HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Pupuk Urea Sulit & Mahal Jadi Pembahasan Di Reses Lidiani Di Desa Lalai

Lidiani Lase ketika reses
Gunungsitoli (SP) - Anggota DPRD Sumatera Utara, Lidiani Lase menjemput aspirasi masyarakat yang dilaksanakan di Gereja BNKP Hiliamaigila Desa Lalai I/II.

Di mana pada kegiatan tersebut di hadirin oleh Camat Hiliserangkai Sokhiziduhu Gulo beserta Staf Kantor Camat, Kepala Desa Se-Kecamatan Hiliserangkai, BPD, Pendeta, Tokoh Adat, masyarakat dan pemuda pada Senin (21/01/2019) kemarin.

Melalui kegiatan reses tersebut Kepala Desa Lalai I/II Edison Mendrofa yang hadir dikegiatan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Lidiani Lase atas kedatangan ke Kecamatan Hiliserangkai untuk menjemput aspirasi masyarakat.

Kades Lalai mengatakan bahwa Lidiani Lase satu-satunya perwakilan perempuan dari Dapil Sumut VIII Kepulauan Nias yang berhasil duduk di DPRD Propinsi Sumatera utara di Komisi B.

"Seluruh hadirin mari kita menyuarakan aspirasi masyarakat melalui Ibu Lidiani Lase untuk di bawa ke Paripurna DPRD Provinsi Sumut dan untuk dapat di sampaikan kepada pemerintah supaya ada peningkatan kelangsungan hidup masyarakat pada masa yang akan datang," terang Kades.

Lidiani Lase mengatakan bahwa kegiatan Reses ini sudah setiap tahun dilaksanakan di berbagai daerah.

"Dengan kehadiran saya ke tempat ini, bahwa saya memberitahukan di mana kegiatan kami di Komisi B adalah salah satu kegiatan di bagian perekonomian, peternakan dan perikanan. Ini semua, kita lakukan dan bekerja sama dengan dinas terkait. Kita juga telah menyalurkan beberapa bantuan ternak dan sebagainya," ungkap Lidiani Lase.

Lidiani juga berharap agar masyarakat selalu berkomunikasi dengan dirinya dan mengusulkan program agar bisa diteruskan kepeda pemerintah.

Salah satu tokoh masyarakat yang enggan menyebutkan namanya mempertanyakan tentang peremajaan pohon karet (Okulasi) sampai sekarang tak ada perawatan dari pemerintah dan juga mengenai masalah subsidi Pupuk Urea dengan nilai harga eceran mahal." Selain mahal, sulit dapatkan pupuk tersebut," ungkapnya.(reza/suarmediasumut.com)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *