) - Bertemakan 'wujudkan guru sebagai penggerak perubahan menuju Indonesia Cerdas berkarakter dalam revolusi industri' ini menjadi dasar digelarnya kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73 dan hari guru Nasional Tahun 2018 di Sekolah Dasar (SD) Negeri 101791 Jalan Pertahanan, Kec Patumbak, Kab Deli Serdang pada Jumat (24/11/2018) sekira pukul 10:00 Wib.

Kegiatan HUT dan hari guru yang jatuh pada Sabtu 25 November 2018 ini dihadiri oleh Wakil Ketua PKK Kabupaten Deli Serdang, Hj Asdiana, Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Miska Gewasari, Korwilcam Bidang Pendidikan Kec Patumbak Kosdiana, Camat Patumbak, Mhd Arsul MSi, beberapa kepala desa, beberapa guru dan para pendukung kegiatan.

Didalam kegiatan yang sederhana ini juga dilakukan bhakti sosial pemberian 200 bibit pohon yang akan diserahkan kepada beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Patumbak dan beberapa desa, 40 buah tong sampah, program pendidikan bahasa inggris dan pelatihan.

Dr Agus Sutanto Tan selaku pihak pendukung berjalannya kegiatan mengatakan Bahwa pendidikan itu sangat penting bagi generasi bangsa.

"Kehadiran kita disini dalam rangka memperingati hari guru yang akan jatuh pada 25 November 2018. Selamat kepada guru-guru dan selamat mengabdi dan mudahan amal bhakti guru mendapat keberkahan. Kita juga turut mendukung agar para guru mengajarkan kepada anak didiknya agar selalu menjaga lingkungan sekolah. Kita juga menyerahkan 200 bibit pohon dan 40 tong sampah untuk sekolah-sekolah," terangnya.

Seusia Dr Agus Sutanto Tan, Wakil Ketua TP PKK Hj Asdiana mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para pendukung."Lions Club sudah banyak membantu, kiranya kerjasama ini dapat terus terjalin. Doakan Lions Club tetap jaya, ini merupakan silaturrahmi dalam rangka hut PGRI," ungkap Hj Asdiana.

Terakhir, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Miska Gewasari
mengucapkan HUT PGRI ke-73 dan hari guru Nasional.

"Guru sosok terpenting dalam pendidikan, jika kita memiliki komitmen tidak ada yang tidak bisa diatasi, guru-guru pendidikan tidak boleh berhenti berbakti, kita harus memiliki guru-guru hebat sebagaimana pun terpuruk keadaan. Guru harus bermartabat demi keberlangsungan sebuah negara bahkan sebuah peradaban," ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga terus berupaya memperbaiki menyempurnakan infrastruktur yang ada di sekolah-sekolah, ini merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan.

"Tapi semua infrastruktur media pembelajaran ruang kelas yang baik perpustakaan yang baik tanpa didukung oleh kemampuan guru untuk memanfaatkannya tentu semuanya akan terjadi sia-sia. Begitu berjasanya seorang guru, bahkan milyaran dana bangunan yang berdiri tanpa guru tidak akan berjalan dengan maksimal," tambahnya.

"Dalam konteks pendidikan, saya selalu mengatakan apapun kondisinya, kata kuncinya adalah gurunya, seperti apapun cover kurikulumnya, bagaimanapun kondisi di sekolahnya yang penting adalah mutu gurunya maka mari kawan-kawan semua bapak dan ibu guru, hari ini ayo kita berjuang mewujudkan harapan masyarakat untuk dapat memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada masyarakat dengan komitmen dan tanggung jawab bapak dan ibu guru. Jadikanlah hari ini sebagai upaya merefleksikan diri bapak dan ibu guru tentang bagaimana sebenarnya tugas profesional kita yang sudah kita jalankan.  Untuk itu Sekali lagi saya ucapkan selamat hari guru, banggalah bapak dan ibu guru mengabdi dan mendedikasikan kehidupannya untuk kepentingan keberlangsungan generasi atau sebuah peradaban bangsa," terangnya. (reza)

Polemik Jurnalis Moltoday.com, Ketua DPD Partai berkarya Gunungsitoli : Masalah Harus Diselesaikan

By On November 25, 2018

Kapolres Nias menerima dokumen 
Gunungsitoli (SP) - Aliansi Pers LSM Aktivis Bersatu Indonesia (Apresiasi) menemui Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan SIK pada Jumat (23/11/2018) sekira pukul 17:00 Wib. Apresiasi datang bersama Ketua DPD Partai Berkarya Kota Gunungsitoli, Faa Mendrofa serta didampingi Pengacara James Harefa.

Kedatangan mereka untuk menyampaikan bukti-bukti pendukung yang dimiliki atas pelaporan YYG,  Jurnalis Media Online Moltoday.com di Kepulauan Nias.

Menurut Kapolres, kasus yang menjerat YYG akan diekspos dalam beberapa hari ke depan. Demikian juga kasus yang didasari pengaduan Agusmulia Tafona’o dan laporan pengaduan masyarakat YYG sedang ditindaklanjuti.

“Dalam hal ini, tentu proses demi proses dilakukan secara bertahap sesuai aturan yang ada,” jelas AKBP Deni Kurniawan yang didampingi Kasat Reskrim AKP Jonista Tarigan.

Deni Kurniawan menjelaskan, menangani sebuah kasus tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih dalam melakukan penyelidikan serta penyidikan yang butuh waktu dan materi. Ia mencontohkan Laporan Lo’ozaro Zebua yang sudah mengahabiskan dana sekitar Rp50 juta.

“Sekarang kasus tersebut sudah di-SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan),” tutur lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2000 ini.

Kapolres mengakui, sebelumnya ia telah didatangi Suar Natal Waruwu alias Ama Anggi untuk memediasi. Namun sampai saat ini belum ada hasil. “Kasus ini dalam waktu dekat diekspos dan berkasnya dikirim ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli,” tegas Deni Kurniawan.

Faa Mendrofa meminta Kapolres Nias menuntaskan masalah tanpa persoalan. Sehingga kedua belah pihak sejuk, dan diharap menjadi salah satu motivasi ke depan.

“Baik kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara, Gatimbowo Lase, maupun kepada rekan kami YYG,” kata pria akrab disapa Famend yang juga jurnalis senior di Kepulauan Nias.

Famend meminta Penyidik menunjukkan profesionalisme dalam menangani kasus yang menjerat YYG. Agar tidak menjadi preseden buruk terhadap kinerja Kapolres Nias di tengah publik. Seakan belum memberi perhatian dalam kasus dugaan penyuapan terhadap oknum jurnalis. Terlebih pengakuan YYG kepada sejumlah LSM dan jurnalis, jika GL yang memaksanya menerima sebuah amplop yang yang tidak diketahui apa isinya.

Setelah GL berhasil memaksa memasukkan amplop itu ke kantong celana YYG, sekejab diamankan pihak reserse Polres Nias.

“Lalu GL buru-buru naik ke mobilnya, Toyota Rush warna putih. Terkesan GL mengkondisikan perkara ini,” ungkap Famend.

Salah satu bukti ada indikasi GL mengkondisikan Polisi, terbukti saat perhitungan uang di tempat kejadian perkara senilai Rp 1.800.000. Tapi laporan GL di Polres Nias, uang itu senilai Rp 2.000.000. Hal itu menguatkan dugaan jika ada pengkondisian GL sebagai pelapor dengan pihak Polres Nias yang melakukan penangkapan langsung.

“Karena itu kita minta kepada Kapolres Nias, agar penanganan kasus ini profesional tanpa pandang sepihak. Kenapa kami sampaikan itu, karena sikap Kasat Reskrim AKP Jonista Tarigan terkesan kurang bersahabat dan bermatabat saat menyampaikan keterangan terhadap James Harefa selaku pengacara YYG,” ungkap Famend.

Koordinator Apresiasi, Last Kristian Wa’u meminta Kapolres Nias memberikan perlindungan hukum terhadap YYG, atas laporan GL di Mapolres Nias.

“Kami ini dasarnya anak jalanan, mengambil langkah untuk membantu dan membela sahabat kami yang masih muda dalam berkarya di masa yang akan datang. Tampaknya sahabat kami YYG seperti dijebak oleh GL yang seakan takut terbongkar dugaan kasusnya yang sedang viral di medsos saat ini,” katanya.

Wanita biasa dipanggil Tian ini mengaku sadar dalam kasus ini ada dugaan yang bermain-main di belakang layar dan oknum tersebut juga diduga berprofesi sebagai jurnalis dan LSM. Diduga GL telah berkoordinasi sebelumnya dengan oknum jurnalis dimaksud. Salah satu buktinya, postingan oknum itu di kantor redaksi salah satu media.

“Tampak di postingan tersebut, foto bersama GL bersama oknum jurnalis dan seorang anggota DPRD Kabupaten Nias. Pertemuan itu dilakukan beberapa saat sebelum penangkapan rekan kami YYG. Komentar di postingan tersebut juga membuat kami menduga bahwa penangkapan telah dikondisikan,” ungkap Tian.

Dalam pertemuan itu, Apresiasi juga menyerahkan sejumlah bukti dan fakta hasil jepretan kamera YYG. Yang memperlihatkan mirip GL sedang berpesta minuman keras di Hotel Binaka II, lelaki mirip GL ditemani rekan kerjanya dan didampingi sejumlah wanita malam.
Juga ada kronologis kejadian yang telah disampaikan YYG sebelumnya.

Di kesempatan lain, Tian meminta Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi untuk meninjau ulang jabatan GL sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Gunungsitoli. Sebab seorang tokoh pendidik harus memberikan contoh dan teladan terhadap dunia pendidikan. (Fesianus ndraha)

Kapolres Labuhanbatu Tutup Turnamen Bola Volley Kapolres Cup 2018

By On November 24, 2018

Kapolres Labuhanbatu memberikan medali kepada juara turnamen
Rantauprapat (SP) - AKBP Frido Situmorang SIK menutup turnamen Bola Volley, piala Kapolres Cup 2018 yang di mulai dari tanggal 17 November 2018 hingga hari Sabtu 24 November 2018 di Gedung Olahraga (GOR).

Sejak di bukanya turnamen Bola Volley Kapolres Cup 2018 sampai di tutupnya Tunamen Kapolres Cup 2018 telah membuahkan hasil generasi generasi penerus atlit bola volley yang tangguh dan menjunjung tingggi sportivitas.

Turnamen Bola Volley Kapolres Cup 2018, team Polsek Kualu Hulu berhasil memboyong juara 1 sedangkan, Polsek Merbau juara 2, NA IX-X juara 3, Polsek Torgamba juara 4. Masing masing team yang juara mendapatkan tropi dan dana pembinaan dari Polres Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang SIK saat dikonfirmasi awak media mengatakan tujuan diadakannya turnamen Bolla Volley Kapolres Cup 2018 ini untuk mencari/mendapatkan bibit atlit bola volley, yang tangguh serta menjunjung tinggi sportivitas.

"Nantinya anak-anak ini bisa menjadi atlit bola volley Internasional, kami juga menghimbau kepada seluruh atlit yang mengikuti turnamen Bola Volley Kapolres Cup agar menjauhi narkoba karena tanpa narkoba dengan berolahraga, jiwa dan Raga kita sehat," terangnya.(hendro)

Ngajari Istri Pelaku Nyabu, Sudirman Dibakar Hidup Hidup. Polisi : Motif Sakit Hati

By On November 24, 2018

Kapolsek Percut Sei Tuan memaparkan pengungkapan kasus penganiayaan dan pembakaran 
Deli Serdang (SP) - Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri SIK memaparkan kasus penganiayaan dan pembakaran yang terjadi terhadap Sudirman pada Jumat (23/11/2018) sekira pukul 18.30 wib.

Peristiwa penganiayaan dan pembakaran ini terjadi di Lapangan sepakbola Reformasi Pasar 9, Desa Bandar Khalipah, Kec Percut Sei Tuan, Kab Deli Serdang. Korban pembakaran Sudirman alias Pai (35) warga Kec Batang Kuis Desa Tumpatan Nibung, Gg Tanom.

"Pelaku BS, warga pasar 9 Tembung Kec. Percut Sei Tuan ini marah kepada korban, karena sewaktu pelaku yang seorang residivis menjalani hukuman selama ini di Lampung, korban mengajari istri pelaku untuk mengkonsumsi narkoba. Itulah hasil pemeriksaan sebagai pemicunya hingga terjadi penganiayaan dan pembakaran ini," kata Kapolsek Percut Sei Tuan.

Berdasarkan pemeriksaan setelah kejadian, kemudian dalam tempo beberapa jam pelaku berhasil di bekuk, terungkap motif penganiayaan dilatarbelakangi unsur sakit hati kepada korban.

"Tindakan pelaku sudah direncanakan dengan menyiapkan bensin di dalam botol air mineral dan martil untuk menganiaya korban," tambah Kapolsek.

Kejadian ini bermula pada hari Jumat tanggal 23 Nopember 2018 pukul 18.30 Wib saksi berinisial MEM bertemu dengan pelaku di belakang supermarket irian yang tinggal di Pasar 9 Tembung, saat itu pelaku dilihat oleh saksi sedang membawa botol air mineral yang berisikan minyak bensin dan martil, selanjutnya saksi menanyakan kepada pelaku untuk apa barang tersebut dibawa. Kemudian pelaku menjawab untuk matikan korbannya (Sudirman), karena korban mengajari istri pelaku menyabu.

Selanjutnya pelaku mencari korban di sekitar lapangan reformasi dan tidak lama kemudian, saksi mendengar suara jeritan, kemudian saksi mendatangi suara jeritan dan ternyata dilihatnya posisi korban sudah dalam keadaan tergeletak tidak berdaya dengan kondisi tubuh terbakar, sedangkan pelaku melarikan diri.

Melihat itu, saksi menolong korban dengan cara menyiram tubuh korban dengan air parit untuk memadamkan api di tubuh korban. Selanjutnya korban dibawa kerumah sakit Citra Medika, oleh RS Citra Medika lalu dirujuk ke RS PIRNGADI Medan. Namun setelah beberapa jam korban dirawat, akhirnya meninggal dunia.

Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi pembakaran langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melalukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan diketahui identitas pelaku.

"Kita memberikan tindakan tegas terukur terhadap pelaku karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan," terang Kapolsek.(agus)

Kapolrestabes Medan Bagi Sembako kepada Jemaah Masjid

By On November 24, 2018

Kapolrestabes Medan di Masjid Al Hilal seusai membagi sembako kepada Jemaah
Medan (SP) - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SIK melaksanakan Sholat Jum’at di Masjid Al Hilal Desa Bandar Baru Deli Serdang, Jumat (23/11/2018).

Dalam giat Sholat Jum’at tersebut Kapolrestabes Medan di dampingi oleh
Kapolsek Pancur Batu, Kompol Faidir Chaniago, SH, Camat Sibolangit, Amoz F Karo-karo, SSos, MAP dan Ketua MUI Sibolangit, Irwan Nasution, S.Pdi.

Pada kesempatan itu Kapolrestabes Medan tampak disambut oleh Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Al Hilal, Santoso, bersama Bendahara, Surya serta para pengurus BKM.

Berikut Khatib Jumat Ustadz Irwansyah Putra, S,Pdi dan para Jemaah Masjid Al Hilal, Desa Bandar Baru.

Selain melaksanakan Sholat Jum’at, Kombes Pol Dadang juga bersilaturahmi kepada para Jemaah Masjid Al Hilal serta sekaligus memberikan bantuan sembako, berupa Beras, Minyak Makan, Telur, Gula, Indomei dan Tepung.

Pada Jumat barokah itu Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan, bahwa Sholat Jum’at Keliling ini dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran Polrestabes Medan yang beragama Islam.

Sholat Jumat ini sangat banyak manfaatnya, antara lain untuk menghapus dosa, serta mendapatkan pahala yang besar. Karna setiap langkah menuju Sholat Jum’at akan mendapatkan ganjaran puasa dan Sholat selama setahun.

"Selain untuk menghapus dosa, kita juga akan mendapat pahala besar dalam saat setiap langkah menuju Sholat Jumat. Dan selain itu kita juga akan mendapatkan ganjaran puas dan Sholat selama satu tahun, ” ujar Kombes Dadang di hadapan para Jemaah Masjid Al Hilal.(sahar)

Kejadian di Medan Amplas, Edy Wijaya Ditonjok Saat Gendong Anaknya

By On November 24, 2018

korban
Patumbak (SP) - Edy Wijaya (37) beralamat di Jalan Pertahanan, Gg Warisan, Kel Timbang Deli, Kec Medan Amplas mendatangi Mapolsek Patumbak pada Sabtu (24/11/2018) sekira pukul 20:00 Wib.

Kedatangan lelaki ini untuk mengadukan ST alias I karena melakukan penganiayaan terhadapnya di Gg Saudara, Kel Timbang Deli, Kec Medan Amplas tepatnya didepan panglong Adi Jaya, yang lebih parahnya lagi, ST alias I melakukan penganiayaan saat korban sedang menggendong anak lelakinya yang masih berusia 1,5 tahun.

Informasi yang dihimpun, awal dari kejadian ini dikarenakan suatu hal yang sepele. Korban merasa lahan ataupun tempat dirinya mencari rezeki diambil alih oleh ST.

"Aku ada negor seorang sopir dan menanyakan bawa apa dengan sopir itu, aku nanyakan itu pada hari Jumat 23 November 2018 kemarin. Lalu sopir itu mengaku disuruh FRE. Aku gak kenal dengan FRE," kata korban saat di Mapolsek Patumbak.

Seusai mempertanyakan hal itu dan korban tidak mengaku mengenal dengan FRE, korban kemudian meninggalkan Sopir.

Namun yang membuat korban heran, keesokan harinya, tiba-tiba ST mendatanginya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan suara keras dan langsung memukulnya.

"Aku ditonjok dia (ST) didepan kawan-kawannya dan aku ditonjoknya dia saat aku menggendong anak lelakiku, sampai anakku menjerit, menangis ketakutan," sambung korban.

Di Mapolsek Patumbak, korban berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku. "Lihat ini pipiku dan wajahku bang, luka akibat pukulan dari ST," terangnya.

Terpisah, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan akan menindaklanjuti setiap laporan korban (masyarakat).(reza)

Datang ke Kos Cewek, Fikri Babak Belur Dikeroyok

By On November 24, 2018

Korban
Delitua (SP) - Sial nasib yang dialami Fikri Hilijar (16), pasalnya ia di keroyok 8 orang pemuda ketika ia mendatangi teman wanitanya bernama Tika (21). Akibatnya di keroyok, Fikri mengalami luka atau mata merah, dada sesak, kepala memar, pundak memar dan pinggang luka gores.

Saat itu Fikri bersama 2 orang temanya Haris (19) dan Adek (16) yang merupakan warga Jalan Balai Desa, Gang Pendidikan, Pasar 12, Desa Marendal 2, Kecamatan Patumbak, mendatangi Tika di tempat kosnya yang berada di Jalan Perbatasan, Kelurahan suka Maju, Kecamatan Medan Johor pada Selasa (20/11) pukul 21.10 wib.

Setengah jam Fikri berada di kos Tika, tiba tiba 8 pemuda yang tidak di kenalnya datang dan langsung menghajar dengan mengeroyok Fikri, sehingga Fikri babak belur dan nyaris pingsan akibat pukulan, ditendang, dan di injak injak.  Begitu puas mengeroyok dan melihat Fikri sudah tidak bergerak, 8 pemuda langsung pergi meninggalkan Fikri.

"Habis aku di hajar mereka, padahal aku tidak tahu apa salahku dan aku juga baru kali ini bertemu dengan mereka. Mungkin ku rasa salah satu pelaku ada yang suka sama Tika," ungkap Fikri saat membuat laporan di Mapolsek Delitua.

Begitu para pelaku pergi, Tika langsung membantu Fikri untuk bangun dari lantai kamar kos. Begitu Fikri mulai agak tenang, para pelaku kembali menyoraki Fikri dari luar pekarangan kos. Mendengar para pelaku masih di lokasi, dan seperti ingin menghajarnya lagi, Fikri pun menjadi tidak tenang, dan mencoba mencari supaya untuk lolos dari lokasi kos. Karena tidak ada pilihan lagi dan takut nyawanya melayang, akhirnya Fikri mencari cara untuk kabur dari lokasi kos dan memilih kabur dari samping rumah kos.

"Sukur saja bisa berhasil kabur dari tempat kos kalau nggak bisa melayang nyawa ku bang," katanya lagi.

Tidak terima dengan kejadian yang di alaminya, Fikri bersama orangtuanya mendatangi Mapolsek Delitua guna membuat laporan pengaduan.

Kapolsek Delitua Kompol BL Malau SIK mengatakan laporan korban sudah diterima."Kita minta korban untuk membawa saksinya supaya di mintai keteranganya," tutup Kapolsek. (tim)

Mayat Bayi Dibuang Di Pos Jaga Malam Johor, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

By On November 24, 2018

mayat bayi didalam bungkusan plastik
Medan (SP) - Warga Jalan Eka Suka Raya, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor mendadak heboh. Sebabnya, sesosok mayat bayi perempuan ditemukan dalam bungkusan plastik warna merah di pos jaga malam di lokasi tersebut.

Kapolsek Delitua Kompol BL Malau mengatakan, mayat bayi itu pertama kali ditemukan oleh warga, pada Sabtu (24/11) sore. Di duga mayat bayi tersebut baru lahir, karena masih dilengkapi dengan ari-ari.

"Saat ini, mayat bayi itu sudah dibawa ke rumah sakit Bayangkara," ungkapnya kepada wartawan.

BL Malau menjelaskan, sebelum ditemukan, tiga orang warga masing-masing bernama Kamal Helmi (17) warga Jalan Eka Suka II, Raihan Aulia (16) warga Jalan Eka Suka IV, dan Adi Wijaya (20) warga Jalan Eka Rasmi, sedang nongkrong di Pos Kamling dekat lokasi penemuan.

Kemudian datang dua orang tukang botot yang tidak dikenal melewati mereka dan mengatakan kepada ketiganya bahwa ada bangkai di Pos Jaga Malam.

Mendengar itu lanjut BL Malu, ketiganya pun langsung bergegas melihat isi plastik warna merah yang diletak di Pos jaga malam tersebut. Setelah plastik dibuka, ketiganya pun kaget, karena ternyata isi dalam kantong plastik tersebut adalah mayat bayi.

"Setelah itu ketiga saksi lalu memberitahukan kepada masyarakat dan Kepling bernama Suyadi. Dimana laporan itu lalu diteruskan ke Polsek Delitua," jelasnya.

Mendapatkan informasi tersebut, BL Malau menuturkan, personel Polsek Delitua yang dipimpin oleh Kanit Reskrim langsung menuju lokasi penemuan mayat bayi. Selanjutya, usai dilakukan olah TKP, jenazah bayi malang tersebut langsung diboyong ke ruang instalasi forensik RS Bhayangkara guna keperluan penyelidikan.

"Saat ini kita sudah meminta keterangan dari 4 orang saksi atas penemuan mayat bayi ini untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. (tim)

Contact Form

Name

Email *

Message *