HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Pembunuhan Afrian Tarigan Terungkap, Buang Jasad Dalam Sumur Ide Sang Adik

Pelaku pembunuhan saat diinterogasi Kapolsek dan Kanitreskrim Polsek Patumbak 
Medan (SP) - Usai mengetahui jasad Afrian Winata Tarigan (27) ditemukan warga didalam sumur tua, Wira Darma alias Uwenk sang pembunuh ini pun mengaku sempat kabur ke hutan selama satu hari guna menghindari petugas kepolisian. Hal itu diungkapkan Uwenk saat dihadirkan dalam press release di Mapolsek Patumbak, Minggu (2/12) sore.

"Iya aku sempat lari ke hutan bang sehari. Itu karena akau takut ditangkap polisi," jelas Wira.

Saat disinggung apakah dirinya menyesal telah membunuh korban, Wira pun mengaku sedikitpun tak menyesal.

"Gak nyesal aku bang. Aku sudah kesal kali makanya aku nekat membunuh dia (korban)," cetus Wira.

Dikatakannya, jika semasa korban hidup, selalu meminta narkoba dan bisa berulang kali dalam sehari.

"Sehari bisa sampai lima kali dia minta sama aku bang. Makanya aku kesal. Dan aku kalau berantam sama dia selalu kalah. Makanya muncul niat aku untuk membunuhnya," jelas Wira.

Saat disinggung bagaimana dirinya bisa membuang jasad korban didalam sumur tua, Wira pun mengaku jika itu usul dari adiknya, Abul.

"Yang punya usul buang disitu (sumur tua) adik ku bang. Setelah kami bunuh, jasadnya kami balut pakai kain. Lalu mayatnya kami gendong saat suasana sepi dan buang ke dalam sumur," terang Wira.

Masih kata Wira, dikatakannya juga dirinya sempat mengakui perbuatannya pada warga dikawasan Desa Sigara-gara bawah jika telah membunuh korban.

"Ada juga yang ku kasih tau kalau aku sudah membunuh korban. Tapi aku gak nyesal sama sekali sudah membunuh korban bang," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Jasad Afrian Winata Tarigan (27) ditemukan didalam sumur tua di Jalam Pertahanan Dusun II, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Selasa (27/11/2018) kemarin.

Adalah Wira Darma alias Uwenk sang pelakunya. Pria yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban ini dibekuk petugas dikawasan Jalan Garu I, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (29/11) kemarin.

Bahkan lantaran nekat melakukan perlawanan dan mencoba kabur, pria yang disebut-sebut bandar narkoba ini pun diberi tindakan tegas (ditembak) oleh petugas pada kedua kakinya sebelum akhirnya diboyong ke Mapolsek Patumbak guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Aksi sadis pelaku dilatarbelakangin karena kesal dengan perlakuan korban yang kerap meminta narkoba jenis sabu padanya. Jadi motifnya karena narkoba. Tersangka kesal dengan korban yang berulang kali meminta narkoba. Tersangka juga merupakan bandar narkoba," ucap Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SIK didampingi Kanitreskrim, Iptu Budiman Simanjuntak.

"Jadi setelah jasad korban ditemukan Selasa (27/11/2018) lalu, kedua tersangka baru melarikan diri. Namun petugas kita yang bergerak cepat berhasil mengamankan tersangka dilokasi persembunyiannya dan memberi tindakan tegas dengan menembak kedua kakinya. Tersangka kita jerat Pasal 340 subs 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," ujar Ginanjar menjelaskan.(tim)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *