HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Lapak Pedagang Samping Kantor Ditlantas Polda Sumut Dirobohkan Tim Terpadu

Tim terpadu melakukan penertiban
Medan (SP) - Pada akhir bulan Desember Tahun 2018 siang merupakan menjadi kenangan pahit yang tak dapat dilupakan seumur hidup bagi para pedagang. Dimana, lapak jualan nasi dan minuman di Jalan Putri Hijau Dalam I, persis disamping kantor Ditlantas Polda Sumut/kantor bersama samsat (Sistem administrasi Manunggal Satu atap terpadu) Medan Utara, Kota Medan ditertibkan, dirobohkan dibersihkan petugas Pemerintahan Kota Medan.

Diketahui awak media, lapak jualan para pedagang sama sekali tidak dilindungi surat resmi dari Pemerintah Kota Medan. Sehingga pihak Pemko Medan bersama aparat kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas perhubungan (Dishub) dan Satpol PP atau tim terpadu Kota Medan melakukan penertiban dan pembersihan.

Memang, sebelum dilakukan penertiban, para pedagang yang berjualan disana, sudah diwanti-wanti dua kali mendapat surat peringatan, tegoran dari Kelurahan Kesawan atas nama pemerintah Kota Medan, melalui Camat Medan Barat yang isinya, meminta supaya pedagang mengosongkan lokasi lapak jualan.

Namun, para pedagang semacam tak yakin perintah mengosongkan dan membongkar bangunan dan akhirnya pihak tim terpadu menerjunkan mobil kumbang kuning (Beko) untuk merobohkan bangunan.

Saat diwawancarai awak media, seorang petugas penertiban dari Pemko Medan mengatakan."Kami dalam hal ini sungguh prihatin kepada mereka yang berjualan mencari sesuap nasi untuk kebutuhan hidup keluarganya. Tapi, sebaliknya apa yang bisa kami perbuat sedangkan kami hanya melaksanakan tugas perintah atasan," kata petugas yang enggan menyebutkan jati dirinya.

"Dari awal kami meminta kepada pemilik lapak bangunan supaya membongkar sendiri, agar tidak mengalami kerusakan lebih berat kalau menggunakan beko peralatan berat. Tapi ada yang tidak menghiraukan dan akhirnya kita robohkan," terangnya dilokasi pada Senin (31/12/2018).

Saat bekerja, petugas Satpol PP Kota Medan melakukan pembongkaran, datang seorang pemilik bangunan/lapak bernama, Ujang Anwar (54) warga Jalan Sakata Medan, disini Ujang meminta agar diberikan pengampunan dan gerobak stelling jualan yang sudah diangkut kedalam mobil petugas. Namun, petugas Satpol PP tidak mengindahkan, dengan alasan berurusan di kantor satpol PP Kota Medan Jalan Adinegoro Medan.

Penertiban dan pembersihan tersebut, sehubungan dengan nama Kota Medan metropolitan merupakan jantung ibukota Sumatera Utara. Apalagi Gebernur Sumatera Utara, Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi ingin agar provinsi ini bermartabat dan perlu dilestarikan.(sahar)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *