HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Polsek Patumbak Tembak Pelaku Pembunuhan Afrian Tarigan

Kapolsek Patumbak didampingi Kanitreskrim menginterogasi pelaku pembunuhan 
Medan (SP) - Setelah penemuan jasad Afrian Winata Tarigan (27) didalam sumur tua dan menggegerkan warga Jl Pertahanan Dusun II, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Selasa (27/11) kemarin, kini teka-teki sang pembunuh tersebut pun terungkap.

Adalah Wira Darma alias Uwenk sang pelaku. Pria yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban ini dibekuk petugas dikawasan Jl Garu I, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (29/11) kemarin.

Bahkan lantaran nekat melakukan perlawanan dan mencoba kabur, pria yang disebut-sebut bandar narkoba ini pun diberi tindakan oleh petugas pada kedua kakinya sebelum akhirnya diboyong ke Mapolsek Patumbak guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Aksi sadis pelaku dilatarbelakangin karena kesal dengan perlakuan korban yang kerap meminta narkoba jenis sabu padanya. Jadi motifnya karena narkoba. Tersangka kesal dengan korban yang berulang kali meminta narkoba. Tersangka juga merupakan bandar narkoba," ucap Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SIK didampingi Kanitreskrim, Iptu Budiman Simanjuntak di Mapolsek Patumbak pada Minggu (2/12/2018) siang.

Dijelaskan Ginanjar, aksi pembunuhan yang dilakukan tersangka terjadi pada Kamis (1/11) sore. Saat itu, tersangka dibantu adiknya, Hasbul Khoir alias Abul (DPO) membacok kepala korban menggunakan kapak dan memukul tubuh korban menggunakan balok.

"Meski sudah dibacok, korban belum tewas. Selanjutnya tersangka menjerat leher korban menggunakan kawat hingga tewas. Lalu tersangka bersama adiknya membungkus jasad korban dengan kain dan membuangnya disumur tua, Jumat (2/11) sekira pukul 01.00 WIB," terang Ginanjar.

Dari aksi pembunuhan dan penemuan mayat tersebut, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi identitas para tersangka.

"Jadi setelah jasad korban ditemukan Selasa (27/11) lalu, kedua tersangka baru melarikan diri. Namun petugas kita yang bergerak cepat berhasil mengamankan tersangka dilokasi persembunyiannya dan memberi tindakan tegas dengan menembak kedua kakinya," tegas Ginanjar.

"Tersangka Wira merupakan otak pembunuhan. Dan kini kita masih melakukan pengejaran terhadap Abul yang masih buron. Barang bukti yang kita amankan sebilah kapak dan kayu yang digunakan tersangka menghabisi korban. Tersangka kita jerat Pasal 340 subs 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," ujar Ginanjar menjelaskan.(tim)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *