HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Realisasi Pajak Provsu Tahun 2018 Over Target, Gubsu Katakan Ini Kepada KUPPD

By On January 30, 2019

Gubsu Edy Rahmayadi
Medan (SP) - Realisasi pajak daerah Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 mencapai 5.219.369.124.912, atau 100,09%, dari yang ditargetkan sebesar Rp 5.214.897.141.497. Khusus untuk PKB dan BBNKB terdapat over target (kelebihan) sebesar Rp 538.564.319.074.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta para kepala Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Provinsi Sumatera Utara terus memberikan motivasi dan pemahaman kepada masyarakat wajib pajak tentang pentingnya membayar pajak."Sehingga semakin banyak masyarakat yang membayar pajak dan berguna bagi pembangunan dan kemakmuran masyarakat," ungkapnya.

Kepala BPPRD Provsu Sarmadan Hasibuan menyampaikan, berdasarkan undang-undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah."Terdapat 5 jenis pajak yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, yaitu pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan, dan pajak rokok," terangnya.(reza/igps)

Polres Madina Tangkap Penjual Ganja, Barang Buktinya Ini

By On January 30, 2019

Barang Bukti
Madina (SP) - Satresnarkoba Polres Madina mengungkap kasus narkoba Gol I jenis Ganja pada Selasa (29/1/2019) sekira pukul 20.15 wib, di Desa Salambue Kec. Panyabungan Kab. Madina.

Adapun tersangka yaitu HR (37) dengan barang bukti Daun ganja kering sebanyak 8 Bal yang di balut dengan lakban warna kuning seberat bruto 7.700 gram, Daun ganja kering yang di masukkan ke dalam plastik warna biru seberat bruto 100 gram dan Goni plastik warna putih merk Segitiga Hijau.

"Pihak kita (kepolisian) mendapatkan informasi jika pelaku merupakan penjual narkoba jenis ganja, lalu kita undercover buy dan melakukan transaksi kepada tersangka yang membawa barang bukti tersebut. Selanjutnya pelaku kita amankan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," terang Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji SIK.(reza/igps)

Bobol Kios Ponsel Di Medan, Lelaki Ini Didor Polisi

By On January 30, 2019

Pelaku saat dirumah sakit dilakukan perawatan
Medan (SP) - K (34) warga Jalan M Yakub Medan harus menahankan sakit di kakinya. Pelaku pencurian dengan pemberatan ini di beri tindakan tegas terukur oleh Tim Pegasus  Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Medan, karena melakukan perlawanan.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan korban Maschudil Khomis Ridho (22) warga Jalan Sentosa Baru, Medan Perjuangan. Dalam laporannya, korban mengaku telah terjadi pencurian di kios ponsel miliknya pada Jumat (22/1/2019) sekitar pukul 05.00 WIB.

"Pelaku merusak pintu depan kios tersebut. Pelaku lalu masuk dan mengambil tas berisi uang Rp 10 juta, ATM, STNK dan KTP. Pelaku yang dipergoki korban melarikan diri membawa barang curiannya," katanya, Rabu (30/1/2019) siang.

Dari laporan korban, petugas melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa pelaku berada di Jalan Kesehatan, Medan Perjuangan. Tanpa menunggu lama, petugas pun ke lokasi dan menangkap pelaku dan memberikan tindakan tegas terukur karena mencoba melakukan perlawanan."Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terang Kasatreskrim.(reza/igpm)

Bareskrim dan Polres Labuhanbatu Amankan 50 Kg Sabu Dan 15 Ribu Butir Ekstasi

By On January 30, 2019

Pihak kepolisian mengamankan barang bukti narkoba
Labuhanbatu (SP) - Bareskrim Mabes Polri dan Satuan Pol Air Polres Labuhanbatu dalam Tim Gabungan Satgas NIC tangkap 3 orang diduga sebagai Bandar Narkoba Jenis Sabu di Sei Parapat Dusun Empat Sei Kubung Desa Sei Pegantungan Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (29/1/2019) sekira Pukul 07.30 Wib.

Hasil penangkapan tersebut, Tim Gabungan Satgas NIC amankan Narkoba sebanyak 52 Bungkus di duga berisi Narkotika Jenis Sabu dan Tiga Bungkus Packing Koran di duga berisi Inek/Ekstasi lebih kurang 15 Ribu Butir di Sungai Parapat Dusun Empat Sei Kubung Desa Sei Pegantungan Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu.

Informasi yang diterima Awak Media pada Hari Minggu (27/1/2019) sekira pukul 16.00 Wib menangkap seorang Tersangka S (40) seorang Nelayan dari Tanjung Balai di tangkap oleh Dit Res Narkoba Poldasu dengan Dit Pol Air Poldasu di Tanjung Balai Asahan.

Penangkapan dan pengembangan yang dilakukan terhadap Tersangka S, pada hari Senin (28/1/2019) sekira Pukul 24.00. Wib Tim Dit Res Narkoba Poldasu berhasil mengamankan 2 Orang Tersangka P (35) dan G (27),  Nelayan dari Tanjung Balai di atas Bus Chandra yang hendak berangkat dari Desa Ajamu Kecamatan Panai Hulu Tujuan Medan.

"Di Desa Damuli Pekan Kecamatan Kualu Selatan, selanjutnya mereka berdua dibawa ke Kantor Sat Pol Air Polres Labuhanbatu Sei Brombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu untuk dimintai keterangan," ucap Kasat Pol Air Polres Labuhanbatu Iptu Imam.

Lanjut, Iptu Imam pada Selasa (29/1/2019) Pukul 07.30 Wib Team Gabungan dari Satgas NIC bertolak dari Dermaga Sat Pol Air Polres Labuhanbatu menggunakan Kapal Patroli KP ll 2030 dan Kapal Patroli KP ll 1001  BKO Dit Pol Air Poldasu menuju Sungai Parapat Dusun Empat Sei Kubung Desa Sei Penggantungan Kecamatan Panai Hilir.

"Pukul 08.15 Wib Tim Gabungan tiba di Sungai Parapat Dusun Empat dan langsung mengamankan Barang Bukti yang ada di Pantai Parapat di bawah lumpur (Sudah di tutupi pakai lumpur) oleh Tersangka P dan seorang Tersangka G, ditemukan 52 Bungkus yg diduga berisi Narkotika Jenis Sabu dan 3 Bungkus Packing Koran diduga berisi Narkotika berjenis Inek," sambung Imam.

Kemudian, Tim Gabungan NIC dari dari Dermaga Sat Pol Air Polres Labuhanbatu Sei Brombang, Tersangka dan Barang Bukti langsung dibawa ke Kota Medan dengan Pengawalan Sat Lantas Polres Labuhanbatu."Rencana akan dibawa langsung ke Jakarta," tutupnya.(hendro)

Praktek Dugaan Alih Fungsi Hutan Jadi Kebun Sawit Diungkap Polda Sumut

By On January 30, 2019

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK saat menggelar konfrensi pers 
Medan (SP) - Polda Sumut menetapkan D, sebagai tersangka atas dugaan alih fungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit seluas kurang lebih 300 ha di Kecamatan Sei Lepan, Besitang di Kabupaten Langkat.

Hal tersebut diutarakan oleh Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK ketika menggelar konferensi pers di Mapolda Sumut pada Rabu (30/1/2019) sore.

"Setelah dilakukan gelar perkara, kita (pihak kepolisian) menetapkan yang bersangkutan (D) sebagai tersangka atas dugaan alih fungsi hutan menjadi kebun kelapa sawit di Kecamatan Sei Lepan, Besitang Kabupaten Langkat," ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja SIK.

Tatan mengaku bahwa D sudah diamankan pihak Polda Sumut dan sebelumnya sudah dilakukan pemanggilan.

"Semalam (Selasa 29Januari 2019) D sudah diamankan, saat ini yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan untuk proses lebih lanjut," tambah Kabid Humas.

Dalam proses hukum, Kabid Humas Polda Sumut mengaku bahwa pihak kepolisian masih menetapkan D sebagai tersangka. Untuk kedepannya, Kabid Humas belum mau berkomentar lebih jauh."Saat ini hanya D sebagai tersangka, kita lihat saja proses pemeriksaan penyidik," sambung Tatan.

"Pihak kepolisian mempersangkakan tersangka D dengan undang-undang perkebunan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara," ujar Kabid Humas menjelaskan.

Sebelumnya, pihak Polda Sumut, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) diduga melakukan penggeledahan di kantor PT ALAM milik D di Kecamatan Medan Barat. Dari lokasi polisi mengamankan beberapa komputer dan dokumen.(tim)

Polres Sergai Ringkus Terduga Pengedar Narkoba, Ini Barang Buktinya

By On January 29, 2019

Pelaku saat diinterogasi pihak kepolisian
Sergai (SP) - Pada Jumat 25 Januari pkl 19.00 Wib hingga 23.50 Wib Bertempat di Dusun III Gg Pancing Desa Pantai Cermin Kanan. Personil Sat Narkoba dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu meringkus 3 tersangka dan 19,21 gram diduga sabu dari tersangka H, I dan S.

Selain itu, barang bukti yang di amankan dari tangan tersangka yaitu Uang tunai Rp.55.000,1 (satu) Plastik klip berisi kristal berat bruto 0,14 Gram, 1 (satu) plastik klip berisi kristal berat 0,17 Gram, 7 (tujuh) plastik klip berisi kristal berat 18,9 Gram, Berat bruto seluruhnya 19,21 Gram, 1 (satu) Bong, 3 (tiga) buah mancis dan 2 (dua) unit timbangan elektrik

"Dari hasil mapping peredaran narkoba di Kecamatan Pantai Cermin diketahui di Dusun III Desa Pantai Cermin Kanan ada pelaku pengedar narkoba yang sudah tahunan mengedarkan narkoba jenis sabu.
Selanjutnya informasi tersebut ditindak lanjuti, awalnya anggota melakukan undercover buy di TKP tepatnya Gang Pancing dengan membeli 1 (satu) paket sabu seharga Rp.50.000 dengan berat bruto 0,14 Gram dari pelaku H yang mengakui disuruh oleh pelaku I lalu dilakukan penangkapn terhadap I saat sembunyi dikamar mandi dirumah orang," kata Kapolres Serdang Bedagai AKBP Juliarman Pasaribu didampingi Kasatnarkoba AKP Martualesi Sitepu.

Dari I menerangkan dia merupakan kaki tangan bandar sabu S, selanjutnya dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap S saat hendak melarikan diri dari Gang Pancing.

"Dengan didampingi kepala desa dan kadus dilakukan penggeledahan dirumah tinggal S dengan cara menyuruh anak kandung Sar berinisial Zai membuka pintu dan dengan inisiatifnya merusak pintu rumah orang tuanya dari belakang, dari kamar Sar ditemukan 1 (satu) paket sabu seberat 0,17 Gram dan 1 (satu) buah Bong serta 3 (tiga) buah mancis. Selanjutnya dilakukan pengembangan dirumah kontrakan  Sar dan berhasil menyita 7 (tujuh) plastik klip berat 18,9 Gr yang disimpan diatas lemari," sambung Kapolres.

"Dari hasil keterangan S menerangkan mendapat sabu dari Pantai Labu Deli Serdang, langsung dilakukan pengembangan ke Pantai Labu dan setelah di Pantai Labu saat pelaku diturunkan dari mobil langsung melompat dan mencoba kabur melarikan diri sehingga seketika diberikan tembakan peringatan oleh personil sebanyak 2 kali, tapi pelaku tidak mengindahkannya, dalam keadaan terpaksa di lumpuhkan dengan tindakan tegas terukur," terang Kapolres.(reza/igps)

Gubsu Ucapkan Terima Kasih Kepedulian Komunitas Sumatera Berdoa

By On January 29, 2019

Gubsu tandatangani sebuah prasasti diperesmian sarana air bersih dan sanitasi
Medan (SP) - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meresmikan Sarana Air Bersih dan Sanitasi di Kelurahan Sicanang Kecamatan Belawan dan Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli, Senin (28/1), yang dipusatkan di Lingkungan III, Kelurahan Sicanang, Belawan, Kota Medan.

Sarana Air bersih dan sanitasi tersebut merupakan bantuan dari Komunitas Sumatera Berdoa yang diketua JA Ferdinandus.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan pengguntingan pita yang didampingi oleh Ketua Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, dan Koordinator Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) Anita.

Gubsu Edy Rahmayadi juga mengapresiasi Sumatera Berdoa atas kepeduliannya terhadap kepentingan masyarakat dan merupakan kebutuhan pokok dari masyarakat, khususnya lokasi yang sulit akan air bersih.

“Terima kasih kepada Om Ferdinandus, saya salut, seumur beliau masih memikirkan tentang ini. Tidak lain tidak bukan karena cinta yang datang dari Tuhan,” ucap Gubsu, seraya mengatakan dengan diundangnya meresmikan sarana sanitasi tersebut dirinya melihat keadaan masyarakat Sumut yang masih banyak memerlukan perhatian dan bantuan dari Pemprovsu.(reza/igps)

Polsek Patumbak 'Dor' Otak Pelaku Pencurian

By On January 28, 2019

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK didampingi Kanitreskrim Iptu Budiman Simajuntak dan anggota memaparkan hasil pengungkapan kasus pencurian bongkar rumah
Medan (SP) - Polsek Patumbak beberapa minggu belakangan ini terus melakukan pengungkapan berbagai kasus 3 C (Curas Curat dan Curanmor) yang meresahkan diwilayah hukumnya. Empat pelaku perampokan spesialis angkutan kota (angkot) berhasil ditangkap dan ada yang dilakukan tindakan tegas terukur (ditembak).

Terbaru, pihak kepolisian yang dipimpin oleh AKP Ginanjar Fitriadi SIK selaku Kapolsek dan Iptu Budiman Simajuntak selaku Kanitreskrim ini mengungkap kasus pencurian dengan membongkar rumah warga.

"Empat pelaku spesialis bongkar rumah kita amankan karena melakukan pencurian di Jalan Pertahanan Dusun V, Desa Patumbak I dan Jalan Kongsi No 277 Desa Marindal I," ujar Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SIK didampingi Kanitreskrim Iptu Budiman Simajuntak ketika menggelar konferensi pers di Mapolsek Patumbak pada Selasa (29/1/2019) siang.

Adapun pelaku yang diamankan pihak kepolisian yaitu FT, S alias G, RH alias RG dan MG alias G. Tiga pelaku pencurian ini dipersangkakan polisi melanggar pasal 365 ayat (1) KUHPidana dan satu pelaku melanggar pasal 363 KUHPidana.

"Barang bukti yang diamankan dari pelaku yaitu linggis, tangga dan perhiasan emas berupa gelang dan cincin hasil kejahatan pelaku. Selain itu, otak pelaku inisial G kita berikan tindakan tegas terukur karena mencoba melakukan perlawanan kepada petugas dan mencoba melarikan diri," tegas Kapolsek.(reza)

Perampok Spesialis Angkot Sebabkan Korbannya Meninggal Ditangkap Polsek Patumbak

By On January 28, 2019

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK didampingi anggota memaparkan kasus perampokan 
Medan (SP) - JA tersangka perampokan spesialis angkutan kota (angkot) terminal Amplas yang meresahkan masyarakat ditangkap pihak Kepolisian Sektor Patumbak pada Selasa (15/1/2019) sekira pukul 15:30 Wib. Kejadian perampokan di Jalan SM Raja Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas.

Informasi yang dihimpun, JA melakukan kejahatan hingga menyebabkan korbannya meninggal dunia. Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi langsung bergegas mengejar JA dan akhirnya mengamankannya berikut barangbukti ke Mako Patumbak.

"Iya korbannya meninggal dunia, JA merupakan spesialis perampok meresahkan yang terjadi diterminal Amplas," kata Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SIK, didampingi Kanitreskrim Iptu Budiman Simajuntak kepada wartawan saat konferensi pers pada Selasa (29/1/2019) siang di Mapolsek Patumbak.

Dari pelaku JA, polisi menyita barang bukti satu buah pisau yang digunakannya untuk aksi dan uang Rp 50 ribu hasil rampokannya.

"Pelaku selalu mengancam saat melakukan aksinya, kalau tidak dikasih oleh korbannya," tambahnya.

Selain mengamankan JA, Polsek Patumbak juga mengamankan tiga pelaku lainnya yang kerap meresahkan masyarakat saat menggunakan angkot. Diantaranya FS, BLS dan RS alias K.

"Bahkan pelaku mencoba melakukan perlawanan dan membahayakan petugas, sehingga kita lakukan tindakan tegas terukur," ungkap Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, empat pelaku spesialis perampokan ini dipersangkakan melanggar pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

"Sampai saat ini kita terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya, kita akan terus menindak pelaku kejahatan," tegas Kapolsek.(reza)

Proyek Pipanisasi di Sirandorung Diduga Menyalahi, PPK Darwin Simanjuntak Kaget

By On January 28, 2019

Pihak dinas mengecek proyek 
Rantauprapat (SP) - Aneh bin ajaib, Darwin Simanjuntak selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Proyek Pipanisasi senilai Rp. 3,6 Milyar DAK tahun 2018 Dinas Perkim Labuhanbatu mengaku kaget, atas tersumbatnya saluran drainase dijalan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, akibat dari proyek tersebut. Padahal, seharusnya sebelum proyek tersebut dikerjakan, terlebih dahulu dilakukan pensurveyan.

“Bah, dimana ada drainase tersebut, ayok kita lihat," ucapnya ketika dikonfirmasi wartawan pada Senin (28/1/2019).

Setibanya dilokasi, Darwin terlihat terkejut, ketika melihat saluran drainase dijalan Sirandoung tersumbat.

“Kok bisa gini ya, saya baru tahu ini, kenapa ditimbun mereka saluran ini," keluhnya.

Meski sudah dibayarkan sebesar 70 persen kepada CV, Darwin berjanji akan memperbaikinya, walau didalam plang proyek mulai dikerjakan bulan Juli sampai Nopember 2018.

“Saya akan perintahkan agar ini dicor," janjinya.

Saat disinggung, apakah pihak PPK tidak melakukan survei terlebih dahulu sebelum dikerjakan dan apa alasan kenapa proyek itu sudah dibayar 70 persen walau kondisinya belum selesai? Darwin enggan berkomentar dan meminta agar jangan direkam.

“Jangan direkamlah, besok datang aja ke kantor,“ jawabnya sembari meninggalkan wartawan.

Untuk diketahui, akibat proyek tersebut, saluran drainase di Jalan Sirandorung tersumbat, sehingga, disaat hujan turun, ruas jalan menjadi tergenang dan menimbulkan aroma bau busuk.(hendro)

Di Sumut, Truk Angkut Muatan Lebih Besar Dari Bak Tersedia Edisi 3

By On January 28, 2019

Truk mengangkut muatan lebih besar dari bak tersedia di Kota Medan
Medan (SP) - Tanpa adanya teguran atau tindakan dari pihak kepolisian, khususnya Satuan Lalulintas Polrestabes Medan atau Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut dan Dinas Perhubungan, kendaraan bermotor roda empat atau lebih bebas beraktivitas mengangkut beban/muatan yang lebih berat dari semestinya atau lebih banyak dari bak yang tersedia. Apakah bisa? Tapi mungkin pihak terkait tersebut tidak tahu ya, bahwa kendaraan tersebut melintas.

Misalnya seperti temuan wartawan yang satu ini, ini merupakan temuan wartawan yang ketiga kalinya. Dimana truk warna kuning beroda empat ini mengangkut muatan atau beban yang lebih besar dari bak yang tersedia. Apakah polisi dan Dishub mengetahui hal ini? Jika seandainya tahu, pasti akan segera ditindak.

Seperti itulah ungkapan Polda Sumut, melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK yang disampaikan oleh Kasubbid Penmas AKBP M.P Nainggolan SH MH.

Disini, perwira yang sudah berpangkat dua melati emas dipundak ini mengungkapkan bahwa setiap kendaraan roda empat dan lebih harus mengangkut atau mengangkat barang/muatan sesuai dengan peruntukannnya."Waduh, kalau mengangkut muatan lebih besar dari bak-nya itu menyalahi, jika melihat itu, petugas kepolisian bagian lalulintas pasti akan memberikan tindakan tegas. Yaitu ditilang," kata Kasubbid Penmas AKBP M.P Nainggolan SH MH kepada wartawan pada Senin (28/1/2019) siang.

Lanjut Nainggolan bahwa kejadian-kejadian seperti ini (truk mengangkut muatan lebih besar dan banyak) itu merupakan praktek yang salah. Pastinya hal itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

"Kalau ada petugas kepolisian, kendaraan ini pasti mengindar, pokoknya akan diberikan sangsi tegas agar ada efek jera bagi sopir," terangnya.

Truk mengangkut material melintas di Jalan Raya
Sebelumnya, sempat terlihat oleh wartawan beberapa unit picup dan truk mengangkut muatan yang lebih banyak dari seharusnya. Seperti tiga unit picup mengangkut muatan prabot rumah tangga. Dimana muatan sampai keluar dari bak tersedia. Begitu juga dengan satu unit truk bermuatan barang bekas (botot).

Lalu truk dump mengangkut material tanah yang berlebih muatan pada Kamis (24/1/2019) siang. Dampak dari aktivitas itu, material tanah merah yang diangkutnya ada yang tercecer di Jalan Raya.(reza)

Hentikan Penyelidikan Sampai Dilaporkan ke Propam dan Itwasda Polda Sumut, Kapolres Nias Ngaku Sudah Sesuai Prosedur

By On January 27, 2019

Surat Penghentian Penyelidikan dari Kapolres Nias
Medan (SP) - Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan SIK mengakui bahwa penyidik melakukan penghentian penyelidikan atas kasus dugaan pemalsuan surat atas terlapor oknum pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli berinisial HJH sudah sesuai prosedur. Sehingga penyidik menyimpulkan mengeluarkan surat penghentian penyelidikan itu.

"Penyidik sudah sesuai prosedur," terang Kapolres, AKBP Deni Kurniawan SIK ketika dimintai tanggapannya terkait laporan Loozaro Zebua ke Propam dan Itwasda Polda Sumut atas penghentian penyelidikan yang dilakukan Polres Nias atas laporannya pada Minggu (27/1/2019) siang

Pasca diberhentikannya penyelidikan oleh Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan SIK perihal dugaan ijazah bermasalah milik oknum pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli, HJH. Pelapor Loozaro Zebua, Ketua Gabungnya Wartawan Indonesian (GWI) Kepulauan Nias akhirnya mendatangi Propam dan Itwasda Polda Sumut pada Senin (7/1/2019) kemarin.

Kedatangan Loozaro untuk mengadukan penyidik Polres Nias karena melakukan penghentian penyelidikan laporannya nomor LP/900/VII/2018 SPKT "II" tanggal 16 Juli 2018 tanpa meminta keterangan Saksi? Kok bisa? Apa benar ya Polres Nias melakukan itu?

"Pada saat dilakukan gelar tanggal 23 Juli 2018 di unit II Ditreskrimum Polda Sumut, saya telah serahkan foto copy ijazah S.Pd.K yang diduga ijazah itu ilegal karena tidak memiliki nomor seri ijazah, tidak ada izin penyelenggara Ujian Negara dan tidak ada nomor peserta ujian mahasiswa. Ketiga unsur ini harus dicantumkan dalam ijazah," kata pelapor, Loozaro Zebua kepada wartawan.

Sambung Loozaro Zebua, Peraturan Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 81 tahun 2014 perubahan undang-undang nomor 12 tahun 2012 BAB II pasal 5 ayat (2) ijazah sebagaimana dimaksud paling sedikit memuat nomor seri ijazah, logo perguruan tinggi, nama perguruan tinggi, nomor keputusan pendirian perguruan tinggi, program pendidikan (Diploma, sarjana terapan, magister terapan, dokter terapan, sarjana, magister, Doktor, profesi atau spesialis) nama program studi, nama lengkap pemilik ijazah, Nomor Pokok mahasiswa (NPM), tempat dan tanggal lahir pemilik ijazah, gelar yang diberikan beserta singkatannya, tanggal, bulan dan tahun kelulusan, tempat tanggal bulan dan tahun penerbitan ijazah, pemimpin perguruan tinggi yang berwenang menandatangani ijazah, stempel perguruan tinggi dan foto mahasiswa.

Pelapor saat di Propam Polda Sumut
"Dengan adanya penegasan tersebut kami bersama teman pengurus DPC GWI Kepulauan Nias mencoba melakukan pengecekan kode ijazah di aplikasi atau situs melalui internet ternyata tidak bisa terbuka dan tidak terlihat dari data pada kode ijazah atas inisial HJH, itu bukti bahwa ijazah tersebut diduga ilegal dan terindikasi bawa ijazah tersebut tidak bisa dipakai pada lembaga pemerintah sehubungan dan fakta tersebut kami meminta kepada Irwasda dan Propam Polda Sumut untuk memproses ketidakbenaran proses penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik Polres Nias Kami harapkan agar penyidik Polres Nias dapat bekerja secara profesional," tegasnya.

Selanjutnya, pelapor mengaku pada tanggal 17 November 2018 Kanit 4 Reskrim Polres Nias mendatangi rumahnya dan dirinya telah menunjukkan suatu fakta antara lain hasil pengumuman paket C tanggal 4 Juli 2007 menerangkan tidak ada inisial HJH dengan tempat tanggal lahir Sisobahili 1 Februari 1979, tetapi yang ada hanya HJ tempat tanggal lahir Jakarta 13 April 1979.

"Setelah itu, surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 47657/A5 tanggal 23 Juli 2018 yang baru diterima tanggal 28 Agustus menerangkan PKBM Budaya baru berdiri tanggal 20 September 2011 dengan alamat Jalan Pramuka Jati Nomor 17 RT 4/RW 8 kode pos 1044. Untuk membuktikan ijazah tersebut diduga ilegal tentu harus melalui proses hukum hingga Pengadilan Negeri dapat memutuskan dan dasar tersebut ijazah dicabut oleh Kementerian Agama," kata Loozaro Zebua.

Bahkan, Loozaro Zebua menduga dalam perkara ini ada kesan seolah-olah sengaja memperlambat proses hukum sehingga mengakibatkan terjadi kerugian negara.

"Sebagai ketua DPC GWI Kepulauan Nias, saya menilai dan menduga ada oknum yang mengintervensi agar kasus ini tidak diproses sehingga berjalan di tempat, yang anehnya lagi, Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan SIK menjelaskan bahwa surat penghentian sudah sesuai prosedur dan penyidik Polres Nias telah melakukan proses penyelidikan di Jakarta dengan menghabiskan biaya uang negara sekitar Rp 50 juta atas pengaduan ini, sementara penyidik Polres Nias sepertinya belum melakukan klarifikasi surat antara lain surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun tanggal 23 Juli 2018, surat dari Ombudsman RI tanggal 24 Juli 2018, surat dari Dirjen Bimas Kristen tanggal 10 Juli 2018 dan surat BAN PT tanggal 15 Mei 2018. Bahkan Polres Nias sepertinya belum melakukan klarifikasi ke Diskominfo tentang website STT Sunsugos yang menyebutkan program studi pendidikan agama Kristen akan dibuka pada bulan Januari 2013, seharusnya penyidik mengumpulkan dokumen mengenai izin dimulainya Prodi PAK di STT Sunsugos dan STT Abdi Filadelfia internasional yang mengeluarkan ijazah awal dan izin Apa benar ada ujian negara terkait ijazah yang dikeluarkan oleh STT Sunsugos. Semua hal ini saling berkaitan dan yang harus dilakukan oleh penyidik Polres Nias agar semua dokumen tersebut disita," ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan SIK ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa perkara sudah dihentikan penyelidikannya.

"Sudah kita hentikan penyelidikan perkara itu, karena tidak ada tindakpidananya," ujar Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan SIK melalui selularnya pada Senin (26/11/2018) kemarin.(reza)

Gubsu Edy Di Pengajian Akbar SMMC : Ulama Panutan

By On January 27, 2019

Gubsu menghadiri pengajian akbar SMMC
Medan (SP) - Gubernur Sumatera Utara  Edy Rahmayadi menghadiri Pengajian Akbar Smansa Medan Muslim Community (SMMC) yang diselenggarakan di Masjid Mussabbihin Komplek Tasbih, Medan, Sabtu (26/1/2019).

Gubsu Edy Rahmayadi mengajak masyarakat untuk rajin menghadiri pengajian. Selain dapat memperdalam pengetahuan agama, juga dapat menjadi tempat untuk mengevaluasi diri.

Dikatakan Gubsu, di pengajian juga ada ulama, tempat pemimpin dan umat menimba ilmu dan belajar agama. Ulama merupakan panutan pemimpin. Ulama memberikan ilmu kepada pemimpin.(reza/igps)

Kapolda Sumut Resmikan Jalan-Jembatan Penghubung Delitua Namorambe & Katakan Ini

By On January 27, 2019

Kapolda Sumut berfoto bersama seusai meresmikan jembatan dan jalan 
Deli Serdang (SP) - Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto,S.H., M.H. melaksanakan Peresmian Jalan dan Jembatan Penghubung Kec. Delitua dengan Kec. Namorambe bertempat di Komplek Medan Resort City, Jl. Karya Jaya, Gedung Johor, Medan Johor, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (27/01/2019) pukul 10.00 WIB.

Kapolda Sumut dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan dan merasa bahagia sekali berada di peresmian tersebut, bergabung bersama masyarakat. “Karena dengan kebersamaan kita akan dapat menciptakan keamanan dan ketertiban dilingkungan kita masing-masing. Sebenarnya setiap kita ini adalah Polisi, karena kita sendiri yang akan menjaga keamanan diri yang merupakan tanggung jawab diri kita sendiri. Jumlah TNI dan Polri itu sedikit bila dibanding dengan jumlah penduduk Sumatera Utara, oleh karena itu marilah sama-sama kita menjaga keamanan dan ketertiban, jangan mau diadu domba, jangan mau ditunggangi, jangan percaya dengan berita hoax atau tidak benar, cerna terlebih dahulu berita tersebut, jangan asal menerima berita yang belum tentu benar,” pesan Kapolda Sumut.

"Saya berharap saudara- saudara agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Sumatera autara ini," himbaunya.

Kapolda berharap dengan diresmikannya jembatan penghubung antara Kecamatan Namorambe dengan Kecamatan Delitua akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat, karena akses jalan sudah terbuka, namun keamanan dan ketertiban harus lebih ditingkatkan lagi. “Jalan dan jembatan ini merupakan kontribusi dari PT. Bale Dipa Aruna kepada pemerintah dan diharapkan akan meningkatkan nilai kawasan tanah dan bangunan di tempat ini. Kami atas nama Pemerintah dan Kepolisian mengucapkan terimakasih kepada PT. Bale Dipa Aruna atas pembangunan jalan dan jembatan ini, kiranya dapat bermanfaat bagi kita semua,” tutup Kapolda.

Dalam kegiatan tersebut diadakan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita dan pelepasan burung dalam rangka menjaga kelestarian satwa serta pemberian sembako kepada 1.500 orang.(reza/igps)

Polda Sumut Sosialisasikan Penerimaan Anggota Polri 2019, Nias Dapat Tambahan Kuota Khusus

By On January 27, 2019

Polda Sumut sosialisasikan penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2019
Medan (SP) - Polda Sumut menggelar sosialisasi penerimaan anggota Polri T.A 2019. Kegiatan ini bertempat di Jalan Pulau Pinang Lapangan Merdeka Medan, Minggu (27/01/19)

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, M.H, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut, Kapolres/tabes Jajaran Polda Sumut, Bupati Walikota Sejajaran Prov Sumut, Unsur Forkopimda Kota Medan serta masyrakat yang di perkirakan kurang lebih 3000 Orang

Rangkaian kegiatan sosialisasi diawali dengan tarian penyambutan, marching band, tarian multi etnis, dan penampilan Polisi Cilik dari Polrestabes Medan dan Deliserdang

Selain itu, turut pula penampilan Fashion show seragam Polri  dilanjutkan penampilan lagu jadi Polisi oleh Diva Polda Sumut dan Siswa Diktukba Polri T.A 2019 serta Penampilan Grup Band Siswa SPN Polda Sumut

Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus mengatakan dengan terselenggarannya kegiatan ini mudah-mudahan dapat menambah dinamika hiburan untuk rakyat.

Polda sumut sebagai perpanjangan tangan dari Mabes Polri dalam pelaksaan rekrutmen anggota Polri, jajaran Polda Sumut selalu mengirimkan perwakilan, baik itu Perwira Kepolisian, Brigadir Kepolisian maupun Tamtama Kepolisian yang mempunyai kualitas untuk kemajuan Indonesia kedepannya.

"Pola yang kita buat khususnya penerimaan brigadir kepolisian, mudah-mudahan dapat menerima banyak masyarakat yang berkualitas untuk di tempah menjadi polri yang humanis dan profesional," ungkapnya

Tahun ini akan ada penambahan kuota khusus dimana daerah Nias mendapat kuota khusus sebanyak 50 orang dan akan di programkan juga untuk daerah Pakpak Barat dan Dairi akan di buat khusus penerimaan anggota Polri di daerah kabupaten kota tersebut.

"Besar harapan kita, bahwa dalam rekrutmen penerimaan anggota polri kali ini, akan terpilih putra putri sumut yang terbaik, yang diharapkan dapat menjadi perubahan polri yang promoter di masa yang akan datang," ujar Kapolda Sumut diakhir sambutannya yang dilanjutkan dengan pelepasan balon dan diiringi Gordang Sembilan Bhayangkari Cabang Asahan.(reza/igps)

Gubsu Edy Di SMK N 1 Salak dan Sitinjo : Tanamkan Budi Pekerti Kepada Anak Didik

By On January 26, 2019

Gubsu dan rombongan di SMK N 1 Sitinjo
Medan (SP) - Gubernur Sumatera Utara  Edy Rahmayadi didampingi Bupati Dairi Johnny Sitohang, Asisten Pemerintahan Provsu Jumsadi Damanik, Kadis Pendidikan Provsu Arsyad Lubis, Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus, serta Anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Salak Pakpak Bharat dan SMK Negeri 1 Sitinjo Dairi, Jumat (25/1) di sela kunjungan kerja ke daerah.

Selain menanam kopi dan jagung, juga disampaikan pentingnya menanam budi pekerti kepada anak didik.

Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan perbaikan kualitas pendidikan khususnya mental dalam mendidik budi pekerti yang baik harus dilakukan sekarang juga.

Meskipun diakuinya, bahwa hasilnya mungkin akan terlihat pada 20-30 tahun mendatang. Namun jika tidak dimulai, maka bukan tidak mungkin akan mengakibatkan kehancuran di masa depan.

Untuk menanam budi pekerti kepada anak didik generasi muda, Gubsu Edy Rahmayadi menekankan pentingnya peran guru sebagai pengajar sekaligus contoh tauladan kepada siswa. Sehingga selain benar-benar mengajarkan kebaikan, juga hidup dalam kebaikan agar pantas menjadi panutan.(reza/igps)

PDAM Tirta Deli Putus Kontrak PDAM Tirtanadi Sebelum 25 Tahun

By On January 26, 2019

Zaman K Mendrofa SH MH Humas PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara 
Medan (SP) - Di Kabupaten Deli Serdang, ada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Deli yang mengelola air bersih masuk kerumah-rumah masyarakat. Khususnya masyarakat Deli Serdang.

Namun, perlu diingat juga. Dulunya perusahaan air minum ini sempat dikelola oleh PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, bahkan PDAM Tirtanadi sudah membuat perjanjian dengan  PDAM Tirta Deli selama 25 tahun. Dimulai pada tahun 1999 sampai berkisar tahun 2026.

Tapi, pada tahun 2017 tepatnya pada tanggal 1 Desember. PDAM Tirta Deli memutus perjanjian yang telah ditentukan. Secara keseluruhan aset yang dikelolah PDAM Tirtanadi berpindah tangan. Dimulai dari pipa, pompa, bangunan dan semuanya secara otomatis juga berpindah.

"Iya dulunya awalnya, air bersih dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan PDAM Tirta Deli. Namun sebelum pengelolaan beralih ke PDAM Tirtanadi, kondisi perusahaan (PDAM Tirta Deli) dalam keadaan kurang sehat. Kemudian disetujui lah kerja sama operasional (KSO) dan PDAM Tirtanadi secara keseluruhan mengambil alih pengelolaan dan sebagainya. Perjanjian akhirnya disepekati selama 25 tahun dari tahun 1999 sampai tahun 2026," kata Humas PDAM Tirtanadi Zaman K Mendrofa SH MH, kepada wartawan diruangan kerjanya pada Kamis (24/1/2019) kemarin.

Jadi, sambung Zaman bahwa sekarang, pengelolaan dan pelayanan air bersih di Lubuk Pakam dan sekitarnya, Tanjung Morawa dan sekitarnya dikelolah oleh PDAM Tirta Deli.

"Termasuk seluruh asetnya, bahkan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) yang ada, lalu yang menentukan tarif air saat ini juga ditentukan oleh Tirta Deli," terang Zaman.(reza)

Debt Collector Perampas Ranmor Ditengah Jalan Bisakah Dipidana? Kabid Humas Polda Sumut Katakan Ini

By On January 26, 2019

Kabid Humas Polda Sumut
Medan (SP) - Debt collector, mereka adalah pihak ketiga yang ditunjuk oleh pihak pemberi kredit yang bekerja untuk menagih utang kreditur.

Saat ini semakin banyak kreditur berurusan dengan namanya debt collector. Mereka ditelepon hingga didatangi rumahnya oleh debt collector. Tidak jarang kreditur panik dan merasa ketakutan saat menghadapi tagihan debt collector.

Siapakah debt collector? debt collector yaitu bekerja menagih kredit yang terlambat membayar cicilan, mungkin pernah ditagih debt collector. Merekalah yang menyelesaikan tagihan yang belum dibayar.

Debt collector diminta oleh pihak pemberi kredit yang tidak membayar utang dalam jangka waktu cukup lama sehingga utang kredit itu masuk kategori macet. Selain menagih utang yang menumpuk, para debt collector akan menagih jika kreditur tidak memberikan informasi atau kabar kapan akan membayar tagihan.

Namun sering terjadi, kreditur merasa ketakutan saat ditagih oleh debt collector. Akibatnya kreditur tidak mau menemui debt collector dan cenderung menghindar. Akhirnya, tidak tercapai penyelesaian atas utang.

Karena terus ditagih tidak kunjung bertemu, lantas apakah debt collector diperbolehkan menagih kreditur diluar rumah? Atau apakah debt collector boleh mengambil barang/benda secara paksa (merampas) dari kreditur ? Misalnya sepedamotor dan mobil (kendaraan bermotor/ranmor)?

Ketika hal tersebut dipertanyakan kepada pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui Kabid Humas, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK. Disini perwira dengan pangkat tiga melati dipundak ini mengatakan kalau ada unsur pengancaman bahkan penganiayaan silahkan laporkan ke kantor polisi terdekat.

"Iya jika ada unsur pengancaman bahkan penganiayaan yang dilakukan debt collector kepada kreditur, silahkan laporkan. Siapkan saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut," terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK ketika dikonfirmasi wartawan melalui selularnya pada Minggu (27/1/2019) siang.

Perihal perampasan ditengah jalan, Kabid Humas yang pernah menjabat sebagai Kapolres Asahan ini mengatakan agar secepatnya komunikasi kepada pihak kepolisian."Silahkan ke Polsek terdekat, coba di komunikasikan dengan pihak Polsek," terangnya.(reza)

Dugaan Kasus Ijazah Bermasalah Oknum Pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli

By On January 26, 2019

Surat Penghentian Penyelidikan Kapolres Nias
Nias (SP) - Bripka Restu Gulo, PS. Paur Subbag Humas Polres Nias mengungkapkan bahwa pihaknya (Polres Nias) telah melakukan penghentian penyelidikan terhadap surat pengaduan Loozaro Zebua tanggal 21 Juli 2015, Perihal Ijazah Paket C dan SPDK oknum pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli berinisial HJH pada tanggal 29 Agustus 2018 dan telah diberikan turunannya kepada pelapor berikut SP2HP.

Selain itu, sambungnya bahwa pihak Polres Nias juga sudah melakukan klarifikasi yang dimaksud pelapor antara lain, Surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tanggal 23 Juli 2018, Surat OMBUDSMAN tanggal 24 Juli 2018, Surat Dirjen Bimas Kristen tanggal 10 Juli 2018, Surat BAN PT tanggal 15 Mei 2018 dan Diskominfo tentang Website STT Sunsugos dan STT Filadelfia Internasional.

"SP3 juga telah dilakukan terhadap Laporan Polisi Nomor : LP/900/VII/2018/SPKT “II”, tertanggal 16 Juli 2018 Perihal Dugaan Tindak Pidana Pemalsuan Surat dan atau menggunakan Surat Palsu yang diperoleh dari Satuan Pendidikan yang tidak memenuhi Persyaratan," ungkapnya ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan whatsapp-nya pada Senin (21/1/2019) kemarin.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Pasca diberhentikannya penyelidikan oleh Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan SIK perihal dugaan ijazah bermasalah milik oknum salah satu pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli berinsial HJH.

Pelapor Loozaro Zebua, Ketua Gabungnya Wartawan Indonesian (GWI) Kepulauan Nias akhirnya mendatangi Propam dan Itwasda Polda Sumut pada Senin (7/1/2019) siang.

Kedatangan Loozaro untuk mengadukan penyidik Polres Nias karena melakukan penghentian penyelidikan laporannya nomor LP/900/VII/2018 SPKT "II" tanggal 16 Juli 2018 tanpa meminta keterangan Saksi? Kok bisa? Apa benar ya Polres Nias melakukan itu?

"Pada saat dilakukan gelar tanggal 23 Juli 2018 di unit II Ditreskrimum Polda Sumut, saya telah serahkan foto copy ijazah S.Pd.K yang diduga ijazah itu ilegal karena tidak memiliki nomor seri ijazah, tidak ada izin penyelenggara Ujian Negara dan tidak ada nomor peserta ujian mahasiswa. Ketiga unsur ini harus dicantumkan dalam ijazah," kata pelapor, Loozaro Zebua kepada wartawan.

Sambung Loozaro Zebua, Peraturan Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 81 tahun 2014 perubahan undang-undang nomor 12 tahun 2012 BAB II pasal 5 ayat (2) ijazah sebagaimana dimaksud paling sedikit memuat nomor seri ijazah, logo perguruan tinggi, nama perguruan tinggi, nomor keputusan pendirian perguruan tinggi, program pendidikan (Diploma, sarjana terapan, magister terapan, dokter terapan, sarjana, magister, Doktor, profesi atau spesialis) nama program studi, nama lengkap pemilik ijazah, Nomor Pokok mahasiswa (NPM), tempat dan tanggal lahir pemilik ijazah, gelar yang diberikan beserta singkatannya, tanggal, bulan dan tahun kelulusan, tempat tanggal bulan dan tahun penerbitan ijazah, pemimpin perguruan tinggi yang berwenang menandatangani ijazah, stempel perguruan tinggi dan foto mahasiswa.

"Dengan adanya penegasan tersebut kami bersama teman pengurus DPC GWI Kepulauan Nias mencoba melakukan pengecekan kode ijazah di aplikasi atau situs melalui internet ternyata tidak bisa terbuka dan tidak terlihat dari data pada kode ijazah atas inisial HJH, itu bukti bahwa ijazah tersebut diduga ilegal dan terindikasi bawa ijazah tersebut tidak bisa dipakai pada lembaga pemerintah sehubungan dan fakta tersebut, kami meminta kepada Itwasda dan Propam Polda Sumut untuk memproses dugaan ketidakbenaran proses penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik Polres Nias Kami harapkan agar penyidik Polres Nias dapat bekerja secara profesional," tegasnya.

Selanjutnya, pelapor mengaku pada tanggal 17 November 2018 Kanit 4 Reskrim Polres Nias mendatangi rumahnya dan dirinya telah menunjukkan sesuatu antara lain hasil pengumuman paket C tanggal 4 Juli 2007 menerangkan tidak ada atas nama/inisial HJH dengan tempat tanggal lahir Sisobahili 1 Februari 1979, tetapi yang ada Herman Jaya tempat tanggal lahir Jakarta 13 April 1979.

"Setelah itu, surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 47657/A5 tanggal 23 Juli 2018 yang baru diterima tanggal 28 Agustus menerangkan PKBM Budaya baru berdiri tanggal 20 September 2011 dengan alamat Jalan Pramuka Jati Nomor 17 RT 4/RW 8 kode pos 1044. Untuk membuktikan ijazah tersebut ilegal tentu harus melalui proses hukum hingga Pengadilan Negeri dapat memutuskan dan dasar tersebut ijazah dicabut oleh Kementerian Agama," kata Loozaro Zebua.

Bahkan, Loozaro Zebua menduga dalam perkara ini ada kesan seolah-olah sengaja memperlambat proses hukum sehingga mengakibatkan terjadi kerugian negara.

"Sebagai ketua DPC GWI Kepulauan Nias, saya menilai dan menduga ada oknum yang mengintervensi agar kasus ini tidak diproses sehingga berjalan di tempat, yang anehnya lagi, Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan SIK menjelaskan bahwa surat penghentian sudah sesuai prosedur dan penyidik Polres Nias telah melakukan proses penyelidikan di Jakarta dengan menghabiskan biaya uang negara sekitar Rp 50 juta atas pengaduan ini, sementara penyidik Polres Nias sepertinya belum melakukan klarifikasi surat antara lain surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun tanggal 23 Juli 2018, surat dari Ombudsman RI tanggal 24 Juli 2018, surat dari Dirjen Bimas Kristen tanggal 10 Juli 2018 dan surat BAN PT tanggal 15 Mei 2018. Bahkan Polres Nias sepertinya belum melakukan klarifikasi ke Diskominfo tentang website STT Sunsugos yang menyebutkan program studi pendidikan agama Kristen akan dibuka pada bulan Januari 2013, seharusnya penyidik mengumpulkan dokumen mengenai izin dimulainya Prodi PAK di STT Sunsugos dan STT Abdi Filadelfia internasional yang mengeluarkan ijazah awal dan izin Apa benar ada ujian negara terkait ijazah yang dikeluarkan oleh STT Sunsugos. Semua hal ini saling berkaitan dan yang harus dilakukan oleh penyidik Polres Nias agar semua dokumen tersebut disita," ungkapnya.(tim)

Kapolsek Panai Hilir Bantu Pembangunan Pagar Musholla Al-Ittihadul

By On January 26, 2019

Kapolsek saat menyerahkan bantuan
Panai Hilir (SP) - Kapolsek Panai Hilir, AKP Budiarto, didampingi sejumlah anggotanya, memberikan bantuan 6 Zak semen untuk membantu pembangunan pagar Musholla Al-Ittihadul Watonia di Dusun I, Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), Jum'at (25/1/2019).

Bantuan 6 Zak semen tersebut diterima langsung oleh ketua panitia pembangunan pagar Musholla Al-Ittihadul Watonia, Amat. Dikatakan AKP Budiarto, bantuan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Polri terhadap kepentingan masyarakat.

"Walaupun bantuan yang kami berikan ini tidaklah besar jumlahnya, namun paling tidak ini adalah wujud dari kepedulian dan perhatian Polri terhadap kepentingan masyarakat di Dusun I, Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir. Selaku aparat Kepolisian, bantuan ini kami berikan sebagai bentuk kesungguhan hati kami untuk tetap membina dan membangun hubungan silaturrahmi yang lebih baik lagi dengan masyarakat. Yang jelas, kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat agar dapat bersinergi dengan kita dalam upaya menjaga serta memelihara kondisi Kamtibmas yang aman dan kondusif seperti saat sekarang ini," kata AKP Budiarto.

Ketua panitia pembangunan pagar Musholla Al-Ittihadul Watonia Dusun I, Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Amat, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh Kapolsek Panai Hilir, AKP Budiarto.

"Bantuan yang diberikan bapak Kapolsek ini cukup berharga bagi kami. Mudah-mudahan hubungan silaturrahmi antara kami masyarakat di Dusun I, Desa Sei Sanggul ini dengan pihak Polsek Panai Hilir bisa tetap terpelihara dan terjalin lebih baik lagi," ujar Amat sembari menyalami Kapolsek AKP Budiarto dan seluruh anggota Polsek Panai Hilir yang datang menyerahkan bantuan tersebut.(hendro)

Perampok Dalam Angkot 'Didor' Polsek Patumbak

By On January 26, 2019

Pelaku (memakai celana pendek kotak-kotak) ketika diinterogasi petugas kepolisian 
Medan (SP) - Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Patumbak, meringkus seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang sering beraksi di dalam angkutan kota (angkot) pada Jumat (25/1/2019).

Pelaku dimaksud adalah RS alias C (34) penduduk Jln Tuar Gang Lukah, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Pelaku yang pengangguran ini diringkus Tim Pegasus Polsek Patumbak setelah merampok korbannya, Harison Saputra Panjaitan (22) warga Jln Sempurna Gang Baru No.41-B Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota.

"Pelaku merampok korbannya yang merupakan seorang mahasiswa saat hendak pulang ke rumahnya dengan menumpang angkot Morina 81 pada Sabtu (19/1/2019) sekira pukul 19.00 WIB," kata Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak SE MH, Sabtu (26/1/2019) siang.

Lanjut dikatakan perwira yang pernah menjabat sebagai Reskrim Polsek Medan Kota ini mengatakan saat korban berada di dalam angkot Morina 81 dan hendak menuju pulang ke rumahnya, di tengah perjalanan angkot diberhentikan pelaku dan langsung menanyakan kepada korban, bahwa korban membawa narkoba.

"Di bawah ancaman senjata tajam, pelaku meminta uang korban dan setelah mendapat uang pelaku pergi meninggalkan korban. Atas kejadian tersebut korban membuat laporan pengaduan (LP) di Polsek Patumbak," jelas Iptu Budiman.

Berdasarkan LP dari korban, sambung Budiman, kemudian Tim Pegasus menindaklanjuti laporan korban setelah terlebih dahulu mengintrogasinya untuk mengetahui ciri-ciri pelaku.

"Pelaku akhirnya berhasil diringkus Tim Pegasus di seputaran terminal Amplas saat akan melakukan aksinya kembali. Namun saat dilakukan pengembangan, pelaku berusaha melarikan diri dan atas tindakan pelaku Tim Pegasus melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku," ungkap Iptu Budiman.

Kini, tambah Iptu Budiman, tersangka sudah ditahan dan dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Patumbak untuk mempertanggunggjawabkan perbuatannya.

"Pelaku dipersangkakan melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan yang mana ancaman hukuman penjaranya di atas tujuh tahun," tandas Iptu Budiman. (reza/rel)

Satlantas Polrestabes Medan Bersama TNI dan BKM Bersihkan Masjid Ash Shobirin

By On January 26, 2019

Kasatlantas Polrestabes Medan ikut membersihkan Masjid
Medan (SP) - Satlantas Polrestabes Medan melaksanakan kerja bakti membersihkan sekitar halaman, bangunan dan lingkungan  Mesjid Ash - Shobirin Jalan Kapten B. Sihombing DS. Estate Kec. PS. Tuan pada Kamis (24/1/2019).

Dalam kegiatan ini turut ikut serta TNI-POLRI, Bkm  Mesjid Ash-Shobirin, dan LKMD serta masyarakat sekitar  yang berada di lingkungan Mesjid Tersebut.

"Kegiatan ini sesuai dengan arah Kapolrestabes Medan Bapak Kombes Pol Dadang Hartanto. Kapolrestabes Medan mengatakan,  Kegiatan ini secara harfiah ( pisik ) adalah untuk menjadikan kita sebagai pelopor kebersihan di tempat ibadah. Melalui upaya kita turun langsung membersihkan tempat ibadah dapat mendorong masyarakat untuk berbuat yang sama membersihkan tempat ibadah masing-masing," kata Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini SIK kepada wartawan.

"Dengan demikian, kita mendorong masyarakat untuk berprilaku bersih, seperti halnya umat Islam setiap akan melakukan sholat kan harus bersih dan suci dengan mengambil air wudhu," sambungnya.

"Kebiasaan-kebiasaan ini memang kecil namun memberikan dampak yang besar yang berujung pada perilaku masyarakat," terang Kasatlantas.(reza/igps)

Wagubsu Musa Rajekshah : Kedatangan Wisatawan ke Sumut Menopang Ekonomi Masyarakat

By On January 26, 2019

Wagubsu seusai rapat dengan BPODT
Medan (SP) - Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah mengikuti rapat terkait Kawasan Danau Toba dan sekitarnya di Kantor Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Jalan S Parman, Medan, Jumat (25/1/2019).

Wagubsu Musa Rajekshah mengatakan untuk membangun pariwisata di daerah Sumut, salah satu yang terpenting dilakukan adalah menyadarkan masyarakat, bahwa kedatangan wisatawan akan menopang pertumbuhan ekonomi Sumut. Sekaligus mensejahterakan masyarakat sekitar daerah wisata, seperti Danau Toba dan destinasi wisata lainnya.

Promosi pariwisata juga penting untuk mendongkrak kunjungan wisata di daerah ini, khususnya Danau Toba. Untuk itu, perlu digelar event internasional, sehingga para wartawan media cetak dan elektronik dari berbagai negara akan datang, sehingga promosi kawasan Danau Toba akan mendunia.(reza/igps)

Wakapolda Sumut Bersepeda dengan Kapolrestabes Medan, Start Di Mapolsek Pancurbatu

By On January 26, 2019

Wakapolda Sumut didampingi PJU Polda Sumut Kapolrestabes Medan dan Kapolsek Pancurbatu
Medan (SP) - Wakapolda Sumut, Brigjen Pol H Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum melaksanakan kegiatan bersepeda di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Pancurbatu, Sabtu (26/1/2019) sekira pukul 07.15 WIB.

Kegiatan bersepeda dilakukan Wakapolda Sumut didampingi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Kapolsek Pancurbatu, Kompol Faidir SH MH, para PJU Polda Sumut, PJU Polrestabes Medan.

Sebelum acara dimulai, tepatnya sekira pukul 07.00 WIB, Wakapolda Sumut disambut oleh PJU Polda Sumut, Kapolrestabes Medan, Kapolsek Pancurbatu. Wakapolda Sumut beserta rombongan bersepeda melaksanakan start dari mako Polsek Pancurbatu, sekira pukul 07.15 WIB, dan melintasi rute Wilkum Polsek Pancurbatu serta Wilkum Polsek Namo Rambe.

Kemudian, rombongan bersepeda Wakapolda Sumut tersebut melanjutkan finish di Rumah Umang, Desa Tambunan, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

“Alhamdulillah, kegiatan bersepeda tersebut berlangsung dengan lancar dan aman,” ungkap Kapolrestabes Medan.(reza/igps)

Ditemukan Tewas Dikamar Hotel, Usai Tembak Pacar Lalu Bunuh Diri

By On January 25, 2019

Sepasang kekasih 
Asahan (SP) - Polres Asahan berhasil mengungkap misteri kematian pasangan kekasih, yang ditemukan tewas di kamar Hotel Central Kota Kisaran Kabupaten Asahan, Senin (07/01/2019) kemarin.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kasus pembunuhan tersebut bermotif asmara. Korban pria Hasyim Prasetyo (33) diduga terlebih dahulu membunuh kekasih nya Devi Istiana (23) sebelum akhirnya bunuh diri.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Asahan mengatakan bahwa dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), keterangan sejumlah saksi serta alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, Hasyim Prasetyo terlebih dahulu menembak kepala Devi Istiana dibagian belakang lalu menembak kepala nya sendiri.

"Jadi senjata yang digunakan oleh Hasyim untuk menembak Depi dan dirinya sendiri yakni senjata api laras pendek rakitan, menggunakan peluru 5,56 milimeter," kata Faisal didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja.

"Devi ditembak dari jarak dekat di bagian belakang kepalanya hingga menembus ke pelipis mata sebelah kiri. Kemudian Hasyim menembak kepalanya sendiri dibagian tulang alis depan hingga tewas," jelas Faisal.

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP di tempat pria dan wanita tewas terbunuh di dalam salah satu kamar hotel di Kisaran, Senin (7/1/2019).

"Motif asmara terungkap berdasarkan hasil pembicaraan pesan singkat Whatsapp antara Hasyim dan Devi. Dalam pembicaraan di aplikasi pesan singkat tersebut terlihat rasa kekecewaan Hasyim yang batal bertunangan dengan Devi. Sebelumnya pasangan ini sudah melangkah ke jenjang yang lebih serius, yaitu telah bertunangan, namun pada akhirnya dibatalkan pihak perempuan. Perencanaan itu dikuatkan dengan adanya temuan sebilah senjata tajam jenis clurit di dalam tas milik Hasyim. Clurit itu diduga dipersiapkan oleh Hasyim jika dirinya gagal membunuh dengan senjata api," papar Faisal.

Barang bukti yang disita antara lain 1 pucuk senjata api rakitan laras pendek, 2 butir proyektil, 2 unit handphone, tas sandang warna cream kehijauan, 1 bilah clurit, 2 unit sepeda motor, serta pakaian dan barang–barang lain milik kedua korban.(reza/igps)

Polda Sumut Berikan Semangat Dan Tali Asih Korban Musibah Banjir Madina

By On January 25, 2019

Dit Binmas Polda Sumut kunjungi korban musibah banjir di Madina
Medan (SP) - Dit Binmas Polda Sumut melaksanakan giat Trauma Healing kepada korban musibah banjir bandang di Desa Muasa Saladi Kec. Ulu Pungkut, Madina, Kamis (24/01/19) pukul 09.00 wib

Musibah banjir bandang terjadi di Desa Muasa Saladi Kec. Ulu Pungkut pada tanggal 12 Okb 2018, terdiri dr 77 kepala keluarga. Daerah rawan yg kena dampak yaitu 24 kepala keluarga dan korban 12 anak sekolah yang sedang mengaji (meninggal), 11 rumah hanyut dan 13 rumah rusak berat.

Adapun tim yang hadir yaitu Tim Trauma Healing Polda Sumut (Pers Dit Binmas, pers bag psikologi biro sdm dan pers bid dokkes Polda sumut), Kasat Binmas Polres Madina AKP Zulkarnaen, Kapolsek Kotanopan, Pers polwan polres madina dan pers polwan Polres Sidempuan, Camat Kotahulu Muh. Johan ,Sekcam Anak Ifan Nasution, Kepala desa anak. Safaruddi, Danramil Kotanopan Kapten Misran Edinatal, Babinsa Kotahulu. Sertu SB. Rambe, Bhabinkantibmas, Korban dan keluarga korban serta masyarakat setempat.

Kegiatan Trauma Healing yang diberikan tim psikologi dan subdit polmas antara lain memberi permainan untuk pengembalian psikis anak-anak dari trauma bencana banjir dan tanah longsor yang dibantu oleh Polwan Polres Madina dan Polres Padangsidempuan

Tim juga memberikan materi kreatif kepada anak-anak dalam memberi warna pada buku gambar dengan prinsip bermain dilanjutkan makan snack bersama, dan melakukan
pengecekan kesehatan oleh dokter Bid Dokkes Polda Sumut

Turut pula dilakukan pemberian talih asih makanan ringan dan sembako dari Kapolda Sumut, memberi bantuan spontanitas sedekah ke Masjid oleh Kasubdit Polmas oleh AKBP Fatmah Nasutio,SH.MH, pemberian makan siang serta foto bersama para korban banjir dan tanah longsor.(reza/igps)

Walikota Medan Bahas Pool Angkutan di Kawasan Sisingamangaraja

By On January 25, 2019

Walikota Medan memimpin rapat
Medan (SP) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar rapat membahas persoalan pool angkutan umum di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (25/1) di Ruang Rapat II, kantor Wali Kota.

Rapat dipimpin Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si., M.H. diwakili Rahmat Sekretaris Polisi Pamong Praja, Rahmat Harahap didampingi Kabid Lalu Lintas Dishub Medan, Suriono.(reza/rel)

Kapolda Sumut Sampaikan Ini Di Masjid Jami Tanjung Mulia

By On January 25, 2019

Kapolda Sumut memberikan sambutan di Masjid Jami Tanjung Mulia
Medan (SP) Pada Jumat (25/01/19) Pkl 12.15 Wib s/d 13.45 Wib. Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs Agus Andrianto SH laksanakan Sholat Jumaat berjamaah dan Safari Jumat Kapolda Sumut di Mesjid Jami Tanjung Mulia Bertepat di Jalan K.L. Yosudarso KM. 6,5 Tanjung Mulia Medan

Turuy hadir Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Mardiaz Kusin dwihananto, S.I.K, M.Hum Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut, Kapolres Pelabuhan Belawan, Kapolres Humbahas, Kapolsek Medan labuhan Danramil 11 Medan Deli Ketua BKM Mesjid Jami Tanjung Mulia, Imam Mesjid Jami Tanjung Mulia, Camat Medan Deli, Lurah Medan Deli dan Diperkirakan massa hadir 1500 orang jamaah .

Dalam kesempatan ini, Kapolda Sumut menyampaikan bimbingannya yang di awali dengan Assalamulaikum Wr Wb."Siang ini takdir membawa saya ke mesjid jami, kami juga melaksanakan safari jumat ini bukan hanya di medan, kami juga ke belawan, deliserdang, langkat, binjai, mudah-mudahan dengan apa yang selama ini kita lakukan mendapat keberkahan dari Allah Swt dan masyarakat sekitar mendapat manfaatnya," ucap Kapoldasu

Negara ini adalah merupakan hadiah dari para pahlawan, tokoh agama, tokoh adat, yang sampai sekarang masih bisa kita nikmatin indahnya kebersamaan, jangan lah sampai kebersamaan ini di pecah belah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, TNI Polri siap menjaga dan membantu masyarakat untuk ke utuhan negara kita. hanya syukur yang harus kita ucapkan, jangan salah kan kita lahir dari rahim siapa, yakin lah kita harus bisa berguna dan bermanfaat untuk orang lain.

"Tuhan kita sama, Nabi kita sama, Kitab kita sama, jangan sampai terpecah belah, kerena hanya kita yang bisa menjaga semua itu, jangan sampai kita terhasut oleh berita yang tidak benar yang hanya menghancurkan kita," ungkapnya.(reza/igps)

Setiap Jumat, Polres Labuhanbatu Lakukan Himbauan Kamtibmas Di Masjid

By On January 25, 2019

Polres Labuhanbatu memberikan himbauan Kamtibmas di Masjid
Labuhanbatu (SP) - Setiap hari jumat Polres Labuhanbatu terus melakukan upaya untuk tetap menjaga kamtimbas di wilayah hukumnya.

Upaya tersebut di lakukan dalam program jumat berkah, yang dilaksanakan di masjid masjid di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Jumat (25/1/19) siang kali ini, personil Polres Labuhanbatu menyambangi masjid Fatmah Hasanah, kelurahan Siringo ringo, Kec Rantau utara Kab Labuhanbatu.

Dalam kunjungannya Kapolres Labuhambatu AKBP Frido Situmorang yang di wakili Kabag Ren Kompol Lamin S.Pd melakukan sholat Jumat berjamaah bersama dengan masyarakat setempat.

Usai Sholat Jumat Kompol Lamin bersilaturahmi dengan para jamaah sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga Kamtibmas.

Dalam sambutannya Kompol Lamin menyampaikan agar apabila dilingkungan sekitar masyarakat ada indikasi penyalahgunaan narkoba pihaknya berharap agar melaporkan kepada kepolisian.

"Kami Berharap kepada masyarakat untuk bersama sama memerangi Narkoba, jika ada informasi keberadaan pelaku narkoba segera menginformasikannya kepada kita, dan jika ada sanak saudara yang tercandu oleh narkoba sebaiknya bawa ke kita agar dilakukan Rehabilitasi," katanya

Selain daripada itu, Kompol Lamin juga menyampaikan agar dapat menggunakan media dengan bijak.

"Saat ini teknologi informasi semakin canggih dan musah di dapat, untuk itu hendaknya kita tidak sembarangan medalam memosting suatu berita yang belum tentu kebenarannya (Hoax), sebab itu adalah pelanggaran hukum dan bisa terkena pidana UU ITE, itu sebabnya hendaknya kita teliti dulu sumber berita agar tidak terkena jerat hukum pidana," jelasnya

Usai himbauan tersebut Badan Kenajiran Masjid (BKM) mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian Resor Labuhanbatu yang telah hadir di masjid Fatmah Hasanah untuk memberikan pengetahuan hukum serta memberikan himbauan untuk tetap menjaga keamana dan ketertiban bagi masyarakat.

"Kami berterimakasi pak polisi telah datang ke masjid kami, sehingga terjalin silaturahmi yang baik antara masyarakat dan kepolisian," terangnya.(hendro)

Polsek Sunggal 'Dor' Dua Pelaku Perampokan dan Pembunuhan

By On January 25, 2019

Pelaku ketika diinterogasi petugas kepolisian
Medan (SP) - Tim Pegasus Polsek Sunggal berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi terhadap seorang wanita tua bernama Rajeng (70) yang ditemukan tewas di rumahnya  di Jalan Abdul Hakim Gang Setia Medan Selayang pada Rabu (2/1/2019) kemarin. Wanita tua yang tinggal sendirian itu dibunuh oleh tiga kawanan perampok.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiganya yakni ES alias I (42) warga Jalan Setia Budi, Gang Rambe, Medan Selayang, ES alias S (54) warga Jalan Murni Setia Budi dan TAW alias T(17) Warga Jalan Setia Budi.

"Motifnya perampokan. Dua diantara pelaku yakni I dan S pengguna narkoba. Sedangkan tersangka T berperan berjaga-jaga diluar rumah korban," ungkap Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, Jumat (25/1/2019).

Kapolsek Sunggal mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan Unit Reskrim Polsek Sunggal yang dibawah pimpinan Iptu Syarief Ginting berhasil mengidentifikasi salah seorang pelaku I. Selanjutnya, tim melakukan pencarian terhadap pelaku.

"Tim kita kemudian mendapat informasi pada Kamis (24/1/2019) kemarin, pelaku sedang melintas di Jalan Simpang Pemda dan langsung mengamankan pelaku, Kepada petugas, tersangka I mengakui perbuatannya. Dia menyebutkan perbuatan itu dilakukannya dibantu oleh dua pelaku lainnya. Kedua pelaku terlebih dahulu sudah kita amankan,"ucap Kapolsek.

Adapun peran para tersangka yakni, tersangka T berperan memantau situasi rumah. Kemudian pada saat rumah korban dipastikan sepi, dia menghubungi dua pelaku lainnya. Sedangkan dua tersangka lainnya, langsung masuk ke kamar korban.

"Namun saat itu, korban masih di rumah. Melihat kedua pelaku korban berteriak. Kedua pelaku langsung mengikat tangan dan kaki lalu membekap mulut korban mengunakan tangan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," beber Kapolsek.

Para pelaku kemudian kabur dengan membawa sejumlah barang milik korban. Hasil rampokan itu dijual senilai dengan Rp 15 juta.

Kompol yassir melanjutkan saat ketiga pelaku dibawa untuk pengembangan kasus dan mencari barang bukti, dua pelaku yakni I dan S berusaha melawan petugas dan di lakukan tindakan tegas.(reza/igps)

DPO Ditangkap Team Pegasus Polsek Helvetia

By On January 25, 2019

Polsek Helvetia menginterogasi pelaku kejahatan (dua pria memakai baju berwarna hitam)
Medan (SP) - Team Pegasus Polsek Medan Helvetia berhasil meringkus dua orang pelaku jambret (DPO) yang beraksi di Jalan Gatot Subroto fepan kantor Imigrasi, Rabu (23/1/2019). Kedua tersangka yang diamankan polisi yakni MM (22) dan DPL (22) warga Kecamatan Medan Helvetia.

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut berawal dari informasi warga jika kedua pelaku yang sudah buronan ini sedang melintas di Jalan Selayang. Mendengar itu, petugas langsung mengejar para pelaku.

Dalam waktu yang singkat, petugas berhasil meringkus pelaku. Dari tangan mereka, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat BK 4898 AGZ dan 1 (satu) buah HP Samsung.

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Trila Murni ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya penangkapan tersebut. “Ya mereka sudah kita buron beberapa bulan belakangan ini,” ungkapnya.

Trila menjelaskan bahwa dari pengakuan tersangka, keduanya itu telah melakukan aksi yang sama di beberapa lokasi yang berbeda. “Kedua pelaku merampas HP milik Novi Efrida (korban) dan barang bukti sudah dijual untuk berfoya-foya,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan jika kedua tersangka dikenakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(reza/ig.Polda Sumut)

Di Padangsidempuan, Dit Binmas Polda Sumut : Jangan Membuat Berita Tidak Baik Di Medsos

By On January 25, 2019

Ditbinmas Polda Sumut sosialisasi Cipkon di Padangsidempuan
Medan (SP) - Kasubdit Polmas AKBP Fatmah Nasution, SH, MH melaksanakan silahturahmi ke- Universitas FPIPSB dan FPMIPA di Kota Padangsidimpuan guna sosialisasi dalam rangka cipkon Kamtibmas menjelang Pilpres dan Pileg Tahun 2019, Jumat (25/01/19).

Sosialisasi cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di kota Padangsidimpuan menjelang pemilihan Presiden dan Pemilihan anggota Legislatif dengan sasaran mahasiswa FPIPSB dan Mahasiawa FPMIPA.

Adapun tema yang di bawa yaitu "Milenial Mitra Dit Binmas Polda Sumut dalam rangka mensukseskan Pilpres dan Pileg Tahun 2019" dengan jumlah peserta mengikuti kegiatan sosial sebanyak 200 orang.

Kegiatan diawali dengan kata sambutan yang di buka protokol dilanjutkan oleh sambutan oleh Rektor Drs H, Mhd.Nau. RITONGA, M.M., yang mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim Direktorat Binmas Polda Sumut dalam rangka sosialisasi cipkon menjelang Pilpres dan  Pileg Tahun 2019 pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Rektor juga meminta kepada Para Mahasiswa untuk mendukung program Pemerintah.

Dalam kesemptan tersebut, AKBP Fatmah Nasution, SH,MH mengucapkan terimakasih kepada Rektor dan Mahasiswa yang telah berkenan menerima kunjungan silahturahmi ke universitas FPISPB dan FPMIPA di Kota Madya Padang Sidempuan. "Mari tolak berita-berita HOAX dan tidak membuat berita yang tidak baik di medsos karena itu juga melanggar UU ITE dan dapat berakhir di kamar prodeo (penjara). Diminta kepada para Mahasiswa agar tidak sekecil apapun untuk melakukan sesuatu hal yang merugikan orang lain. Mari buat NKRI damai karena damai itu indah," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Padangsidimpuan menyampaikan agar mahasiswa ciptakan kedamaian yang indah terutama menjelang Pilpres dan Pileg Tahun 2019.

Rektor Universitas FPMIPA turut mengucapkan terimakasih atas kehadiran pihak Kepolisian ditengah-tengah kegiatan para mahasiswa. Semoga dengan giat ini dapat terciptanya suatu keamanan dan kenyamanan saat pelaksanaan  Pilpres dan Pileg Tahun 2019.(reza/ig.Polda Sumut)

Tuo Nifaro Minuman Kebanggaan Masyarakat Nias

By On January 24, 2019

Ilustrasi (mengelola tuo nifaro) sumber : internet 
Medan (SP) - Berbicara tentang minuman beralkohol khas masing-masing daerah di Indonesia, tentunya kita pernah atau sudah sering mendengar nama Brem dari Bali, Lapendari Jogja, Sagoer dari Manado, Ciu dari Banyumas, dan Sopi dari Maluku, Nah, di Nias Provinsi Sumatera Utara ada minuman khas beralkoholnya adalah Tuo Nifarö (tuak nias).

Tuo Nifarö, merupakan tuak suling yang berasal dari tuak mentah (legen atau cairan segar dari tetes nira / bunga kelapa muda) yang proses penyulingannya membutuhkan waktu 6 jam dari tahap pemanasan hingga diperoleh hasil 5 botol tuak suling (1 botol = 75 ml). Untuk menghasilkan 5 botol Tuo Nifarö setiap harinya, dibutuhkan 20 Liter tuak mentah yang diperoleh dari 10 batang pohon kelapa dan 2 batang pohon aren.

Proses penyulingan Tuo Nifarö dilakukan dengan menggunakan peralatan sederhana yakni kaleng minyak bekas yang yang sudah dibersihkan yang menampung 20 liter tuak mentah, bambu yang disambung 2 bagian (sumbuvertikal berdiameter 7-9 cm dan panjang ± 1,5m, dan koro berdiameter 5-7cm dan panjang 3-4 meter). Tuak mentah dimasak dengan menggunakan kayu api yang yang apinya harus tetap kecil agar menghasilkan Tuo Nifarö kualitas terbaik dan jernih. Setelah 1 jam dipanaskan, tuak mentah ini mulai menguap (evaporasi) dan kembali menjadi tetes-tetes cairan (kondensasi) yang menghasilkan tuak suling.

Lalu, tuak ditampung dalam botol kaca untuk mempertahankan kualitasnya. Kadar alkohol untuk Högö Duo botol pertama merupakan  tuak nomor 1, konon dikatakan dapat mencapai 90 % kadar alkoholnya. Högö Duo ini tidak bisa langsung dikonsumsi karena kadar alkoholnya, bahkan informasinya bisa juga digunakan untuk pengobatan (katanya sangat ampuh untuk pengobatan diabetes dan juga campuran minyak urut untuk menyembuhkan stroke)? Tapi pastinya pembaca juga harus konsultasi kepada pihak pelayan kesehatan (Puskesmas dan rumah sakit).

Agar bisa dikonsumsi, konon tuak ini harus dicampur seluruhnya (lima botol hasil sulingan), sehingga kadar alkoholnya menjadi 35-50%.

Tuo Nifarö, biasanya disuguhkan masyarakat pada acara-acara adat dan juga untuk menyambut tamu penting. Tuo Nifarö yang sudah dicampur dengan kadar alkohol 35-50% dapat ditemukan di kedai-kedai minuman dengan kisaran harga perbotolnya antara Rp. 16.000 – Rp, 18.000 (harga bisa berubah-ubah). Sementara Harga Högö Duo antara Rp. 50.000 – Rp. 60.000/ botol. Biasanya dikedai-kedai, namanya sudah diperhalus dengan sebutan “Saukhu-aukhu”, “Aqua Desa” atau “Aqua Nias” bahkan seringkali disingkat menjadi “TN”. Tuo Nifarö juga seringkali dibawa sebagai oleh-oleh untuk kerabat yang tinggal di luar Pulau Nias.

Namun, belakang ini Produksi Tuo Nifarö sudah mulai berkurang bahkan hampir sulit ditemukan pada saat ini karena menurunnya minat para penyadap dan penyuling tuak dalam melakukan pekerjaan ini, ditambah lagi resiko yang cukup besar serta maraknya peredaran minuman beralkohol buatan pabrik yang harganya bersaing dengan Tuo Nifarö.

Saat ini para penyadap tuak dapat dihitung dengan jari di seantero Nias, sudah banyak dari mereka yang beralih profesi ke bidang pekerjaan lain yang lebih aman dan menjanjikan.

Tuo Nifarö, banyak orang yang merindukan dan banyak juga yang menolak. Biasanya orang-orang Nias di perantauan sangat merindukan rasa khas Tuo Nifarö. Minuman khas ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat di Kepulauan Nias.(reza/internet/ywc)

Dor !!! Trio Perampok Ditembak Polsek Patumbak

By On January 24, 2019

Pihak kepolisian membawa pelaku ke rumah sakit Bhayangkara Medan
Medan (SP) - Polsek Patumbak, Polrestabes Medan memberikan tindakan tegas terukur (menembak) tiga pelaku perampokan di rumah Wina Oktarif (34) warga Jalan Kongsi Nomor 227 Marindal 1, Patumbak pada Kamis (24/1/2019) sore.

Ketiga pelaku ditembak polisi karena berusaha melakukan perlawanan dan melarikan diri saat polisi akan melakukan pengembangan kasus.

Adapun pelaku yang diamankan yaitu S alias G (51) warga Jalan Kongsi, RH alias RG  (40) warga Jalan Sumber Bhakti, Harjosari II dan RI (24) warga Jalan Sumber Amal.

"S alias G berperan sebagai otak pelaku, RH alias RG berperan memantau situasi dan kondisi serta RI berperan masuk kedalam rumah. Ketiga pelaku diamankan di rumah S alias G," kata Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK, melalui Kanitreskrim Iptu Budiman Simajuntak.

Dari pelaku, pihak kepolisian mengamankan beberapa barang bukti diantaranya satu buah tas sandang warna hitam, satu buah gelang emas, tiga buah cincin emas dan 1 unit hp merk Oppo.

Adapun informasi yang dihimpun bahwa kejadian perampokan terjadi pada Senin tanggal 21 Januari 2019 pukul 03.00 wib.

"Korban terbangun dari tidur dikarenakan mendengar tangisan anaknya yang berusia 1 tahun. Pada saat korban terbangun tiba tiba mulut korban dibekap, leher korban dicekik serta dipukul oleh seseorang yang tidak dikenalnya. Korban berusaha meronta dan membuat pelaku melarikan diri dengan membawa tas milik korban yang berisi harta bendanya," ungkap Kanitreskrim.

Mendapati hal itu, lalu korban membuat pengaduan ke Mapolsek Patumbak. Kemudian polisi melakukan penyelidikan.

"Tim pegasus Polsek Patumbak menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) dan lidik, kemudian kita mendeteksi keberadaan pelaku dan menangkapnya," sambung Iptu Budiman.

Rupanya, pada saat dilakukan pengembangan untuk menemukan barang bukti dan tersangka lain, ketiga pelaku berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan.

"Atas tindakan para pelaku tim pegasus melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak dan melumpuhkan para pelaku. Para pelaku dipersangkakan melanggar pasal 365 KUHPidana," ujar perwira yang pernah menjabat sebagai Kanitreskrim Polsek Sunggal ini menjelaskan.(reza)

Aktivitas Kendaraan Berlebih Muatan Di Sumut Edisi 2

By On January 24, 2019

Dump Truk mengangkut material tanah melintas di Jalan Raya
Medan (SP) - Sepertinya, beraktivitasnya truk bertonase berlebih terus berjalan di Sumatera Utara. Terkhusus di Kota Medan, terlihat oleh wartawan beberapa unit picup dan truk mengangkut muatan yang lebih banyak dari seharusnya. Seperti tiga unit picup mengangkut muatan prabot rumah tangga. Dimana muatan sampai keluar dari bak tersedia. Begitu juga dengan satu unit truk bermuatan barang bekas (botot).

Terbaru, terlihat oleh wartawan truk dump mengangkut material tanah yang berlebih muatan pada Kamis (24/1/2019) siang. Dampak dari aktivitas itu, material tanah merah yang diangkutnya ada yang tercecer di Jalan Raya.

Jadi timbul pertanyaan dibenak masyarakat, apakah hal ini tidak dilarang oleh pihak kepolisian atau Dinas Perhubungan (Dishub)? Atau mungkin polisi dan Dishub tidak mengetahui hal ini?

Padahal, seharusnya kendaraan dilarang bermuatan lebih saat berjalan di jalan raya dan sebagainya. Selain dikarenakan akan membuat jalan semakin cepat rusak karena muatannya (tonase) berlebih, hal itu juga akan membahayakan pengendara lain.

Kendaraan berlebih muatan
Seperti terlihat oleh wartawan dilapangan sebelumnya pada Rabu (16/1/2019) kemarin, empat jenis kendaraan mengangkut barang bawaan dengan muatan yang berlebihan.(reza)

Arahan Kapolsek Patumbak, Kanitlantas Ajak Milenial Tertib dan Cinta Berlalulintas

By On January 24, 2019

Kanitlantas Polsek Patumbak bersama pelajar
Medan (SP) - Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SIK melalui Kanitlantas, Ipda Morasati Hasibuan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan wujudkan milenial cinta tertib berlalulintas menuju Indonesia gemilang di yayasan perguruan TPI Jalan Sisingamangaraja, Km 7 Medan pada Senin (21/1/2019) siang.

"Giat ini hanya 1 jam bersama masyarakat dalam rangka Milenial Road Safety Festival untuk mewujudkan masyarakat milenial yang cinta tertib berlalulintas menuju indonesia gemilang," kata Kanit Lantas Polsek Patumbak, Ipda Morasati Hasibuan kepada wartawan.

Kegiatan ini, lanjut perwira ini mengatakan bahwa merupakan perintah dari Kasatlantas Polrestabes Medan dan Kapolsek Patumbak.

"Tujuannya agar masyarakat khususnya milenial dapat tertib berlalu lintas, pastinya dengan tertib berlalulintas dapat mengurangi angka kecelajaan lalulintas. Kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan," terangnya.(reza)

Contact Form

Name

Email *

Message *