HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Berdiri 'PD' di Pos Polantas, Baliho Raksasa 'Berkedok' Lambang Tribrata Ini Rupanya Menyalahi

Baliho Raksasa berdiri tanpa izin
Deli Serdang (SP) - Berkedok berlambangkan Tribrata (Kepolisian) dan bertuliskan 'Menuju Indonesia Tertib dan Bersatu Keselamatan Nomor 1' serta berdiri tepat di pos Polisi Lalulintas (Polantas). Rupanya, Baliho Raksasa yang berdiri percaya diri (PD) ini tidak memiliki izin. Atas adanya hal itu, dengan semangat Muspika Kecamatan akhirnya akan dan harus merobohkannya.

Pemandangan Baliho Raksasa itu terdapat di Jalan Lintas Tanjung Morawa - Lubuk Pakam, atau lebih tepatnya di simpang Kayu Besar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Atas adanya perintah atau kordinasi dari Dinas Perizinan Terpadu, Kabupaten Deli Serdang, lalu ditindaklanjuti oleh Mupika Kecamatan Tanjung Morawa yang terdiri dari Camat, Danramil dan Kapolsek.

Akhirnya belasan Baliho Raksasa yang berdiri tegak dirobohkan, tidak terkecuali yang berdiri dipos polisi maupun berkedok dan bergambar lambang Tribrata.

"Iya Baliho Raksasa (berdiri di pos polisi Simpang Kayu Besar) itu menyalahi dan tidak memiliki izin, itu akan kita tertibkan dan dirobohkan. Namun sebelum kita tertibkan, kita sudah mengimbau kepada pemilik atau pengusahanya agar membongkarnya sendiri. Tapi jika mereka (pemilik) tidak mengindahkannya, maka tim terpadu akan melakukan penertiban," terang Kasi Trantib Kecamatan Tanjung Morawa, R Silaban ketika diwawancarai wartawan diacara penertiban belasan Baliho Raksasa tanpa izin di depan Mapolsek Tanjung Morawa, pada Kamis (6/12/2018) siang.

Lelaki yang pernah menjabat sebagai ajudan Bupati Kabupaten Deli Serdang ini mengaku bahwa dokumen Baliho tanpa izin sudah masuk kepadanya dan akan dilakukan koordinasi untuk dilakukan penertiban.

"Jadi kita harapkan agar pengusaha papan reklame segera mengurus izin agar tidak ditertibkan," terangnya.

Sebelumnya, Camat Tanjung Morawa Edy Yusuf tetap optimis dan berharap agar penertiban baliho Raksasa tanpa izin ini didukung oleh semua pihak.

"Ini menjadi atensi dari pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, dan bahkan Bapak Kapolda Sumut. Jadi jika ada baliho atau papan reklame yang tidak memiliki izin akan segera dirobohkan," kata Camat dilokasi.

Camat juga mengaku bahwa kegiatan penertiban ini merupakan rekomendasi dari pihak perizinan. Karena kata Camat bahwa pihak kecamatan tidak pernah mengeluarkan izin mendirikan baliho.

"Kita sebenarnya tidak punya data baliho tidak memiliki izin di wilayah Kecamatan Tanjung Morawa, jadi ketika ada baliho, maka kita pertanyakan dulu kedinas perizinan perihal perizinannya. Selain itu, sebelum melakukan penertiban, kita juga sudah menyurati pihak penanggung jawab dari baliho yang akan dirobohkan. Namun tidak diindahkan, makanya langsung ditertibkan," terangnya.

Camat menambahkan bahwa kegiatan penertiban akan dilakukan sampai seluruh baliho bermasalah ditertibkan.

"Ada belasan baliho bermasalah akan ditertibkan, jadi kita akan tertibkan semua yang bermasalah," terangnya.

Ditempat yang sama, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Anggun SIK mengaku bahwa pihak kepolisian hanya sebatas melakukan pengamanan. Selain itu, Anggun menambahkan bahwa penertiban baliho atau papan reklame bermasalah ini merupakan atensi dari pimpinannya.

Kegiatan penertiban dilakukan oleh tim terpadu yang terdiri dari Dinas Perizinan Terpadu, Kabupaten Deli Serdang, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Muspika Kecamatan Tanjung Morawa yang terdiri dari Camat, Danramil dan Kapolsek.(reza)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *